farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Infrastruktur

Rencana Pembangunan Jembatan Donat Dukuh Atas, Spesifikasi, Integrasi Moda, dan Target Konstruksi

Yolanda SompaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Pembangunan Jembatan Donat Dukuh Atas, Spesifikasi, Integrasi Moda, dan Target Konstruksi
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini tengah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp 300 miliar untuk membangun Fasilitas Pejalan Kaki atau yang secara teknis disebut sebagai Pedestrian Deck di kawasan Dukuh Atas. Fasilitas infrastruktur publik yang juga dikenal luas oleh masyarakat dengan sebutan Jembatan 'Donat' Dukuh Atas ini dirancang untuk meningkatkan mobilitas komuter di pusat kota. Saat ini, proyek jembatan penyeberangan tersebut sedang berada dalam tahapan proses tender untuk menentukan pelaksana konstruksi. Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam penataan ruang publik dan fasilitas pejalan kaki di tata ruang ibu kota.

Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rencana pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD). Kawasan TOD Dukuh Atas ini dirancang secara khusus untuk menjadi titik temu sentral yang akan menghubungkan enam moda transportasi publik yang berbeda dalam satu area terintegrasi. Keenam moda transportasi yang akan terhubung secara langsung di kawasan ini meliputi Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), layanan bus Transjakarta, kereta bandara, hingga Kereta Rel Listrik (KRL). Integrasi berbagai moda transportasi ini ditujukan untuk memfasilitasi pergerakan penumpang antarmoda dengan lebih tertata dan optimal.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Dari segi spesifikasi teknis dan rancang bangun, proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas ini akan dibangun menggunakan struktur baja. Jembatan layang yang memiliki bentuk melingkar ini akan dibangun dengan ukuran yang cukup masif, yakni dengan diameter mencapai 100 meter. Jembatan ini nantinya akan didirikan pada ketinggian sekitar 8 meter dari permukaan Jalan Sudirman. Batas ketinggian ini ditetapkan secara presisi agar jalan raya di bawahnya tetap memiliki ruang aman yang memadai untuk akses kendaraan darurat, khususnya untuk pergerakan mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga

Peluang Revisi Aturan Hak Keuangan Kepala Daerah Setelah 26 Tahun

Peluang Revisi Aturan Hak Keuangan Kepala Daerah Setelah 26 Tahun

Selain memperhatikan aspek fungsionalitas jalan dan keamanan struktur, proyek ini juga sangat memperhatikan aspek estetika lingkungan dan letak monumen ikonik kota. Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas dipastikan sama sekali tidak akan berdampak negatif pada keberadaan Patung Sudirman yang berdiri tegak di kawasan tersebut. Sebaliknya, desain arsitektur dari pedestrian deck ini akan menciptakan apa yang disebut sebagai ruang bernapas. Konsep desain inovatif ini secara khusus memungkinkan masyarakat dan para pejalan kaki untuk melihat serta menikmati pemandangan Patung Sudirman secara langsung dari bagian dalam bangunan pedestrian deck.

Kehadiran infrastruktur pejalan kaki yang terintegrasi ini diproyeksikan akan memberikan keuntungan efisiensi waktu yang sangat berarti bagi mobilitas harian para komuter. Secara keseluruhan, operasional Pedestrian Deck Dukuh Atas diproyeksikan akan mampu menghemat waktu perjalanan ataupun proses perpindahan antarmoda transportasi sekitar 2 hingga 3 menit bagi penggunanya. Penghematan waktu perjalanan yang paling signifikan akan dirasakan secara khusus oleh pejalan kaki yang perlu menyeberang dari kawasan Landmark Tower menuju area Shangri-La. Untuk rute penyeberangan spesifik tersebut, fasilitas jembatan ini diharapkan dapat menghemat waktu tempuh masyarakat sekitar 4 hingga 5 menit dibandingkan dengan kondisi akses pejalan kaki yang ada sebelumnya.

Baca Juga

Langkah Strategis Memanfaatkan Peluang Ekonomi MotoGP Mandalika 2026

Langkah Strategis Memanfaatkan Peluang Ekonomi MotoGP Mandalika 2026

Terkait dengan skema pembiayaan, proyek infrastruktur jembatan ini akan didukung melalui pendanaan atau investasi penuh dari pihak MRT Jakarta. Proyek ini dipastikan akan berjalan secara mandiri tanpa menerima dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam perencanaan keuangannya, pihak MRT Jakarta berencana untuk membiayai 50 persen dari total kebutuhan proyek melalui investasi internal perusahaan. Sementara itu, 50 persen sisa pendanaan rencananya akan dipenuhi dengan menggunakan skema pinjaman.

Dengan proses tender yang sedang berjalan secara aktif saat ini, pihak penyelenggara telah menetapkan jadwal pelaksanaan konstruksi yang jelas untuk dipatuhi oleh pelaksana. Para kontraktor yang nantinya terpilih ditargetkan sudah dapat mulai bekerja menggarap proyek fisik jembatan ini pada bulan November 2026. Proses pembangunan ini akan memakan waktu pengerjaan selama beberapa tahun, di mana proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas ditargetkan dapat rampung sepenuhnya dan beroperasi pada akhir tahun 2028.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MRT JakartaDukuh AtasJembatan DonatTransportasi PublikTOD Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoPelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPKemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikStrategi Membangun Resiliensi Berkelanjutan Berbasis Desa Menurut Inisiasi Indonesia di ACDMKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiProses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan BunPenetapan Pengusaha Nurman Herin Sebagai Tersangka Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie AdriansyahKejagung Berencana Titipkan Saksi Ferry Boboho ke LPSK demi Keamanan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Nasional

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

31 Jul 2026

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Nasional

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

31 Jul 2026

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Ekonomi

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

31 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Berita Nasional

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPNasional 路 31 Jul 2026
  5. 5Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikEkonomi 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap