farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Berita Umum

Fakta dan Kronologi Kerusakan Lapak Pedagang Pasar Barukai Akibat Angin Helikopter di Cisarua

Nurdin PadotoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fakta dan Kronologi Kerusakan Lapak Pedagang Pasar Barukai Akibat Angin Helikopter di Cisarua
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Sebuah video yang memperlihatkan lapak pedagang tersapu angin kencang menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Penyebab utama dari kejadian ini bukanlah fenomena cuaca alam, melainkan embusan angin kencang yang berasal dari putaran baling-baling sebuah helikopter. Helikopter yang diketahui berwarna biru dan putih tersebut terbang rendah di kawasan itu karena sedang dalam proses pendaratan. Akibat dari embusan angin yang sangat kuat dari baling-baling helikopter tersebut, sejumlah lapak milik pedagang yang berlokasi di kawasan Pasar Barukai dilaporkan mengalami kerusakan. Insiden ini menarik perhatian publik karena memperlihatkan dampak fisik secara langsung dari aktivitas pendaratan helikopter di area yang berdekatan dengan sentra ekonomi masyarakat setempat.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, peristiwa pendaratan helikopter yang berdampak pada fasilitas pedagang ini terjadi pada hari Kamis (30/7). Waktu kejadian berlangsung pada siang hari, tepatnya pada sekitar pukul 12.15 WIB. Lokasi pendaratan helikopter tersebut berada di area lapangan yang merupakan fasilitas milik Sekolah Polisi Negara (SPN) Cisarua. Lapangan SPN Cisarua ini memang berdekatan dengan area publik, termasuk jalan raya dan kawasan perdagangan. Saat helikopter berwarna biru dan putih tersebut mulai menurunkan ketinggiannya untuk menyentuh landasan di lapangan SPN, putaran baling-balingnya menghasilkan dorongan angin ke bawah yang sangat masif. Angin kencang inilah yang kemudian menyebar ke area sekeliling lapangan dan langsung menghantam deretan lapak pedagang yang berada di dekatnya.

Baca Juga

Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata Humas

Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata Humas

Kekuatan angin dari baling-baling helikopter tersebut membawa dampak kerusakan yang cukup signifikan pada struktur fisik tempat berjualan para pedagang. Embusan angin yang sangat kuat itu menerbangkan bagian atap serta keseluruhan bangunan kios. Diketahui bahwa lapak-lapak yang terdampak dibangun menggunakan material yang relatif ringan, yakni berupa lembaran tripleks dan asbes. Tidak hanya merusak dan menerbangkan konstruksi bangunan kios, angin tersebut juga menyapu berbagai benda yang ada di sekitarnya. Barang-barang dagangan milik para penjual di lokasi tersebut ikut beterbangan tak beraturan. Selain itu, tumpukan sampah di sekitar area juga tersapu angin. Kondisi di lokasi menjadi semakin pekat ketika angin kencang tersebut mengangkat debu tebal yang berasal dari area lapang sepak bola Barukai, yang posisinya tepat berada di bagian belakang pasar.

Terkait dengan insiden kerusakan yang melanda kawasan perdagangan tersebut, Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat, Mulyadi, memberikan penjelasan resmi. Mulyadi mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut memang benar terjadi pada sekitar pukul 12.15 WIB saat sebuah helikopter hendak mendarat, yang mana angin kencangnya membuat lapak pedagang beterbangan. Namun, Mulyadi menegaskan bahwa tidak semua bagian dari kawasan perdagangan tersebut terdampak. Ia memastikan bahwa bangunan utama dari Pasar Barukai sama sekali tidak mengalami kerusakan akibat embusan angin helikopter. Bangunan utama pasar tersebut tetap berdiri kokoh dan aman karena dibangun dengan konstruksi yang permanen, sehingga mampu menahan tekanan angin yang dihasilkan oleh putaran baling-baling helikopter.

Baca Juga

Membedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu Pemerintah

Membedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu Pemerintah

Lebih lanjut, Mulyadi merinci lokasi pasti dari lapak-lapak pedagang yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. Menurut penjelasannya, lapak pedagang yang porak-poranda karena terkena hempasan angin helikopter adalah deretan kios yang berada di bagian luar kawasan pasar. Tepatnya, lapak-lapak yang rusak tersebut berlokasi di pinggir Jalan Barukai. Posisi deretan kios ini memang berada sangat dekat dengan area lapangan milik SPN Cisarua yang menjadi titik pendaratan helikopter. Mulyadi menjelaskan bahwa kerusakan pada area tersebut terjadi karena bangunan-bangunan kios di pinggir jalan itu berstatus semipermanen. Berbeda dengan bangunan utama pasar yang menggunakan konstruksi permanen, struktur semipermanen dari tripleks dan asbes ini tidak memiliki ketahanan yang cukup untuk menghadapi embusan angin berskala besar dari baling-baling helikopter yang terbang rendah.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bandung BaratCisaruaPasar BarukaiHelikopterSPN Cisarua

Berita Terbaru Lainnya

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya AlamPersiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di BantulDaftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak EkonomiPenyidikan Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan Agung

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

Otomotif

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

1 Agu 2026

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Nasional

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

1 Agu 2026

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

Nasional

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifOtomotif 路 1 Agu 2026
  5. 5Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Nasional 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap