farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Penyebab Puluhan Perusahaan Konstruksi Nasional Terancam Gulung Tikar

Berlin SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 12.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Puluhan Perusahaan Konstruksi Nasional Terancam Gulung Tikar
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Industri konstruksi di Indonesia saat ini tengah menghadapi tekanan berat yang secara langsung mengancam kelangsungan bisnis para pelakunya. Berdasarkan laporan, puluhan perusahaan konstruksi yang berada di bawah naungan Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) terancam kolaps menyusul berbagai tekanan yang dihadapi oleh industri tersebut. Dari total 117 anggota yang terdaftar di dalam organisasi AKI, setidaknya terdapat 20 perusahaan konstruksi atau sekitar 19% yang keberlangsungan usahanya terancam. Sebanyak 20 anggota AKI tersebut saat ini dikategorikan dalam kondisi sakit akibat tekanan arus kas.

Ancaman kebangkrutan yang membayangi puluhan perusahaan ini menjadi perhatian mengingat peran vital sektor tersebut dalam perekonomian negara. Sektor konstruksi diketahui memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) nasional, yakni sebesar 9,48% hingga 10,43%. Di samping itu, sektor ini juga menjadi tulang punggung penyediaan lapangan kerja karena mampu menyerap tenaga kerja hingga mencapai 35 juta orang.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Ketua Umum AKI, Djoko Sarwono, memberikan penjelasan mengenai situasi ini kepada wartawan di Muyen Coffee, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Menurut Djoko, tekanan yang dialami oleh industri konstruksi saat ini diperburuk oleh meletusnya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Perang tersebut diketahui telah berimbas pada naiknya harga minyak dunia, yang turut mencakup harga bahan baku konstruksi.

Kenaikan harga material dan energi ini tercatat sangat drastis. Sejak 28 Februari hingga 1 Juli 2026, harga minyak dunia diketahui telah mengalami kenaikan hingga 37,41%. Lonjakan ini diiringi dengan kenaikan harga solar industri sebesar 41,52%. Tidak hanya sektor energi, harga material utama seperti besi beton juga melonjak sebesar 27,78%, sementara harga aspal mengalami kenaikan sebesar 23,85%.

Baca Juga

Perkembangan Adopsi Beauty Tech dan Teknologi Digital dalam Industri Kecantikan

Perkembangan Adopsi Beauty Tech dan Teknologi Digital dalam Industri Kecantikan

Merespons lonjakan harga bahan bakar minyak industri yang membebani operasional, pihak AKI telah mengambil langkah formal. Asosiasi tersebut telah mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga kontrak konstruksi. Namun, hingga saat ini, surat permohonan penyesuaian harga kontrak tersebut belum mendapat respons yang positif.

Selain masalah kenaikan harga material dan energi, perusahaan konstruksi saat ini juga tengah menghadapi persoalan arus kas. Masalah ini muncul menyusul terlambatnya pembayaran restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%. Tertahannya nilai restitusi ini sangat membebani industri konstruksi, mengingat margin keuntungan perusahaan di sektor ini rata-rata hanya sekitar 2% hingga 3%.

Berdasarkan aturan yang berlaku, proses restitusi PPN seharusnya memakan waktu maksimal 12 bulan sejak dokumen dinyatakan lengkap. Namun dalam praktiknya, proses tersebut bisa memakan waktu yang lebih lama. Hal ini umumnya disebabkan oleh adanya permintaan data tambahan dari pihak Kantor Pajak.

Baca Juga

BGN Ungkap Praktik Jual Beli Lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis

BGN Ungkap Praktik Jual Beli Lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Penahanan dana restitusi perusahaan konstruksi oleh pemerintah ini diketahui sudah terjadi sejak setahun lalu. Adapun besaran restitusi yang tertahan tersebut mencapai 11% dari nilai proyek milik kontraktor. Kondisi ini secara langsung berimbas pada keringnya arus kas perusahaan.

Jika ditotal berdasarkan 117 anggota AKI, diperkirakan ada puluhan triliun rupiah dana restitusi perusahaan konstruksi yang saat ini tertahan di pemerintah. Djoko Sarwono mengaku telah menghubungi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan untuk mengadukan keluhan tersebut. Namun hingga kini, surat permohonan itu belum menemui titik terang.

Menghadapi situasi ini, Djoko menyatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) perlu segera melakukan diskresi untuk melindungi industri konstruksi. Langkah ini sangat dibutuhkan karena kondisi industri saat ini dapat mendorong terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan konstruksi.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InfrastrukturKementerian Pekerjaan UmumKonstruksiRestitusi PPNAsosiasi Kontraktor Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Jadwal, Akses Masuk, dan Pengamanan Zikir Kebangsaan di MonasJadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Piala AFF, Piala Presiden, dan Laga PramusimLangkah Strategis Mengatasi Krisis Sampah Daerah Sesuai Target NasionalTata Cara dan Syarat Pendaftaran Upacara HUT RI 17 Agustus 2026 di Istana MerdekaPerkembangan Adopsi Beauty Tech dan Teknologi Digital dalam Industri KecantikanKejatuhan Hedge Fund Situational Awareness Senilai Rp 730 Triliun Akibat Anjloknya Saham AIKinerja Keuangan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) pada Semester I-2026BGN Ungkap Praktik Jual Beli Lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap