Jakarta - Adopsi teknologi digital dalam industri kecantikan terus menunjukkan perkembangannya pascapandemi COVID-19. Perkembangan adopsi teknologi digital di dalam industri kecantikan pascapandemi COVID-19 ini sangat terlihat pada sektor transaksi digital. Saat ini, transaksi untuk kategori beauty tech melalui berbagai platform e-commerce telah menjadi semakin masif. Semakin masifnya transaksi beauty tech melalui e-commerce tersebut menjadi bukti bahwa adopsi teknologi digital dalam industri kecantikan pascapandemi COVID-19 terus berlanjut. Kondisi ini mencerminkan bagaimana industri kecantikan saat ini sangat erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan transaksinya.
Dalam praktiknya, ekosistem beauty tech memanfaatkan operasional teknologi berbasis data. Selain memanfaatkan teknologi berbasis data, beauty tech juga turut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Pemanfaatan teknologi berbasis data beserta kecerdasan buatan di dalam ekosistem beauty tech tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan cara interaksi produk kecantikan dengan para pelanggan. Tidak hanya berlaku untuk produk, pemanfaatan teknologi berbasis data dan kecerdasan buatan tersebut juga digunakan dalam meningkatkan cara interaksi layanan kecantikan dengan pelanggan. Peningkatan cara interaksi antara produk maupun layanan kecantikan dengan pelanggan ini menjadi fokus utama dari penggunaan beauty tech.








