Kegagalan pernikahan akibat pengkhianatan sering kali meninggalkan luka emosional yang sangat mendalam bagi siapa saja yang mengalaminya. Namun, memulihkan diri dari keterpurukan dan menemukan kembali kebahagiaan bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai. Kisah hidup penyanyi asal Kanada, Shania Twain, yang kini berusia 60 tahun, dapat menjadi inspirasi nyata bagi banyak orang. Setelah menghadapi badai rumah tangga yang berat, ia berhasil membangun hubungan pernikahan yang harmonis selama 15 tahun bersama suaminya, Frédéric Thiébaud. Pria asal Swiss berusia 55 tahun tersebut merupakan mantan eksekutif Nestlé. Melalui wawancara utama dengan majalah PEOPLE, perjalanan hidup sang bintang memberikan panduan berharga tentang bagaimana seseorang bisa bangkit dari masa lalu dan menemukan cinta sejati.
Langkah pertama dalam menyembuhkan luka masa lalu adalah dengan berani menghadapi kenyataan pahit dan menerima emosi yang hadir. Shania Twain sebelumnya berpisah dari mantan suaminya, seorang produser musik bernama Robert "Mutt" Lange. Perpisahan ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan antara Lange dengan sahabat dekat Twain sendiri, Marie-Anne, yang pada saat itu berstatus sebagai istri dari Frédéric Thiébaud. Di tengah situasi yang sangat sulit ini, Twain tetap harus mendampingi dan membesarkan putranya bersama Lange, yaitu Eja yang kini telah berusia 25 tahun. Menghadapi pengkhianatan dari orang-orang terdekat sempat membuatnya trauma. Dalam sebuah wawancara pada tahun 2022, ia bahkan pernah menyatakan keengganannya untuk kembali membina rumah tangga dengan berkata bahwa ketika ia bercerai, ia sempat berpikir tidak akan pernah menikah lagi.








