Indonesia saat ini tengah menjalani masa transisi penting dalam sektor otomotif. Negara ini tidak lagi sekadar menjadi target pasar bagi produsen global, melainkan mulai memantapkan posisinya sebagai basis produksi kendaraan. Perkembangan positif ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada hari Kamis.
Transformasi industri otomotif ini didukung oleh kondisi perekonomian nasional yang menunjukkan performa stabil dan kuat. Berdasarkan data, pada kuartal pertama tahun 2026, ekonomi Indonesia tercatat tetap tumbuh sebesar 5,6 persen. Sektor industri pengolahan terbukti masih menjadi tulang punggung perekonomian dengan menyumbang 19,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Selain itu, sektor ini juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap kinerja perdagangan luar negeri, yakni menyumbang lebih dari 82 persen terhadap total ekspor nasional. Secara khusus, industri alat angkutan turut memperkuat struktur ekonomi dengan memberikan nilai tambah yang mencapai lebih dari Rp 285 triliun.








