farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/News

Cara Melayat dan Mengenang Karya Maestro Lukis Indonesia Nasirun

Yolanda SompaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 14.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Melayat dan Mengenang Karya Maestro Lukis Indonesia Nasirun
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Dunia seni rupa Indonesia baru saja kehilangan salah satu tokoh besarnya. Maestro lukis kenamaan asal Indonesia, Nasirun, menghembuskan napas terakhir pada hari Sabtu (1/8). Kabar duka mengenai meninggalnya Nasirun ini telah dikonfirmasi secara langsung oleh Bimo Aditya, yang merupakan tetangga dari almarhum. Kepergian seniman besar ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan perupa. Bagi Anda yang ingin memberikan penghormatan terakhir atau melayat ke kediamannya, ada beberapa hal dan informasi penting yang perlu diperhatikan agar prosesi berjalan dengan lancar dan tetap menghormati privasi serta rencana pihak keluarga yang sedang berduka.

Langkah pertama bagi Anda yang ingin melayat adalah mengetahui secara pasti lokasi penyemayaman jenazah. Bimo Aditya menjelaskan bahwa jenazah Nasirun awalnya masih berada di Rumah Sakit (RS) AMC. Setelah seluruh proses penanganan di rumah sakit selesai, jenazah kemudian dibawa menuju ke rumah duka. Rumah duka almarhum Nasirun beralamat di Perum Bayeman Permai, Kasihan, Bantul

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
. Jika Anda berencana untuk datang langsung menyampaikan rasa belasungkawa ke rumah duka, pastikan untuk mengatur waktu kedatangan dengan baik. Ikuti arahan warga atau petugas setempat di lingkungan Perum Bayeman Permai agar tidak mengganggu kelancaran arus kedatangan pelayat lainnya yang juga ingin mendoakan almarhum.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mengikuti prosesi pemakaman sang pelukis. Berdasarkan informasi rencana dari pihak keluarga dan kerabat, jenazah Nasirun akan dimakamkan di Makam Seni Imogiri. Makam Seni Imogiri memang dikenal luas sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para seniman besar yang memiliki kontribusi luar biasa bagi kebudayaan di Indonesia. Bagi Anda yang ingin mengiringi jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya, persiapkan kendaraan Anda dengan baik. Selalu ikuti rombongan pengiring jenazah dari rumah duka di wilayah Bantul menuju kawasan Imogiri dengan tertib agar perjalanan seluruh pelayat berjalan aman.

Baca Juga

Fokus Baru Karang Taruna, Membangun Kader Berkualitas untuk Pengabdian Masyarakat

Fokus Baru Karang Taruna, Membangun Kader Berkualitas untuk Pengabdian Masyarakat

Saat melayat ke rumah duka, penting juga bagi para pelayat untuk memahami kondisi terakhir almarhum agar tidak menimbulkan pertanyaan yang dapat membebani pihak keluarga. Bimo Aditya menjelaskan bahwa Nasirun sebenarnya sama sekali tidak memiliki riwayat sakit kronis sebelumnya. Bahkan, pada kemarin sore sebelum hari kepergiannya, Bimo masih sempat berbincang secara langsung dengan almarhum. Namun demikian, Bimo juga menambahkan sebuah catatan bahwa akhir-akhir ini Nasirun memang sempat mengeluhkan adanya rasa sakit pada bagian dada serta mengalami masalah asam lambung, tepatnya pada hari kemarin. Mengetahui informasi riwayat ini dapat membantu Anda menyampaikan ucapan duka cita yang jauh lebih berempati.

Selain melayat secara fisik ke rumah duka atau pemakaman, cara lain yang tak kalah penting untuk memberikan penghormatan adalah dengan mengenang dan mempelajari jejak karya sang maestro lukis. Nasirun merupakan seorang seniman kelahiran Cilacap pada tanggal 1 Oktober 1965. Perjalanan keseniannya mulai berkembang pesat ketika ia memutuskan untuk hijrah ke Yogyakarta pada tahun 1983 demi menempuh pendidikan di sekolah seni. Dalam setiap karya lukisnya, maestro ini sangat terkenal dengan penggunaan elemen-elemen kebudayaan Jawa yang kental. Keunikan gaya lukisan inilah yang membuat karya Nasirun tidak hanya terkenal di wilayah Indonesia, tetapi juga diakui dan diapresiasi hingga ke Amerika Serikat dan Eropa.

Baca Juga

Memahami Temuan PPATK Terkait Anomali Aliran Dana pada Rekening SPPG

Memahami Temuan PPATK Terkait Anomali Aliran Dana pada Rekening SPPG

Anda juga dapat mengenang sosok Nasirun dengan melihat kembali partisipasi aktifnya dalam berbagai pameran dan kegiatan seni rupa di tanah air. Beberapa waktu yang lalu, karya Nasirun turut dipamerkan dalam Pameran Seni Rupa yang bertajuk "Mata Hati Soekarno". Pameran bergengsi ini diselenggarakan di Le Gareca Space, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada hari Sabtu (6/6). Dalam pameran tersebut, ia memamerkan sebuah karya lukis yang diberi judul "Sang Flamboyan". Selain itu, dedikasi Nasirun terhadap sesama seniman juga terlihat jelas ketika ia melukis saat acara melukis bersama untuk melepas kepergian seniman Djoko Pekik. Acara pelepasan tersebut berlangsung di Rumah Duka Djoko Pekik Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa (D.I) Yogyakarta, pada hari Minggu (13/8/2023). Mengingat kembali deretan karya dan kebersamaannya dengan seniman lain adalah bentuk penghormatan abadi bagi sang maestro.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

YogyakartaBantulNasirunMaestro LukisSeni Rupa

Berita Terbaru Lainnya

Kronologi Lengkap dan Proses Hukum Kasus Pengeroyokan di Kalimalang BekasiPanduan Menerapkan Pola Asuh Digital untuk Melindungi Anak dari Bahaya InternetMengawal Transisi Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana PendidikanMemahami Perbedaan Data Gizi Nasional dan Alasan DPR Mempertanyakan Angka 112 Juta JiwaKebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat dan Prosedur Penanganan Darurat Gedung BertingkatFokus Baru Karang Taruna, Membangun Kader Berkualitas untuk Pengabdian MasyarakatMemahami Temuan PPATK Terkait Anomali Aliran Dana pada Rekening SPPGDinamika dan Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Usai Menembus Level Rp18.100 per Dolar AS

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap