farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Internasional

Membongkar Modus Operandi Korupsi Distribusi Miras dan Bar Hantu dalam Kasus TASMAC

Horas TobingDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Membongkar Modus Operandi Korupsi Distribusi Miras dan Bar Hantu dalam Kasus TASMAC
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Menteri negara bagian Tamil Nadu, V. Senthil Balaji, telah memicu perhatian publik setelah pihak berwenang mengungkap skandal di sektor distribusi minuman keras. Penyelidikan yang dilakukan oleh Direktorat Kewaspadaan dan Antikorupsi (DVAC) berujung pada penggerebekan di 41 lokasi berbeda. Titik penggeledahan ini mencakup kediaman Balaji yang berada di Distrik Karur, serta berbagai properti milik para sekutunya. Skandal ini berpusat pada Tamil Nadu State Marketing Corporation (TASMAC), sebuah perusahaan monopoli penjualan minuman keras milik pemerintah. Kasus ini bukan sekadar insiden suap biasa, melainkan sebuah jaringan terorganisir yang beroperasi selama periode 2021 hingga 2025. Untuk memahami bagaimana sindikat ini menggerogoti pendapatan negara, kita dapat membedah langkah-langkah manipulasi yang mereka jalankan.

Langkah pertama untuk menelusuri skandal ini adalah dengan mencermati modus operandi yang dikenal sebagai bar hantu. Dalam dokumen resmi pemerintah, tercatat ada 857 bar yang tersebar di enam wilayah utama. Namun, penyidik menemukan kejanggalan besar di mana sebanyak 284 bar di antaranya berstatus tutup di atas kertas. Meskipun secara administratif dinyatakan tidak beroperasi, bar-bar tersebut diduga kuat tetap menjalankan aktivitas bisnisnya secara normal. Pengelola tempat-tempat ini disinyalir sengaja tidak memperbarui izin usaha mereka dan menghindari kewajiban menyetor tagihan kepada pemerintah. Praktik manipulasi status ini secara langsung memotong jalur pendapatan resmi yang seharusnya masuk ke kas negara.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah kedua adalah melacak bagaimana sindikat ini merugikan konsumen secara langsung melalui manipulasi harga jual eceran. Sindikat yang diduga beranggotakan Balaji dan enam orang lainnya ini dituduh memanipulasi sistem distribusi sehingga berbagai merek minuman keras dijual di atas harga eceran maksimum yang telah ditetapkan. Sepanjang tahun 2021 hingga 2025, konsumen dipaksa membayar selisih harga sekitar 10 hingga 100 rupee lebih mahal per botol untuk produk minuman keras biasa. Sementara itu, untuk kategori minuman impor, kenaikan harga ilegal tersebut dilaporkan jauh lebih fantastis, yakni bisa mencapai hingga 500 rupee per botol. Uang hasil kelebihan bayar ini diduga kuat mengalir langsung ke kantong jaringan pelaku sebagai dana ilegal dan tidak pernah tercatat dalam penerimaan negara.

Baca Juga

Mengenal Alien Terrorist Removal Court, Pengadilan Deportasi Khusus AS yang Aktif Setelah Tiga Dekade

Mengenal Alien Terrorist Removal Court, Pengadilan Deportasi Khusus AS yang Aktif Setelah Tiga Dekade

Langkah ketiga dalam memahami struktur korupsi ini adalah mendeteksi keberadaan aktor eksternal yang bertindak sebagai direktur pelaksana bayangan. Dalam penyelidikan DVAC, muncul nama seorang pengusaha bernama Rathesh Raj Shanmugavel. Meskipun sama sekali tidak memegang jabatan resmi di pemerintahan maupun di tubuh TASMAC, Shanmugavel dituduh memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses pengambilan keputusan perusahaan negara tersebut. Ia diduga kuat mengendalikan berbagai kebijakan strategis demi menjaga kepentingan kelompoknya. Intervensi pihak swasta yang tak memiliki wewenang formal ini menunjukkan betapa dalamnya celah manipulasi dalam sistem monopoli yang dijalankan oleh pemerintah daerah setempat.

Langkah keempat adalah menganalisis metode yang digunakan oleh sindikat untuk menyamarkan keuntungan ilegal mereka melalui serangkaian transaksi bisnis yang kompleks. Penyidik menemukan indikasi kuat adanya penyalahgunaan wewenang melalui manipulasi tender transportasi untuk distribusi produk minuman keras. Tidak berhenti di situ, jaringan ini juga diduga menggunakan perusahaan-perusahaan boneka untuk mengaburkan jejak aliran dana. Praktik pencucian uang ini semakin diperumit dengan melibatkan transaksi berlapis dengan pihak pemasok botol dan perusahaan penyulingan minuman keras, sehingga dana ilegal tersebut seolah-olah terlihat sebagai hasil dari kegiatan bisnis yang sah.

Baca Juga

Kemitraan Strategis Vinfast Indonesia dan Bank Danamon di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026

Kemitraan Strategis Vinfast Indonesia dan Bank Danamon di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026

Langkah kelima adalah menghitung dampak kerugian finansial yang dialami oleh negara akibat serangkaian manipulasi sistematis tersebut. Akibat praktik bar hantu, manipulasi harga, serta pengaturan tender yang melanggar hukum, pendapatan negara mengalami kebocoran yang sangat masif. Berdasarkan perkiraan pihak penyidik, negara ditaksir kehilangan sedikitnya lebih dari 32 crore rupee, atau setara dengan sekitar Rp 60,8 miliar. Angka kerugian yang fantastis ini bahkan hanya dihitung dari tiga wilayah saja selama periode tahun 2022 hingga 2023. Melalui pembedahan langkah demi langkah ini, terlihat jelas bagaimana kelemahan pengawasan pada sistem perizinan dan distribusi dapat dimanfaatkan oleh sindikat terorganisir untuk mengeruk keuntungan ilegal secara besar-besaran.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pencucian UangV Senthil BalajiTASMACKorupsi MirasModus Bar Hantu

Berita Terbaru Lainnya

Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata HumasMembedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu PemerintahFakta dan Kronologi Kerusakan Lapak Pedagang Pasar Barukai Akibat Angin Helikopter di CisaruaRencana Bank Neo Commerce Menutup Defisit dan Membagikan DividenStrategi Menghadapi Anomali Antrean Jual Saham untuk Mencegah Panic SellingLangkah Bank Neo Commerce Menuju KBMI II dan Kinerja Keuangan BBYBSamsat Corner dan Samkeldes Hadir di Juwana Permudah Akses Pajak KendaraanLangkah Memperkuat Literasi di Era Digital Bersama Badan Bahasa

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Membedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu Pemerintah

Berita

Membedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu Pemerintah

1 Agu 2026

Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata Humas

Pemerintahan

Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata Humas

1 Agu 2026

Rencana Bank Neo Commerce Menutup Defisit dan Membagikan Dividen

Keuangan

Rencana Bank Neo Commerce Menutup Defisit dan Membagikan Dividen

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Membedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu PemerintahBerita 路 1 Agu 2026
  5. 5Upaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata HumasPemerintahan 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap