farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi

Berlin SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat strategi untuk menjaga stabilitas pasokan pangan bagi warganya melalui rencana pembangunan infrastruktur berskala besar. Sebagai salah satu langkah strategis, Perumda Dharma Jaya telah merencanakan pembangunan pusat penggemukan sapi yang berlokasi di Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir. Kawasan peternakan ini secara administratif terletak di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Pembangunan proyek ini dirancang secara khusus untuk memperkuat pasokan daging sapi di wilayah metropolitan sekaligus mendukung ketahanan pangan

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
DKI Jakarta secara jangka panjang. Untuk merealisasikan proyek berskala besar ini, nilai investasi yang disiapkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 triliun. Adapun target awal pembangunan infrastruktur kawasan dijadwalkan mulai berjalan pada bulan November 2026 mendatang.

Pengembangan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi Ciangir ini akan menempati lahan seluas 20 hektare. Di atas hamparan lahan tersebut, akan dibangun sebuah ekosistem peternakan yang lengkap dari hulu hingga ke hilir untuk memastikan produktivitas yang optimal. Beberapa fasilitas utama yang akan disediakan di dalam kawasan ini meliputi kandang penggemukan sapi dan kandang karantina yang berfungsi untuk memastikan kesehatan hewan sebelum diproses lebih lanjut. Selain fasilitas pemeliharaan, kawasan peternakan ini juga akan dilengkapi dengan rumah potong hewan (RPH) yang memadai serta lahan khusus untuk hijauan pakan ternak. Untuk menjaga keberlanjutan operasional peternakan, kebutuhan pakan ternak di dalam kawasan ini akan dipenuhi secara mandiri. Pemenuhan pakan tersebut akan memanfaatkan teknologi pengolahan agar kualitas dan produktivitas sapi yang dihasilkan dapat terus terjaga dengan baik.

Langkah pembangunan fasilitas peternakan ini dapat dilaksanakan setelah adanya persetujuan resmi terkait penggunaan Barang Milik Daerah (BMD). Persetujuan tersebut dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta. Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyatakan bahwa optimalisasi aset daerah ini memang dilakukan secara terarah untuk memperkuat rantai pasok pangan, khususnya pada komoditas daging sapi. Lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Ciangir ini dirancang untuk menjadi pusat ketahanan pangan yang komprehensif. Sesuai dengan rencana pengembangannya, optimalisasi aset ini diharapkan mampu menjadikan kawasan tersebut sebagai penopang utama pasokan daging sapi yang aman, sehat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta.

Baca Juga

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut memberikan kepastian mengenai status pemanfaatan lahan milik pemerintah daerah tersebut. Ia menjelaskan bahwa kawasan Ciangir tidak hanya diperuntukkan bagi sektor peternakan sapi saja, melainkan akan dikembangkan sebagai kawasan ketahanan pangan terpadu yang mencakup sektor perikanan dan pertanian. Selain itu, Pramono Anung juga menegaskan bahwa kawasan tersebut sama sekali tidak akan difungsikan sebagai lokasi alternatif untuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Penegasan ini menjadi penting guna meluruskan informasi mengenai peruntukan lahan yang sepenuhnya akan difokuskan untuk mendukung pengembangan sektor pangan bagi kebutuhan warga ibu kota.

Saat ini, proyek peternakan terintegrasi di Ciangir tersebut belum memasuki tahap konstruksi fisik karena masih berada pada fase persiapan awal. Pihak penyelenggara proyek tengah berfokus pada tahapan koordinasi lintas instansi guna menyelaraskan rencana kerja. Selain itu, proses sosialisasi kepada warga sekitar serta penyelesaian seluruh tahapan perizinan yang dibutuhkan juga terus dilakukan sebelum pembangunan infrastruktur dimulai pada akhir tahun 2026. Persiapan yang matang pada fase ini diharapkan dapat meminimalisasi kendala teknis maupun administratif ketika alat berat mulai beroperasi di lokasi proyek.

Baca Juga

Langkah Bank Neo Commerce Menuju KBMI II dan Kinerja Keuangan BBYB

Langkah Bank Neo Commerce Menuju KBMI II dan Kinerja Keuangan BBYB

Selain memperkuat ketahanan pangan Jakarta, proyek dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun ini juga dirancang untuk membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Legok dan Kabupaten Tangerang secara umum. Kehadiran pusat peternakan terintegrasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja baru yang memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal. Masyarakat setempat juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung melalui skema kemitraan penyediaan hijauan pakan ternak guna menyuplai kebutuhan harian sapi di peternakan. Melalui pola kemitraan ini, proyek tersebut diyakini dapat memberdayakan para pelaku usaha lokal, menggerakkan roda perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional peternakan.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TangerangDKI JakartaKetahanan PanganCiangirPerumda Dharma JayaPeternakan Sapi

Berita Terbaru Lainnya

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota NusantaraCara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya AlamPersiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di BantulDaftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026Penyidikan Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan Agung

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Nasional

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

1 Agu 2026

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

Otomotif

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

1 Agu 2026

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Nasional

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota NusantaraNasional 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifOtomotif 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap