Kawasan Malioboro merupakan ikon wisata belanja legendaris yang membentang sepanjang sekitar satu kilometer di pusat Kota Yogyakarta. Sebagai bagian penting dari Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO, jalan ini menjadi pusat perputaran ekonomi yang tidak pernah terlelap. Di kawasan ini, ribuan usaha mikro, kecil, dan menengah menjajakan aneka cinderamata seperti batik, tas, dan gantungan kunci, hingga kuliner khas seperti gudeg, soto, dan bakpia. Selain itu, terdapat pula musisi jalanan, pengemudi becak, andong, hingga berbagai hotel dan mal yang beroperasi. Untuk memotret secara akurat geliat perekonomian yang sangat dinamis tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan program Sensus Ekonomi 2026.








