farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Perbandingan Opsi Pembayaran Digital bagi UMKM, Transfer Bank, E-Wallet, dan QRIS

Horas TobingDiterbitkan 31 Jul 2026 - 05.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perbandingan Opsi Pembayaran Digital bagi UMKM, Transfer Bank, E-Wallet, dan QRIS
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Transformasi digital saat ini menjadi sebuah kebutuhan mendesak bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat tetap bersaing. Salah satu langkah krusial yang dapat diambil oleh pelaku usaha adalah dengan menyediakan opsi pembayaran digital. Opsi pembayaran digital dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pelanggan, dan menjamin keamanan transaksi harian bagi UMKM. Saat memutuskan untuk menerima pembayaran nontunai, banyak pemilik UMKM yang mempertimbangkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
), dompet digital atau e-wallet, maupun transfer bank. Ketiga metode pembayaran ini sama-sama populer, tetapi masing-masing memiliki karakter yang berbeda dalam penerapannya pada operasional harian usaha kecil.

Transfer bank adalah metode pembayaran yang dinilai paling mudah disiapkan oleh pelaku usaha. Metode ini tidak memerlukan proses pendaftaran layanan baru apa pun, karena pemilik usaha cukup memiliki rekening usaha yang aktif. Meskipun persiapannya mudah, transfer bank cenderung menjadi metode transaksi yang paling lambat dibandingkan dengan opsi pembayaran digital lainnya. Saat membayar menggunakan transfer bank, pelanggan harus mengetik nomor rekening tujuan dan nominal transaksi secara manual setiap kali melakukan pembayaran. Setelah itu, pemilik usaha juga perlu meluangkan waktu untuk mengecek mutasi rekening atau notifikasi agar dapat memastikan bahwa dana dari pelanggan benar-benar telah masuk ke rekening usaha.

Dari segi biaya, metode transfer bank umumnya tidak memberikan potongan biaya kepada pemilik usaha sebagai pihak penerima dana pembayaran. Namun, penjual tetap diharuskan membayar biaya administrasi bulanan yang besarannya berbeda-beda di setiap bank. Di sisi lain, konsumen juga menerima beban biaya administrasi transfer apabila mereka melakukan transfer dari bank yang berbeda. Selain persoalan biaya, proses pencatatan dan rekapitulasi keuangan ketika menggunakan transfer bank membutuhkan ketelitian ekstra. Pemilik usaha harus mencocokkan data mutasi rekening satu per satu secara manual untuk mengetahui pembayaran mana yang merupakan milik pelanggan tertentu.

Baca Juga

Panduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Panduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Opsi pembayaran digital lainnya, yakni e-wallet, mengharuskan pemilik usaha untuk mendaftar sebagai merchant di tiap aplikasi secara terpisah. Proses transaksi e-wallet juga membutuhkan pengecekan pada beberapa aplikasi e-wallet yang berbeda untuk keperluan rekap keuangan. Hal ini berbeda dengan sistem QRIS yang cukup didaftarkan satu kali untuk mendapatkan satu kode. Satu kode QRIS tersebut langsung dapat menerima banyak metode pembayaran. QRIS memiliki keunggulan karena satu kode bisa menerima pembayaran dari hampir semua e-wallet sekaligus aplikasi mobile banking, sehingga pemilik usaha tidak perlu mendaftar di banyak platform.

Proses transaksi menggunakan QRIS juga terkonfirmasi dengan lebih cepat. Pelanggan hanya perlu membuka aplikasi bank atau e-wallet dan memindai satu kode QRIS yang tersedia, lalu pembayaran akan terkonfirmasi seketika. Terkait regulasi biaya, Bank Indonesia (BI) menerapkan biaya layanan QRIS yang dikenal dengan sebutan Merchant Discount Rate (MDR). Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia secara tegas melarang pengguna atau merchant untuk membebankan biaya layanan MDR tersebut kepada pihak pembeli.

Baca Juga

Gerakan One Marketplace dan Optimalisasi Platform Bajubodo di Sulawesi Selatan

Gerakan One Marketplace dan Optimalisasi Platform Bajubodo di Sulawesi Selatan

Untuk mendukung pelaku usaha, beberapa penyedia layanan QRIS memberikan keringanan biaya khusus. QRIS GoPay Merchant, misalnya, memberikan potongan transaksi QRIS atau MDR sebesar 0 persen khusus untuk usaha mikro pada transaksi di bawah Rp 500.000. Selain itu, GoPay Merchant juga memberikan fasilitas gratis pencairan dana ke bank mana pun. Penggunaan layanan seperti GoPay Merchant juga mempermudah proses pemantauan keuangan. Cukup dengan mendaftar dan membuat QRIS, seluruh data transaksi akan terkumpul dalam satu dasbor yang bisa dipantau langsung dari ponsel pintar pemilik usaha.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaUMKMGoPay MerchantQRISPembayaran Digital

Berita Terbaru Lainnya

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun MasikuWakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus LamaLink Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman HerinMenyelaraskan Industri Otomotif dengan Kebijakan Mobil Listrik Berbasis NikelPolemik Pernyataan Deddy Sitorus dan Respons Koordinatoriat Wartawan ParlemenAturan Koordinasi Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani dan Sejarah Peringatan Seratus Tahun Rarud BaturPanduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun Masiku

Nasional

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun Masiku

31 Jul 2026

Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus Lama

Hukum

Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus Lama

31 Jul 2026

Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026

Pendidikan

Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026

31 Jul 2026

Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman Herin

Hukum

Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman Herin

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun MasikuNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus LamaHukum 路 31 Jul 2026
  5. 5Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026Pendidikan 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap