farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPopuler
Beranda/Transportasi

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Yolanda SompaDiterbitkan 30 Jul 2026 - 07.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia terus mendorong transisi menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan. Salah satu dukungan besar datang dari Uni Eropa yang berkomitmen memperkuat investasi serta kemitraan untuk pembangunan transportasi berkelanjutan di Tanah Air. Komitmen ini dipertegas dalam acara Indonesia-Europe Roundtable on Sustainable Transport Development yang diselenggarakan oleh Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA), Uni Eropa, Pemerintah Jerman, dan KfW Development Bank. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah ajang RailwayTech Indonesia 2026 di Jakarta pada Rabu, 29 Juli 2026. Bagi para pelaku industri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor transportasi, memahami langkah-langkah untuk terlibat dalam pendanaan ini menjadi sangat penting.

Langkah pertama adalah memahami arah kebijakan investasi Uni Eropa melalui strategi Global Gateway. Menurut Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, transportasi berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan konektivitas, serta transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia. Melalui strategi Global Gateway, Uni Eropa berupaya memobilisasi investasi berkualitas, membagikan keahlian dari Eropa, serta membangun kemitraan untuk menghadirkan infrastruktur transportasi yang modern, tangguh, dan rendah karbon. Para pengembang proyek lokal perlu menyelaraskan rencana infrastruktur mereka dengan prinsip-prinsip ini agar dapat menarik perhatian investor Eropa.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah kedua adalah mempelajari skema pembiayaan yang sudah berjalan sebagai acuan. Proyek konkret yang dapat dijadikan model adalah Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Pada tahap pertama, proyek SRRL ini memperoleh pembiayaan sebesar 236 juta euro. Dana tersebut dialokasikan untuk modernisasi serta elektrifikasi jalur kereta komuter yang menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo. Proyek ini juga mendapatkan dukungan dari KfW Development Bank. Dengan mempelajari struktur pendanaan SRRL, perencana transportasi di daerah lain dapat merancang proyek sejenis yang memenuhi kriteria kelayakan pembiayaan internasional.

Baca Juga

Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan

Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan

Langkah ketiga adalah memfokuskan pengembangan pada sektor-sektor prioritas yang menjadi ruang diskusi antara Indonesia dan Eropa. Dalam forum di Jakarta, pembahasan difokuskan pada integrasi transportasi multimoda, pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD), peluang investasi, serta pembiayaan infrastruktur. Pihak yang ingin mengajukan kerja sama sebaiknya memprioritaskan proyek yang mengintegrasikan berbagai moda transportasi atau mengembangkan kawasan stasiun yang terintegrasi dengan pusat aktivitas (TOD).

Langkah keempat adalah membuka peluang kolaborasi dengan penyedia teknologi dan keahlian dari Eropa. Kemitraan ini tidak hanya terbatas pada pendanaan, tetapi juga mencakup transfer teknologi. Designated Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta, Oliver Sperling, menjelaskan bahwa Jerman dan Indonesia telah memiliki kemitraan jangka panjang dalam pembangunan infrastruktur transportasi. Perusahaan-perusahaan asal Jerman dan Eropa menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung transformasi sistem transportasi di Indonesia melalui penyediaan teknologi, keahlian, dan solusi berkelanjutan.

Baca Juga

Panduan Lengkap Geely Coolray, Spesifikasi, Fitur, dan Harga SUV Turbo Terbaru

Panduan Lengkap Geely Coolray, Spesifikasi, Fitur, dan Harga SUV Turbo Terbaru

Memantau secara berkala kebijakan resmi dan panduan teknis yang dirilis oleh lembaga-lembaga terkait sangat disarankan bagi pihak yang ingin terlibat. Koordinasi lebih lanjut dengan pihak Uni Eropa, Kedutaan Besar Jerman, maupun KfW Development Bank dapat membantu memastikan proposal proyek selaras dengan visi pengembangan transportasi rendah karbon.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiUni EropaTransportasi BerkelanjutanSRRLGlobal Gateway

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalKasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman AmbyAksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor SemikonduktorPeringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar DuniaKiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington TerbukaMenyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga AcuanUpaya Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mengembangkan Kampung Wisata untuk Mendorong Ekonomi LokalCara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman Amby

Hukum

Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman Amby

30 Jul 2026

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

Ekonomi

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

30 Jul 2026

Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar Dunia

Olahraga

Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar Dunia

30 Jul 2026

Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington Terbuka

Olahraga

Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington Terbuka

30 Jul 2026

Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan

Ekonomi

Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman AmbyHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor SemikonduktorEkonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar DuniaOlahraga 路 30 Jul 2026
  5. 5Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington TerbukaOlahraga 路 30 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap