Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa sektor keuangan nasional membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, Bank Indonesia, dan seluruh bank pelat merah atau Himbara. Pesan mengenai pentingnya kolaborasi ini disampaikan secara langsung dalam pidatonya pada acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Bersubsidi yang diselenggarakan pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah memaparkan sejumlah pendekatan mengenai bagaimana mewujudkan sinergi antarlembaga guna mendorong perkembangan sektor keuangan agar dapat mencapai target-target besar nasional.
Langkah pertama untuk mewujudkan sinergi tersebut adalah dengan menyatukan seluruh unsur keuangan negara menjadi satu tim yang solid. Presiden Prabowo mengibaratkan kerja sama antara Bank Indonesia dan Himbara layaknya satu kesebelasan yang harus saling mengisi dan memperkuat. Pendekatan ini mensyaratkan adanya rasa saling percaya dan saling mendukung antarlembaga. Seluruh pihak yang terlibat didorong untuk menyadari posisi mereka sebagai bagian dari satu keluarga besar dan satu kapal besar yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, sehingga ego sektoral dapat ditekan demi kepentingan pembangunan yang lebih cepat.








