farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Politik

Duduk Perkara Ketegangan antara Deddy Sitorus dan Wartawan Parlemen di DPR RI

Nurdin PadotoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 11.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Duduk Perkara Ketegangan antara Deddy Sitorus dan Wartawan Parlemen di DPR RI
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Ketegangan sempat mewarnai lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, tepatnya di gedung Senayan, Jakarta, pada Kamis, 30 Juli 2026. Peristiwa ini melibatkan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, dengan kalangan jurnalis yang sehari-hari meliput di sana. Perselisihan ini bermula dari sebuah celetukan di tengah rapat yang dinilai menyinggung profesi wartawan. Untuk memahami lebih jelas mengenai duduk perkara masalah ini, berikut adalah rangkuman informasi mengenai insiden tersebut.

Bagaimana kronologi awal terjadinya ketegangan antara Deddy Sitorus dan wartawan?

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Peristiwa ini bermula ketika para wartawan sedang memantau jalannya rapat Komisi II DPR RI. Pada saat itu, jurnalis berada di depan ruang rapat Komisi II untuk melakukan tugas peliputan. Situasi kemudian berubah ketika Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, terlihat mendatangi lokasi. Saat Sufmi Dasco Ahmad masuk ke dalam ruang rapat tersebut, para wartawan kemudian ikut menyerbu masuk ke dalam ruangan untuk terus melakukan pemantauan. Di tengah keramaian saat memasuki ruangan tersebut, terdengar suara Deddy Sitorus yang melontarkan ucapan "kayak sirkus" serta kata "ke atas". Ucapan inilah yang kemudian memicu reaksi keberatan dari para jurnalis yang berada di tempat kejadian.

Apa alasan Koordinator Wartawan Parlemen melayangkan protes keras?

Baca Juga

Strategi Daerah Mengatasi Defisit Anggaran Akibat Pemotongan Transfer Pusat

Strategi Daerah Mengatasi Defisit Anggaran Akibat Pemotongan Transfer Pusat

Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) memprotes keras ucapan tersebut karena dinilai tidak pantas. Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra, menyatakan keberatan atas pernyataan Deddy Sitorus. Erwin menganggap anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP tersebut telah menyebut wartawan kayak sirkus. KWP menilai ucapan itu sebagai bentuk penghinaan terhadap tugas-tugas jurnalistik yang sedang dijalankan oleh para wartawan secara terbuka di area gedung wakil rakyat tersebut.

Apa saja tuntutan yang diajukan oleh pihak wartawan kepada Deddy Sitorus?

Sebagai respons atas insiden tersebut, KWP memberikan tenggat waktu selama 1x24 jam bagi Deddy Sitorus untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Apabila dalam waktu 1x24 jam tidak ada permintaan maaf yang disampaikan, KWP menegaskan akan melaporkan persoalan ini ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Selain itu, surat laporan tersebut rencananya juga akan ditembuskan kepada Fraksi PDIP, DPP PDIP, hingga ke pimpinan DPR RI sebagai bentuk keseriusan protes dari pihak KWP.

Bagaimana pembelaan Deddy Sitorus terhadap tudingan tersebut?

Baca Juga

Duduk Perkara dan Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Ucapan Kayak Sirkus di Rapat DPR

Duduk Perkara dan Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Ucapan Kayak Sirkus di Rapat DPR

Deddy Sitorus secara tegas membantah telah menyebut wartawan sebagai "gerombolan sirkus". Ia menjelaskan bahwa protes yang disampaikannya di dalam rapat sebenarnya ditujukan kepada para staf dan tenaga ahli (TA) yang berkerumun di dalam ruang sidang, padahal sudah disediakan tempat khusus di area balkon. Karena merasa tidak pernah menyebut atau menyinggung wartawan dalam ucapannya, Deddy menyatakan dirinya tidak perlu meminta maaf. Ia juga mengaku tidak mempermasalahkan rencana KWP yang ingin melaporkannya ke MKD. Deddy mempersilakan langkah tersebut dan menyatakan tidak ada masalah.

Apa isi klarifikasi lengkap yang disampaikan oleh Deddy Sitorus mengenai ucapannya?

Pada hari yang sama, Deddy Yevri Sitorus merilis klarifikasi tertulis yang memuat enam poin penjelasan. Ia membeberkan bahwa kalimat yang sebenarnya diucapkan saat rapat tersebut adalah, "Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini." Deddy menegaskan dirinya sama sekali tidak menghalangi wartawan untuk meliput, karena rapat Komisi II bersama pemerintah bersifat terbuka. Untuk meluruskan permasalahan ini, ia menyatakan siap memberikan klarifikasi melalui pihak Dewan Pers jika memang diperlukan.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIDeddy SitorusPDIPKWPWartawan

Berita Terbaru Lainnya

Upaya BTN Sediakan KPR Terjangkau dan Dorong Ekonomi Sektor PerumahanAnalisis Pergerakan Pasar Saat IHSG Bangkit dan Asing Melego SahamMemahami Alasan Dominasi Pria dalam Investasi Kripto dan Perkembangan Regulasinya di IndonesiaRencana Penjualan Saham Piala Dunia dan Ancaman Boikot UEFA Terhadap Turnamen FIFAStrategi Daerah Mengatasi Defisit Anggaran Akibat Pemotongan Transfer PusatDuduk Perkara dan Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Ucapan Kayak Sirkus di Rapat DPREvaluasi Program Internship Dokter Indonesia, Kemenkes Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Massal PesertaDinamika Harga Komoditas Global, Kenaikan Serempak Batu Bara, CPO, Nikel, dan Timah

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan Pasar Saat IHSG Bangkit dan Asing Melego Saham

Finance

Analisis Pergerakan Pasar Saat IHSG Bangkit dan Asing Melego Saham

31 Jul 2026

Upaya BTN Sediakan KPR Terjangkau dan Dorong Ekonomi Sektor Perumahan

Ekonomi

Upaya BTN Sediakan KPR Terjangkau dan Dorong Ekonomi Sektor Perumahan

31 Jul 2026

Memahami Alasan Dominasi Pria dalam Investasi Kripto dan Perkembangan Regulasinya di Indonesia

Keuangan

Memahami Alasan Dominasi Pria dalam Investasi Kripto dan Perkembangan Regulasinya di Indonesia

31 Jul 2026

Rencana Penjualan Saham Piala Dunia dan Ancaman Boikot UEFA Terhadap Turnamen FIFA

Olahraga

Rencana Penjualan Saham Piala Dunia dan Ancaman Boikot UEFA Terhadap Turnamen FIFA

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Analisis Pergerakan Pasar Saat IHSG Bangkit dan Asing Melego SahamFinance 路 31 Jul 2026
  4. 4Upaya BTN Sediakan KPR Terjangkau dan Dorong Ekonomi Sektor PerumahanEkonomi 路 31 Jul 2026
  5. 5Memahami Alasan Dominasi Pria dalam Investasi Kripto dan Perkembangan Regulasinya di IndonesiaKeuangan 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap