farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Dinamika dan Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Usai Menembus Level Rp18.100 per Dolar AS

Nurdin PadotoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dinamika dan Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Usai Menembus Level Rp18.100 per Dolar AS
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi sorotan utama setelah mata uang Garuda melemah hingga menembus level psikologis Rp18.100 per dolar AS. Sepanjang pekan terakhir bulan Juli, nilai tukar rupiah terpantau beberapa kali menyentuh level tersebut sebelum akhirnya mencatatkan penguatan pada akhir pekan. Situasi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai arah pergerakan mata uang ke depannya. Berikut adalah penjelasan mengenai dinamika nilai tukar rupiah dan proyeksi dari para analis pasar uang.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Bagaimana rincian pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang pekan terakhir bulan Juli?

Nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi yang cukup signifikan selama pekan terakhir bulan Juli. Berdasarkan data perdagangan, pada tanggal 28 Juli, rupiah ditutup pada level Rp18.100 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda ini masih berlanjut pada keesokan harinya, yakni tanggal 29 Juli, di mana posisinya turun menjadi Rp18.108 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah mencapai puncaknya pada tanggal 30 Juli saat menyentuh angka Rp18.111 per dolar AS, yang sekaligus tercatat sebagai level terlemah sepanjang pekan tersebut. Namun, pada perdagangan hari Jumat tanggal 31 Juli, rupiah berhasil bangkit dan ditutup menguat di posisi Rp18.022 per dolar AS. Penutupan ini mencatatkan kenaikan sebesar 89 poin atau sekitar 0,49 persen jika dibandingkan dengan posisi pada hari sebelumnya.

Apa saja faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan rupiah saat ini?

Baca Juga

Rencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Integrasi Transportasi dan Tantangannya

Rencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Integrasi Transportasi dan Tantangannya

Menurut analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, tekanan utama yang dialami oleh rupiah saat ini didorong oleh faktor eksternal. Faktor penentu tersebut mencakup pergerakan harga minyak dunia serta prospek kebijakan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve atau The Fed. Meskipun tekanan eksternal cukup kuat, Lukman Leong menyoroti adanya sentimen yang justru melemahkan dolar AS belakangan ini. Ia menyebutkan bahwa rilis data ekonomi Amerika Serikat baru-baru ini menunjukkan hasil yang sangat negatif bagi dolar AS. Kondisi inilah yang kemudian memberikan ruang bagi rupiah untuk mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan akhir pekan.

Apakah ada kemungkinan rupiah akan semakin melemah hingga menyentuh level Rp18.500 per dolar AS?

Terkait dengan potensi pelemahan lanjutan hingga ke level Rp18.500 per dolar AS, para ahli memberikan pandangan yang beragam. Lukman Leong memproyeksikan bahwa dalam jangka pendek, rupiah lebih mungkin untuk tidak akan melemah hingga mencapai level Rp18.500 per dolar AS. Di sisi lain, pengamat pasar uang Ariston Tjendra menilai bahwa peluang pelemahan rupiah ke level Rp18.500 per dolar AS masih tetap terbuka. Menurut Ariston, kecepatan pelemahan nilai tukar tersebut akan sangat bergantung pada sejauh mana pemerintah merespons isu-isu terkait program-program yang saat ini tengah disorot oleh pasar.

Baca Juga

Perkembangan Adopsi Beauty Tech dan Teknologi Digital dalam Industri Kecantikan

Perkembangan Adopsi Beauty Tech dan Teknologi Digital dalam Industri Kecantikan

Bagaimana dampak konflik geopolitik global terhadap kebijakan The Fed dan nilai tukar rupiah?

Situasi geopolitik internasional memegang peranan penting dalam menentukan arah kebijakan moneter global yang pada akhirnya berdampak pada rupiah. Ariston Tjendra menjelaskan bahwa situasi perang antara Iran dan Amerika Serikat menjadi salah satu faktor penentu yang patut diwaspadai. Apabila konflik geopolitik tersebut kembali memicu lonjakan harga energi secara global serta mendorong kenaikan inflasi dunia, maka The Fed berpotensi besar untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Bertahannya suku bunga acuan Amerika Serikat di tingkat yang tinggi inilah yang dapat memberikan tekanan lanjutan bagi pergerakan nilai tukar rupiah ke depannya.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahDolar ASThe FedNilai TukarPasar Uang

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Menerapkan Pola Asuh Digital untuk Melindungi Anak dari Bahaya InternetMengawal Transisi Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana PendidikanMemahami Perbedaan Data Gizi Nasional dan Alasan DPR Mempertanyakan Angka 112 Juta JiwaKebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat dan Prosedur Penanganan Darurat Gedung BertingkatFokus Baru Karang Taruna, Membangun Kader Berkualitas untuk Pengabdian MasyarakatCara Melayat dan Mengenang Karya Maestro Lukis Indonesia NasirunMemahami Temuan PPATK Terkait Anomali Aliran Dana pada Rekening SPPGRencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Integrasi Transportasi dan Tantangannya

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap