farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Apa yang dimaksud dengan pernyataan Prabowo mengenai taktik adu domba atau devide et impera?

Pernyataan tokoh nasional Prabowo menyoroti sebuah taktik klasik yang ternyata masih sangat relevan hingga saat ini. Beliau secara tegas menyatakan bahwa praktik devide et impera atau politik pecah belah merupakan suatu kenyataan yang benar-benar terjadi di dunia nyata. Menurut pandangan beliau, taktik adu domba ini bukanlah sekadar catatan sejarah masa lalu yang hanya bisa ditemukan, dipelajari, atau dibaca di dalam buku-buku literatur. Penegasan ini memberikan peringatan kuat bahwa ancaman perpecahan adalah hal yang sangat konkret dan patut mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak agar tidak merugikan keutuhan suatu bangsa.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Bagaimana pandangan Prabowo mengenai posisi negara yang memiliki kekayaan alam berlimpah?

Dalam kaitannya dengan taktik perpecahan tersebut, Prabowo memberikan penilaian khusus terhadap posisi strategis negara-negara yang dikaruniai kekayaan alam melimpah. Beliau menilai bahwa negara-negara yang kaya akan sumber daya alam sering kali menjadi sasaran empuk untuk diadu domba oleh berbagai kepentingan. Kelimpahan hasil bumi yang dimiliki oleh suatu bangsa, alih-alih hanya dipandang sebagai sebuah berkah yang membawa kemakmuran, ternyata juga memiliki risiko tersendiri. Potensi kekayaan alam tersebut sering kali memicu berbagai upaya tersembunyi dari pihak tertentu untuk menciptakan konflik dan perselisihan di antara elemen-elemen bangsa tersebut demi keuntungan sepihak.

Mengapa devide et impera disebut sebagai kenyataan dan bukan sekadar teori di dalam buku?

Baca Juga

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Penegasan bahwa devide et impera bukan cuma ada di dalam buku mengandung makna mendalam bahwa praktik tersebut terus beradaptasi dengan situasi dan dinamika zaman. Meskipun istilah politik pecah belah ini sangat lekat dengan era sejarah kolonialisme di masa lampau, esensi dari taktik ini tetap dipertahankan dan dipraktikkan dalam berbagai bentuk persaingan modern. Ketika sebuah negara lengah, taktik ini dapat dengan mudah disusupkan untuk melemahkan kohesi sosial dan tatanan politik mereka. Oleh karena itu, menyadari bahwa hal ini adalah realitas masa kini yang terus berulang menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya konflik berkelanjutan yang merugikan masyarakat luas.

Apa kaitan antara melimpahnya sumber daya alam dan tingginya kerentanan terhadap taktik adu domba?

Sumber daya alam memiliki nilai strategis, geopolitik, dan ekonomi yang sangat tinggi dalam tatanan global. Penilaian Prabowo bahwa negara kaya sumber daya alam sering diadu domba sangat beralasan jika melihat besarnya kepentingan berbagai pihak terhadap penguasaan aset-aset vital tersebut. Ketika masyarakat di negara penghasil sumber daya alam tersebut terpecah belah akibat provokasi, fokus mereka akan sepenuhnya tersita pada konflik internal. Kondisi masyarakat yang saling berhadapan ini pada akhirnya membuat mereka jauh lebih rentan terhadap intervensi. Hal ini secara langsung akan menghambat upaya bangsa tersebut untuk mengelola dan menikmati kekayaan alamnya secara mandiri dan maksimal.

Bagaimana relevansi pernyataan mengenai taktik perpecahan ini bagi kehidupan masyarakat luas?

Baca Juga

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Pernyataan mengenai ancaman perpecahan di negara kaya sumber daya alam ini memiliki relevansi yang sangat kuat bagi kehidupan masyarakat luas sehari-hari. Pesan utamanya adalah menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan solidaritas di tengah berbagai perbedaan yang ada. Dengan memahami bahwa devide et impera adalah ancaman nyata yang senantiasa mengintai, masyarakat diharapkan menjadi lebih cerdas dan tidak mudah terpancing oleh provokasi yang bertujuan memecah belah persaudaraan. Kewaspadaan kolektif ini merupakan kunci utama agar kekayaan alam yang dimiliki dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan bersama, bukan justru menjadi sumber malapetaka akibat keberhasilan taktik adu domba.

Apa langkah mendasar yang dapat diambil untuk menghadapi ancaman nyata dari politik pecah belah ini?

Langkah paling mendasar untuk menghadapi ancaman yang bukan sekadar cerita di buku ini adalah dengan terus memperkuat literasi, pemahaman, dan kesadaran sejarah di tengah masyarakat. Memahami pola-pola devide et impera yang pernah terjadi dapat membantu masyarakat mengidentifikasi taktik serupa yang mungkin sedang diterapkan di masa kini. Selain itu, memperkokoh rasa saling percaya dan dialog antarwarga negara juga menjadi benteng pertahanan sosial yang sangat kuat. Kesadaran penuh bahwa negara yang kaya sumber daya alam selalu menjadi incaran harus diubah menjadi motivasi positif untuk terus bersatu, sehingga segala bentuk upaya adu domba dapat digagalkan sedini mungkin.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PrabowoDevide et ImperaSumber Daya AlamPolitik Nasional

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaRencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGPenilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota NusantaraCara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Persiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di BantulDaftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

Keuangan

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

1 Agu 2026

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Bisnis

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

1 Agu 2026

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Nasional

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGBisnis 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap