Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem pengamanan dokumen internal di lingkungan lembaga tersebut. Langkah evaluasi ini diambil sebagai respons langsung setelah terungkapnya dugaan kasus pemerasan yang turut menyeret nama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Keputusan untuk membenahi sistem internal menjadi sangat krusial lantaran perkara ini melibatkan seorang oknum anggota kepolisian yang sedang diperbantukan di KPK untuk mengisi posisi sebagai staf administrasi. Keterlibatan pihak internal dalam kasus dugaan pemerasan ini membuat KPK harus segera memastikan keamanan data dan dokumen perkara yang mereka tangani.








