farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Layanan Publik

Mengenal Evaluasi Indeks Kepuasan Masyarakat pada Pelayanan Publik Kementerian PU

Endah PurwantoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengenal Evaluasi Indeks Kepuasan Masyarakat pada Pelayanan Publik Kementerian PU
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pelayanan publik yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah senantiasa membutuhkan evaluasi secara berkala untuk memastikan kualitasnya terus terjaga dan senantiasa memenuhi harapan masyarakat luas. Di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pengukuran kinerja pelayanan ini dilakukan salah satunya melalui mekanisme Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Hasil pemrosesan dari survei tersebut kemudian menghasilkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang menjadi tolok ukur utama dalam menilai tingkat efektivitas layanan yang diberikan kepada publik. Evaluasi semacam ini memegang peranan yang sangat penting sebagai panduan bagi instansi terkait dalam merumuskan kebijakan perbaikan ke depannya. Dengan adanya sistem pengukuran yang terstruktur dan berkelanjutan, kementerian dapat mengidentifikasi berbagai keunggulan yang perlu dipertahankan sekaligus menemukan berbagai area pelayanan yang masih memerlukan pembenahan lebih lanjut.

Berdasarkan kumpulan data terbaru yang dirilis, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik di lingkungan Kementerian PU menunjukkan tren peningkatan yang sangat positif dan konsisten dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Sebagai perbandingan, pada tahun 2021, skor IKM kementerian ini tercatat berada pada angka 78,25. Kinerja pelayanan kemudian terus mengalami perbaikan sehingga angka tersebut berhasil naik menjadi 83,59 pada tahun 2022. Tren positif ini terus berlanjut tanpa hambatan, di mana skor IKM kembali meningkat menjadi 86,18 pada tahun 2023, lalu mencapai angka 88,22 pada tahun 2024. Puncaknya, pada tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat untuk pelayanan publik Kementerian PU berhasil menyentuh angka 89,76. Peningkatan nilai secara bertahap dan berkesinambungan setiap tahunnya ini memperlihatkan bukti nyata komitmen instansi dalam merespons dinamika kebutuhan para pengguna layanan.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Untuk mendapatkan gambaran yang akurat serta data yang valid mengenai kualitas pelayanan tersebut, kementerian menyelenggarakan survei dengan menggunakan metode pengukuran yang terukur. Pelaksanaan survei ini dilakukan secara serentak dalam rentang waktu yang spesifik, yakni mulai dari 15 September hingga 5 Oktober 2025. Dalam menentukan besaran jumlah sampel yang paling tepat, penyelenggara survei menggunakan formula Krejcie dan Morgan. Penggunaan formula statistik ini bertujuan untuk memastikan bahwa jumlah sampel yang diambil dapat merepresentasikan populasi pengguna layanan secara keseluruhan dengan tingkat kesalahan yang minimal. Berdasarkan perhitungan tersebut, survei ini pada akhirnya melibatkan sebanyak 635 responden yang mewakili 50 unit pelaksana teknis (UPT) atau balai yang tersebar di bawah naungan Kementerian PU.

Baca Juga

Teknologi Ban MAXAM dari Sailun untuk Sektor Pertanian dan Industri

Teknologi Ban MAXAM dari Sailun untuk Sektor Pertanian dan Industri

Para responden yang berpartisipasi dan memberikan penilaian dalam survei kepuasan masyarakat tersebut berasal dari berbagai lingkup pelayanan di kementerian. Secara lebih rinci, para responden ini mewakili lima unit organisasi utama yang memiliki peran sangat penting di dalam struktur Kementerian PU. Kelima unit organisasi yang kualitas layanannya dievaluasi tersebut meliputi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Bina Marga, serta Direktorat Jenderal Cipta Karya. Selain itu, evaluasi pelayanan ini juga mencakup Direktorat Jenderal Bina Konstruksi serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Keterwakilan dari kelima unit organisasi ini memastikan bahwa hasil pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat benar-benar mencerminkan wajah pelayanan publik kementerian secara komprehensif, melibatkan berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan para pemangku kepentingan.

Hasil dari pelaksanaan survei kepuasan tersebut memberikan rincian yang sangat berguna mengenai aspek-aspek pelayanan yang dinilai memuaskan maupun hal-hal yang masih memerlukan perhatian ekstra. Berdasarkan hasil evaluasi data di lapangan, terdapat tiga aspek utama yang berhasil memperoleh penilaian tertinggi dari para responden. Ketiga aspek tersebut adalah prosedur pelayanan, kompetensi petugas, serta persyaratan pelayanan. Di sisi lain, hasil evaluasi juga secara objektif mengidentifikasi tiga aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan kinerjanya agar kualitas pelayanan menjadi jauh lebih optimal di masa mendatang. Tiga aspek yang membutuhkan pembenahan dan perhatian khusus tersebut ialah kualitas produk layanan, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, serta sistem penanganan pengaduan masyarakat.

Baca Juga

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Menanggapi capaian tersebut, Staf Ahli Menteri Hubungan Antarlembaga Kementerian PU, Triono, menyatakan bahwa hasil survei kepuasan masyarakat ini secara langsung dijadikan sebagai bahan evaluasi utama bagi kementerian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dalam upaya menjaga keberlanjutan peningkatan kualitas ini, kementerian tidak hanya bergantung pada hasil survei kuantitatif semata, tetapi juga secara aktif mendorong komunikasi interaktif. Salah satu instrumen penting yang terus digunakan adalah Forum Konsultasi Publik (FKP). Forum ini dimanfaatkan secara maksimal sebagai wadah dialog langsung dengan para pemangku kepentingan. Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik tersebut, kementerian dapat memperoleh masukan, kritik, dan saran secara langsung atas layanan yang telah diberikan, sehingga perbaikan tata kelola pelayanan publik dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pelayanan PublikKementerian Pekerjaan UmumIndeks Kepuasan MasyarakatEvaluasi Kinerja

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoPelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPKemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikStrategi Membangun Resiliensi Berkelanjutan Berbasis Desa Menurut Inisiasi Indonesia di ACDMKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiProses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan BunPenetapan Pengusaha Nurman Herin Sebagai Tersangka Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie AdriansyahKejagung Berencana Titipkan Saksi Ferry Boboho ke LPSK demi Keamanan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Nasional

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

31 Jul 2026

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Nasional

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

31 Jul 2026

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Ekonomi

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

31 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Berita Nasional

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPNasional 路 31 Jul 2026
  5. 5Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikEkonomi 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap