farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Menperin, Indonesia Bertransformasi dari Pasar Menjadi Basis Produksi Otomotif

Parlin SinagaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 05.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menperin, Indonesia Bertransformasi dari Pasar Menjadi Basis Produksi Otomotif
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Indonesia saat ini tengah menjalani masa transisi penting dalam sektor otomotif. Negara ini tidak lagi sekadar menjadi target pasar bagi produsen global, melainkan mulai memantapkan posisinya sebagai basis produksi kendaraan. Perkembangan positif ini disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Tangerang, Banten, pada hari Kamis.

Transformasi industri otomotif ini didukung oleh kondisi perekonomian nasional yang menunjukkan performa stabil dan kuat. Berdasarkan data, pada kuartal pertama tahun 2026, ekonomi Indonesia tercatat tetap tumbuh sebesar 5,6 persen. Sektor industri pengolahan terbukti masih menjadi tulang punggung perekonomian dengan menyumbang 19,07 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Selain itu, sektor ini juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap kinerja perdagangan luar negeri, yakni menyumbang lebih dari 82 persen terhadap total ekspor nasional. Secara khusus, industri alat angkutan turut memperkuat struktur ekonomi dengan memberikan nilai tambah yang mencapai lebih dari Rp 285 triliun.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Indikator positif dari transformasi ini juga terlihat jelas dari angka produksi dan penjualan kendaraan bermotor di dalam negeri. Sepanjang semester pertama tahun 2026, volume produksi kendaraan bermotor di Indonesia berhasil menyentuh angka 615.000 unit. Jumlah ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 11,3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan peningkatan produksi, penjualan kendaraan secara wholesales di pasar domestik juga mengalami peningkatan sebesar 15,9 persen menjadi 436.000 unit selama paruh pertama tahun ini. Dengan capaian tersebut, pemerintah optimistis target penjualan domestik sebesar 850.000 unit pada tahun 2026 dapat tercapai.

Baca Juga

Menyelaraskan Industri Otomotif dengan Kebijakan Mobil Listrik Berbasis Nikel

Menyelaraskan Industri Otomotif dengan Kebijakan Mobil Listrik Berbasis Nikel

Meskipun menunjukkan tren peningkatan yang positif, pasar otomotif Indonesia dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar dan belum mencapai titik jenuh. Saat ini, rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru berkisar di angka 99 unit per 1.000 penduduk. Rasio ini tergolong masih berada jauh di bawah negara-negara tetangga. Sebagai perbandingan, Thailand telah mencapai rasio kepemilikan mobil sebesar 275 unit per 1.000 penduduk, sementara Malaysia mencatat rasio sekitar 490 unit per 1.000 penduduk. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai sekitar 284 juta jiwa, potensi ekspansi pasar domestik di masa mendatang masih sangat terbuka lebar bagi industri nasional.

Di sisi lain, penguatan posisi Indonesia sebagai basis produksi juga tercermin dari dinamika perdagangan internasional di sektor otomotif. Selama semester pertama tahun 2026, ekspor kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,7 persen. Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada ekspor completely knocked down (CKD) yang meningkat sebesar 38 persen, serta ekspor komponen otomotif yang melonjak hingga 46 persen. Keberhasilan dalam memproduksi kendaraan di dalam negeri ini juga berdampak langsung pada penurunan ketergantungan terhadap produk impor, yang ditunjukkan dengan turunnya angka impor kendaraan utuh sebesar 49 persen.

Baca Juga

Panduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Panduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Selain kendaraan konvensional, segmen kendaraan ramah lingkungan juga menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan di pasar otomotif nasional. Penjualan kendaraan elektrifikasi di Indonesia pada semester pertama tahun 2026 meningkat tajam sebesar 69,4 persen hingga mencapai 117.000 unit. Jumlah tersebut setara dengan 26,8 persen dari total penjualan kendaraan penumpang secara nasional pada periode tersebut. Dari keseluruhan kendaraan elektrifikasi yang terjual selama enam bulan pertama tahun ini, sebanyak 69.000 unit di antaranya merupakan battery electric vehicle (BEV). Perkembangan ini mempertegas arah industri otomotif yang terus bertumbuh dan beradaptasi dengan tren global.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Industri OtomotifGIIAS 2026Kendaraan ListrikKementerian PerindustrianAgus Gumiwang KartasasmitaEkspor Otomotif

Berita Terbaru Lainnya

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun MasikuWakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus LamaLink Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman HerinMenyelaraskan Industri Otomotif dengan Kebijakan Mobil Listrik Berbasis NikelPolemik Pernyataan Deddy Sitorus dan Respons Koordinatoriat Wartawan ParlemenAturan Koordinasi Pembangunan di Kawasan Batur Kintamani dan Sejarah Peringatan Seratus Tahun Rarud BaturPanduan Implementasi Enam Komitmen TPAKD untuk Memperkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Utara

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun Masiku

Nasional

KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun Masiku

31 Jul 2026

Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus Lama

Hukum

Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus Lama

31 Jul 2026

Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026

Pendidikan

Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026

31 Jul 2026

Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman Herin

Hukum

Perjalanan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Penetapan Tersangka Nurman Herin

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3KPK Pertimbangkan Opsi Sidang In Absentia untuk Kasus Buron Harun MasikuNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Wakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penanganan Kasus LamaHukum 路 31 Jul 2026
  5. 5Link Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT Sekolah Rakyat Kemensos 2026Pendidikan 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap