farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Bisnis

Perkembangan Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Semester I 2026

Parlin SinagaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 03.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Semester I 2026
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat perkembangan yang signifikan pada sektor manufaktur di Indonesia seiring dengan bertambahnya jumlah pabrik yang beroperasi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) per 21 Juli 2026, terdapat 152 perusahaan baru yang telah terkonfirmasi mulai berproduksi secara aktif pada semester I tahun 2026. Kehadiran ratusan perusahaan baru ini diiringi dengan aliran modal yang cukup besar, di mana total nilai investasi mencapai Rp 157,56 triliun. Angka investasi yang bernilai ratusan triliun rupiah tersebut membuktikan bahwa sektor manufaktur di Tanah Air masih memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi para penanam modal, baik dalam memperluas pasar maupun membangun fasilitas produksi baru.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Jika dirinci lebih lanjut berdasarkan subsektornya, industri makanan menempati posisi teratas sebagai penyumbang jumlah perusahaan baru terbanyak yang mulai berproduksi pada paruh pertama tahun 2026. Data dari Kemenperin menunjukkan bahwa terdapat 24 perusahaan baru di sektor makanan yang telah memulai kegiatan operasionalnya. Puluhan fasilitas produksi makanan ini memiliki rencana penyerapan tenaga kerja yang cukup masif, yakni mencapai 4.479 orang. Menyusul di bawahnya, industri minuman turut mencatatkan pertumbuhan dengan beroperasinya 17 perusahaan baru di Indonesia. Untuk subsektor minuman ini, rencana penyerapan tenaga kerja diproyeksikan sebanyak 585 orang yang nantinya akan mengisi berbagai posisi operasional di fasilitas produksi tersebut.

Meskipun industri makanan mendominasi dari sisi kuantitas atau jumlah perusahaan, angka rencana penyerapan tenaga kerja terbesar justru dicatatkan oleh subsektor industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki. Pada periode semester I 2026, subsektor ini mencatatkan 12 perusahaan baru yang mulai berproduksi. Kehadiran belasan pabrik di sektor ini diiringi dengan rencana penyerapan tenaga kerja yang sangat fantastis, yakni mencapai 33.630 orang. Jumlah pekerja yang sangat besar ini menjadikan industri kulit dan alas kaki sebagai sektor padat karya yang memberikan kontribusi paling signifikan terhadap pembukaan lapangan pekerjaan baru dibandingkan seluruh subsektor manufaktur lainnya pada periode yang sama.

Baca Juga

Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di Tangerang

Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di Tangerang

Perkembangan industri baru yang beroperasi di dalam negeri juga terlihat pada subsektor industri karet, barang dari karet, dan plastik, serta industri barang galian bukan logam. Berdasarkan catatan SIINas, masing-masing dari kedua subsektor tersebut menorehkan 11 perusahaan baru yang resmi memulai tahapan produksinya. Dari sisi ketenagakerjaan, industri karet, barang dari karet, dan plastik merencanakan penyerapan sebanyak 961 tenaga kerja. Sementara itu, industri barang galian bukan logam memiliki rencana untuk menyerap 2.784 tenaga kerja baru guna mendukung seluruh kegiatan operasional pabrik yang baru saja dibangun dan mulai beroperasi tersebut.

Selain subsektor-subsektor yang telah disebutkan, industri pengolahan tembakau serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia juga menunjukkan penambahan fasilitas produksi yang merata. Kedua subsektor ini masing-masing mencatatkan 10 perusahaan baru yang mulai beroperasi secara penuh pada semester I 2026. Berdasarkan rincian data Kemenperin, 10 perusahaan di bidang industri pengolahan tembakau tersebut memiliki rencana strategis untuk menyerap 1.093 tenaga kerja. Di sisi lain, 10 perusahaan baru yang bergerak di bidang industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia merencanakan penyerapan tenaga kerja sebanyak 245 orang untuk menunjang proses produksi bahan kimia di dalam negeri.

Baca Juga

Budaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak Manusia

Budaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak Manusia

Meningkatnya jumlah perusahaan baru yang berinvestasi dan membangun fasilitas produksi di Indonesia ini tidak terlepas dari peran kebijakan strategis yang diterapkan oleh pemerintah. Febri Hendri Antoni menjelaskan bahwa kebijakan pengendalian impor yang diteken oleh pemerintah memberikan dampak langsung terhadap keputusan bisnis para pelaku usaha. Ketika pemerintah memberlakukan kebijakan yang membatasi masuknya produk impor, para importir merespons dengan mengubah strategi bisnis mereka secara fundamental. Alih-alih terus mengirim barang dari luar negeri untuk dipasarkan di pasar domestik, para importir tersebut kini memilih untuk membangun fasilitas produksi secara langsung di Tanah Air. Langkah ini pada akhirnya menghentikan ketergantungan pada pasokan impor sekaligus mendorong beroperasinya pabrik-pabrik baru yang berkontribusi pada penyerapan puluhan ribu tenaga kerja lokal.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiKemenperinIndustri ManufakturTenaga KerjaSIINas

Berita Terbaru Lainnya

Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pastikan Kesejahteraan Guru serta Nakes di Daerah 3TFasilitas Ramah Disabilitas di Pedestrian Deck Dukuh Atas JakartaTarget Presiden Prabowo Subianto Atasi Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027Istana Jelaskan Aturan Baru Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian PertahananCara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Mengelola Sampah Melalui Fasilitas Baru di Legok dan BantargebangProses Hukum dan Sanksi Disiplin Oknum Guru SD Tersangka Pencabulan di BulelengPemeriksaan Saksi oleh Kejaksaan Agung dalam Kasus TPPU Febrie AdriansyahTindakan Darurat dan Prosedur Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Ciliwung

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pastikan Kesejahteraan Guru serta Nakes di Daerah 3T

Nasional

Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pastikan Kesejahteraan Guru serta Nakes di Daerah 3T

31 Jul 2026

Fasilitas Ramah Disabilitas di Pedestrian Deck Dukuh Atas Jakarta

Metro

Fasilitas Ramah Disabilitas di Pedestrian Deck Dukuh Atas Jakarta

31 Jul 2026

Target Presiden Prabowo Subianto Atasi Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027

Nasional

Target Presiden Prabowo Subianto Atasi Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027

31 Jul 2026

Cara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Mengelola Sampah Melalui Fasilitas Baru di Legok dan Bantargebang

Lingkungan

Cara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Mengelola Sampah Melalui Fasilitas Baru di Legok dan Bantargebang

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Presiden Prabowo Naikkan Tukin TNI dan Pastikan Kesejahteraan Guru serta Nakes di Daerah 3TNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Fasilitas Ramah Disabilitas di Pedestrian Deck Dukuh Atas JakartaMetro 路 31 Jul 2026
  5. 5Target Presiden Prabowo Subianto Atasi Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027Nasional 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap