farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Hukum

Tahapan Polisi Menyelidiki Kasus Kematian Sutrimo Melalui Rekaman CCTV dan Pemeriksaan Saksi

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tahapan Polisi Menyelidiki Kasus Kematian Sutrimo Melalui Rekaman CCTV dan Pemeriksaan Saksi
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Penyelidikan kasus kematian Sutrimo, atau yang lebih dikenal dengan inisial S, kini tengah berjalan secara intensif dan terstruktur oleh pihak kepolisian. Sebagai kepala rumah tangga (karumga) dari mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, peristiwa kematian S tentu memerlukan penanganan hukum yang sangat cermat. Untuk mengungkap penyebab pasti dan kronologi di balik insiden ini, pihak kepolisian menerapkan serangkaian langkah penyelidikan prosedural. Proses ini sekaligus memberikan gambaran menyeluruh mengenai tahapan dan cara pihak berwenang mengumpulkan petunjuk yang akurat dari berbagai sumber di lapangan guna memecahkan sebuah kasus kematian.

Langkah pertama yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam mengusut kasus ini adalah pelaksanaan olah tempat kejadian perkara atau yang biasa disebut olah TKP. Pada hari Senin (27/7), petugas kepolisian bersama dengan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri mendatangi Klinik Mordent. Tempat ini merupakan lokasi krusial yang menjadi titik tolak sebelum S dilarikan ke fasilitas kesehatan lanjutan. Melalui olah TKP di klinik tersebut, tim penyelidik dan forensik bekerja secara kolaboratif untuk mencari bukti-bukti fisik yang mungkin tertinggal di lokasi guna menyusun gambaran awal dari rentetan kejadian.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah kedua dari proses penyelidikan ini difokuskan pada pengumpulan serta pemeriksaan bukti digital berupa rekaman kamera pengawas atau CCTV. Polda Metro Jaya, melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh Kabidhumas Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa rekaman CCTV dari Klinik Mordent telah dikumpulkan untuk keperluan pemeriksaan digital forensik. Tidak hanya membatasi pencarian bukti pada area klinik, polisi juga telah meminta rekaman kamera pengawas dari RS Muhammadiyah Taman Puring. Analisis visual dari rekaman-rekaman ini menjadi instrumen yang sangat penting bagi penyelidik untuk menelusuri aktivitas S maupun orang-orang di sekitarnya sebelum ia secara resmi dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Tujuh Remaja di Lombok Tengah, Kronologi dan Modus Pelaku

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Tujuh Remaja di Lombok Tengah, Kronologi dan Modus Pelaku

Langkah ketiga dalam tahapan penyelidikan ini melibatkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi yang dianggap mengetahui, berinteraksi, atau terlibat langsung dalam proses pemindahan S. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari lima orang saksi yang memiliki peran masing-masing. Para saksi tersebut meliputi AZ dan MOP yang bekerja selaku pengemudi ambulans, serta MZ selaku pemilik perusahaan ambulans tersebut. Selain itu, polisi juga memeriksa MA yang diketahui sempat berkomunikasi dengan S sebelum insiden terjadi, serta AAS selaku pengemudi ambulans yang secara spesifik membawa S dari Klinik Mordent menuju rumah sakit. Pemeriksaan terhadap mereka dilakukan untuk menelusuri rangkaian peristiwa secara detail, mulai dari sebelum S dibawa ke rumah sakit hingga proses pengantaran jenazahnya menuju tempat peristirahatan terakhir.

Langkah keempat adalah menyusun dan memvalidasi kronologi waktu perjalanan medis berdasarkan temuan di lapangan. Berdasarkan data penyelidikan yang ada, S diduga meninggal dan diangkut menggunakan ambulans dari Klinik Mordent menuju RS Muhammadiyah Taman Puring pada hari Kamis (23/7) sekitar pukul 09.10 WIB. Setelah melewati prosedur pemeriksaan medis di rumah sakit tersebut, S kemudian secara resmi dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis. Rangkaian waktu ini terus dipetakan dengan cermat hingga jenazahnya diberangkatkan pada pukul 12.45 WIB di hari yang sama menuju Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk proses pemakaman.

Baca Juga

Penanganan Kebakaran Gedung Bertingkat, Peristiwa Hotel Pullman di Jakarta Barat

Penanganan Kebakaran Gedung Bertingkat, Peristiwa Hotel Pullman di Jakarta Barat

Melalui kombinasi olah TKP, pemeriksaan digital forensik pada rekaman CCTV, interogasi mendalam terhadap kelima saksi kunci, dan penelusuran garis waktu medis, kepolisian berupaya merangkai petunjuk kematian Sutrimo secara utuh. Proses penyelidikan ini masih terus berlangsung, di mana penyelidik akan melanjutkan klarifikasi terhadap dokter maupun pihak terkait lainnya. Upaya sistematis ini menunjukkan bagaimana pihak kepolisian bekerja menyatukan setiap kepingan informasi dari berbagai sumber, sembari menunggu hasil akhir dari pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan kebenaran di balik kasus kematian ini.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

polda metro jayaSutrimoPenyelidikan PolisiCCTVKlinik Mordent

Berita Terbaru Lainnya

Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat dan Prosedur Penanganan Darurat Gedung BertingkatFokus Baru Karang Taruna, Membangun Kader Berkualitas untuk Pengabdian MasyarakatCara Melayat dan Mengenang Karya Maestro Lukis Indonesia NasirunMemahami Temuan PPATK Terkait Anomali Aliran Dana pada Rekening SPPGDinamika dan Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Usai Menembus Level Rp18.100 per Dolar ASRencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Integrasi Transportasi dan TantangannyaKasus Dugaan Kekerasan Seksual Tujuh Remaja di Lombok Tengah, Kronologi dan Modus PelakuPenanganan Kebakaran Gedung Bertingkat, Peristiwa Hotel Pullman di Jakarta Barat

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap