Keputusan mengejutkan datang dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait tata kelola kompetisi paling bergengsi di dunia. Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi telah membatalkan rencana kontroversial untuk menjual saham komersial ajang-ajang utama FIFA, yang salah satunya mencakup turnamen Piala Dunia, kepada pihak investor swasta. Pria yang kini berusia 56 tahun tersebut akhirnya mengambil langkah mundur setelah proyek komersialisasi ini memicu penolakan masif dari berbagai konfederasi sepak bola lintas benua. Pembatalan ini juga dipicu oleh adanya ancaman pemboikotan berskala besar serta pengunduran diri salah satu pejabat senior di lingkungan internal organisasi sepak bola dunia tersebut. Dinamika ini memperlihatkan betapa sensitifnya wacana privatisasi aset dalam olahraga yang digemari miliaran penduduk bumi.








