farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPopuler
Beranda/Ekonomi

Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan

Parlin SinagaDiterbitkan 30 Jul 2026 - 07.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menyikapi Volatilitas Pasar Setelah The Fed Menahan Suku Bunga Acuan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, untuk membiarkan suku bunga stabil memicu reaksi di pasar keuangan. Pada Rabu (29/7), indeks saham di Wall Street berakhir lebih rendah karena kekhawatiran inflasi. Bagi para pelaku pasar, memahami situasi pasar yang dinamis ini sangat penting. Berikut adalah langkah-langkah dalam menganalisis situasi pasar terkini berdasarkan perkembangan kebijakan moneter AS tersebut.

Langkah pertama adalah memetakan penurunan indeks saham utama. Perlu diperhatikan bahwa indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 1,5 persen pada pukul 4 sore waktu New York. Pelemahan ini diikuti oleh indeks Nasdaq 100 yang jatuh 2,1 persen, serta Dow Jones Industrial Average yang turun 2,2 persen. Pergerakan ini juga terlihat pada penurunan Indeks Dunia MSCI sebesar 1 persen. Memantau angka-angka penurunan ini membantu dalam mengukur sentimen yang sedang menyelimuti pasar saham.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah berikutnya adalah mengamati pasar obligasi yang mengalami gejolak akibat kekhawatiran inflasi. Kekhawatiran tersebut telah mendorong imbal hasil obligasi jangka panjang ke level tertinggi dalam hampir dua dekade. Secara khusus, imbal hasil Treasury 30 tahun telah mencapai titik tertinggi sejak tahun 2007.

Baca Juga

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

Langkah ketiga adalah menganalisis komitmen dan kebijakan The Fed. Meskipun ada kenaikan harga minyak, The Fed tetap membiarkan suku bunga stabil. Ketua The Fed, Kevin Warsh, menegaskan bahwa keputusan untuk mempertahankan suku bunga ini bukanlah tanda inersia dari bank sentral. Ia mengulangi komitmen bank sentral untuk mengatasi tekanan harga dan menyatakan bahwa pasar akan lebih bebas dalam memetakan arah mereka sendiri berdasarkan sinyal ekonomi.

Langkah keempat adalah mencermati ketidakpastian akibat minimnya proyeksi eksplisit. Tidak adanya perkiraan yang jelas serta kebebasan pasar yang diberikan oleh Warsh memicu volatilitas pada suku bunga obligasi. Analis Apollo Global Management, Torsten Slok, menyebutkan bahwa pengabaian panduan oleh The Fed membuat imbal hasil Treasury berayun naik dan turun seperti yo-yo. Ia juga menyebutkan bahwa cukup rumit untuk menentukan dasar keputusan pada hari tersebut.

Baca Juga

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Langkah terakhir adalah mengevaluasi pandangan para analis terkait pengetatan kebijakan. Menurut Tiffany Wilding dari Pacific Investment Management Co, konferensi pers Warsh menekankan komitmen The Fed terhadap stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi yang tangguh, serta inflasi yang terus berada di atas target. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa pengerasan kebijakan mungkin masih dijamin, meskipun Warsh tidak memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi segera setelah bulan September. Sementara itu, Josh Jamner dari ClearBridge Investments menambahkan bahwa terdapat perdebatan mengenai seberapa efektif perubahan suku bunga dalam memerangi guncangan ekonomi serta bagaimana guncangan tersebut diterjemahkan menjadi tekanan inflasi jangka menengah. Warsh menawarkan sedikit petunjuk berharga mengenai pemikirannya saat ini, sejalan dengan preferensinya untuk memberikan lebih sedikit panduan ke pasar keuangan.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiThe FedWall StreetSuku BungaObligasi

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalKasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman AmbyAksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor SemikonduktorPeringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar DuniaKiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington TerbukaCara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni EropaUpaya Dinas Pariwisata Kota Jayapura Mengembangkan Kampung Wisata untuk Mendorong Ekonomi LokalCara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman Amby

Hukum

Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman Amby

30 Jul 2026

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

Ekonomi

Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor Semikonduktor

30 Jul 2026

Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar Dunia

Olahraga

Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar Dunia

30 Jul 2026

Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington Terbuka

Olahraga

Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington Terbuka

30 Jul 2026

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

Transportasi

Cara Memahami dan Mengakses Peluang Investasi Transportasi Rendah Karbon dari Uni Eropa

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Kasus Suap Bupati Kuansing, KPK Telusuri Aliran Uang dan Pengembalian ke Suhardiman AmbyHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Aksi Jual Saham Teknologi Asia Dipimpin Sektor SemikonduktorEkonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Peringkat BWF Terbaru, Putri Kusuma Wardani Tembus 6 Besar DuniaOlahraga 路 30 Jul 2026
  5. 5Kiprah Alexandra Eala dan Alex de Minaur di Washington TerbukaOlahraga 路 30 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap