farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Cara Memahami Dampak Panjang Perang Rusia dan Ukraina terhadap Indonesia

Nurdin PadotoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami Dampak Panjang Perang Rusia dan Ukraina terhadap Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan pandangannya mengenai situasi geopolitik global saat ini, khususnya terkait durasi konflik bersenjata di Eropa Timur. Dalam sebuah pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat, 31 Juli, beliau menyampaikan sebuah pernyataan penting. Prabowo Subianto menyebut bahwa durasi perang antara Rusia

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
dengan Ukraina bisa saja berlangsung lebih lama dibandingkan dengan masa Perang Dunia II. Pernyataan ini menjadi sorotan utama mengingat skala dari perang bersejarah tersebut. Melalui pemahaman terhadap poin-poin yang disampaikan oleh Presiden, masyarakat dapat mengetahui cara melihat proyeksi kondisi global ke depan beserta imbasnya.

Langkah pertama untuk memahami perbandingan yang dibuat oleh Presiden Prabowo Subianto adalah dengan melihat kembali catatan sejarah mengenai Perang Dunia II. Perang Dunia II merupakan salah satu konflik yang berlangsung selama sekitar enam tahun. Konflik ini ditandai dengan invasi yang dilakukan oleh Nazisme Jerman ke wilayah Polandia pada tahun 1939. Pertempuran tersebut kemudian diakhiri dengan kekalahan blok poros atas sekutu pada bulan Agustus 1945. Perbandingan durasi perang bersejarah ini digunakan oleh Presiden untuk memberikan gambaran mengenai seberapa panjang perang yang saat ini sedang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Baca Juga

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Langkah kedua dalam memahami peringatan dari Presiden Prabowo Subianto adalah dengan mengenali situasi kerawanan dunia secara menyeluruh. Dalam pidatonya di hadapan Kadin, beliau mengingatkan bahwa dunia saat ini sedang dipenuhi dengan ketidakpastian. Presiden mendeskripsikan kondisi geopolitik global saat ini sebagai situasi yang sangatlah rawan. Kerawanan ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan ditandai dengan peperangan yang terjadi di mana-mana. Memahami kondisi dunia yang penuh ketidakpastian ini menjadi kunci bagi berbagai pihak untuk menyadari dinamika situasi internasional yang sedang berlangsung.

Langkah ketiga adalah memetakan titik-titik konflik yang meluas beserta dampak kemanusiaannya. Selain perang antara Rusia dan Ukraina, Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti bahwa peperangan di kawasan lain juga ikut pecah. Beliau memberikan contoh mengenai konflik yang melibatkan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. Rangkaian peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia ini membawa dampak yang sangat besar. Menurut Prabowo Subianto, peperangan ini telah menelan jutaan korban. Fakta mengenai banyaknya korban ini menjadi alasan utama mengapa situasi global saat ini dinilai sangat rawan.

Baca Juga

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

Langkah keempat, sekaligus yang paling penting, adalah mengenali bagaimana eskalasi konflik ini membawa dampak secara langsung terhadap Indonesia. Meskipun peperangan seperti konflik Rusia dan Ukraina serta ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat terjadi di kawasan lain, Prabowo Subianto menegaskan bahwa bukan berarti hal itu tidak membawa dampak apa-apa terhadap Indonesia. Beliau menyebut bahwa peperangan di satu bagian dari bumi memiliki pengaruh yang luas. Secara spesifik, Presiden menyoroti bahwa dampak dari konflik global tersebut berimbas kepada harga pangan, harga bahan bakar minyak atau BBM, dan sebagainya. Mengetahui kaitan antara situasi geopolitik dan ekonomi ini merupakan cara utama untuk mengantisipasi potensi perubahan harga pangan dan energi di dalam negeri akibat peperangan di kawasan lain.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoUkrainaRusiaGeopolitikKadin

Berita Terbaru Lainnya

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya AlamPersiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di BantulDaftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak EkonomiPenyidikan Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan Agung

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

Otomotif

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar Otomotif

1 Agu 2026

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Nasional

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

1 Agu 2026

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

Nasional

Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya Alam

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifOtomotif 路 1 Agu 2026
  5. 5Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Nasional 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap