farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Pertanian

Pentingnya Asuransi Usaha Tani Padi untuk Melindungi Petani dari Ancaman Kemarau Panjang

Uria NgauDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pentingnya Asuransi Usaha Tani Padi untuk Melindungi Petani dari Ancaman Kemarau Panjang
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Ancaman musim kemarau panjang yang diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga bulan Oktober atau bahkan bulan November tahun 2026 menjadi sebuah tantangan yang sangat serius bagi keberlangsungan sektor pertanian di Indonesia. Kondisi iklim yang semakin tidak menentu ini secara langsung meningkatkan risiko terjadinya gagal panen bagi para petani di berbagai daerah. Menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian tersebut, Ekonom Senior Indef, Bustanul Arifin, secara khusus menilai bahwa Program Asuransi Usaha Tani Padi atau yang sering disebut dengan AUTP memiliki peran yang sangat penting. Program asuransi ini dianggap sangat krusial dalam upaya melindungi para petani dari berbagai risiko kerugian akibat gagal panen yang sewaktu-waktu dapat mengancam keberlanjutan mata pencaharian mereka.

Secara regulasi dan mekanisme pelaksanaan di lapangan, program AUTP ini dijalankan sesuai dengan amanat yang telah tertuang secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Skema perlindungan asuransi pertanian ini memang dirancang secara khusus untuk menjaga lahan persawahan dari berbagai risiko utama yang sering melanda, mulai dari kekeringan ekstrem akibat musim kemarau panjang, bencana banjir, hingga ancaman serangan hama dan wabah penyakit tanaman yang merusak hasil panen. Program perlindungan ini secara spesifik ditujukan bagi para petani yang telah terdaftar dan menjadi anggota kelompok tani resmi, dengan ketentuan batasan luas lahan yang dikelola maksimal mencapai dua hektare per musim tanam.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Baca Juga

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Meskipun memiliki manfaat perlindungan yang sangat nyata bagi kelangsungan sektor pertanian, pelaksanaan AUTP di lapangan nyatanya masih menghadapi sejumlah tantangan utama yang harus segera diselesaikan. Bustanul Arifin mengungkapkan bahwa rendahnya pemahaman para petani mengenai berbagai manfaat dari program asuransi masih menjadi kendala terbesar dalam upaya meningkatkan partisipasi kepesertaan. Ia menyatakan bahwa konsep asuransi pada dasarnya belum menjadi sebuah kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat luas, sehingga tingkat penerimaan terhadap kehadiran AUTP masih tergolong relatif rendah. Sebagai bahan pembelajaran, Bustanul menyarankan agar Indonesia dapat berkaca dan belajar dari negara seperti Amerika Serikat. Di negara tersebut, para petani sudah bersedia membayar premi asuransi secara mandiri karena manfaat perlindungan yang mereka terima telah terbukti secara nyata mampu menyelamatkan usaha taninya dari kerugian besar.

Untuk mengatasi rendahnya tingkat pemahaman di kalangan masyarakat tani tersebut, sangat diperlukan langkah edukasi yang jauh lebih terstruktur dan berkesinambungan di tingkat akar rumput. Bustanul mengusulkan agar pemerintah segera memperkuat kapasitas para penyuluh pertanian lapangan melalui penyelenggaraan program pelatihan yang berjenjang dan komprehensif. Ia menekankan bahwa para penyuluh tersebut juga perlu memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur agar proses edukasi kepada para petani dapat berjalan dengan jauh lebih optimal. Selain itu, ia sangat mendorong adanya keterlibatan aktif dari pihak perguruan tinggi, khususnya jajaran fakultas pertanian, untuk turun langsung memberikan pendampingan implementasi program di lapangan. Lebih lanjut, Bustanul juga mengingatkan dengan tegas agar implementasi program AUTP ini tidak disamaratakan begitu saja di seluruh daerah. Menurut pandangannya, setiap wilayah memiliki karakter agroekosistem yang sangat berbeda-beda, sehingga pendekatannya pun mutlak harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.

Baca Juga

Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi

Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi

Dari sisi penyediaan dan pelaksanaan layanan asuransi, PT Jasindo yang saat ini berada di dalam ekosistem Danantara melalui payung IFG Holding turut mengambil peran yang sangat strategis. Perusahaan tersebut telah menegaskan komitmen kuatnya untuk terus memperkuat implementasi program AUTP di berbagai wilayah. Penguatan komitmen dari pihak PT Jasindo ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pencapaian target swasembada pangan nasional yang saat ini tengah digencarkan. Melalui sinergi yang solid antara edukasi penyuluh yang memadai, pendampingan langsung dari kalangan akademisi, serta kesiapan penuh lembaga asuransi pelaksana, program perlindungan ini diharapkan benar-benar mampu menjadi solusi perlindungan jangka panjang bagi para petani dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan melanda hingga akhir tahun 2026.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PT JasindoAsuransi Usaha Tani PadiAUTPGagal PanenKemarau PanjangBustanul Arifin

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaRencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGPenilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota NusantaraCara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya AlamPersiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di Bantul

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

Keuangan

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

1 Agu 2026

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Bisnis

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

1 Agu 2026

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Nasional

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGBisnis 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap