farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Upaya Pemerintah dan DPR RI Mengatasi Kekeringan Musim Kemarau Melalui Pembangunan Embung

Nurdin PadotoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Upaya Pemerintah dan DPR RI Mengatasi Kekeringan Musim Kemarau Melalui Pembangunan Embung
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Musim kemarau yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia sering kali membawa dampak kekeringan yang cukup signifikan bagi kehidupan masyarakat luas. Untuk mengatasi tantangan ketersediaan air tersebut, pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terus mendorong berbagai program penyediaan infrastruktur sumber daya air. Berikut adalah penjelasan untuk memahami langkah-langkah yang diambil dalam mengatasi dampak kekeringan di tanah air, berdasarkan keterangan resmi dari perwakilan anggota dewan.

Apa saja langkah konkret yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengantisipasi dampak kekeringan di musim kemarau?

Pemerintah telah menjalankan berbagai program strategis untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan kekeringan yang melanda berbagai daerah di Indonesia. Upaya utama tersebut berfokus pada penyediaan infrastruktur sumber daya air bagi masyarakat. Beberapa langkah nyata yang dilakukan oleh pemerintah meliputi pembangunan embung sebagai tempat penyimpanan air serta perbaikan jaringan irigasi. Selain itu, pemerintah juga secara aktif membangun sumur bor di wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Langkah lainnya adalah mengoptimalkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau yang biasa disingkat dengan Pamsimas, guna memastikan pasokan air bersih tetap tersedia di daerah terdampak.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Bagaimana bentuk dukungan dari Komisi V DPR RI terhadap program infrastruktur sumber daya air tersebut?

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program infrastruktur sumber daya air yang dilaksanakan oleh pemerintah. Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, menyebutkan bahwa dukungan ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan program penanggulangan kekeringan. Komisi V DPR RI mendukung penuh inisiatif pemerintah mulai dari pembangunan embung hingga perbaikan jaringan irigasi yang ada di berbagai wilayah. Dukungan terhadap program infrastruktur sumber daya air ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi masalah air minum dan menjaga ketersediaan air untuk sektor pertanian.

Baca Juga

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Mengapa penanganan masalah kekeringan di berbagai wilayah Indonesia dinilai tidak bisa dilakukan secara instan?

Novita Wijayanti selaku anggota Komisi V DPR RI mengakui bahwa penanganan masalah kekeringan di Indonesia tidak bisa dilakukan secara instan atau dalam waktu yang sangat singkat. Alasan utama dari kondisi ini adalah luasnya wilayah geografis negara Indonesia yang harus ditangani oleh pemerintah. Dengan cakupan wilayah yang begitu luas, program pembangunan embung, pembuatan sumur bor, hingga optimalisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat membutuhkan proses dan waktu pelaksanaannya. Oleh karena itu, penyelesaian masalah kekeringan secara menyeluruh memerlukan tahapan yang berkesinambungan dan tidak bisa selesai seketika.

Dalam acara apa penjelasan mengenai penanganan kekeringan ini disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI?

Penjelasan mengenai upaya penanganan kekeringan dan dukungan terhadap program infrastruktur sumber daya air ini disampaikan oleh Novita Wijayanti setelah beliau menghadiri sebuah acara bakti sosial. Kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2026. Acara ini berlokasi di wilayah Pulo Gebang, Jakarta Timur. Kegiatan bakti sosial di Pulo Gebang tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya.

Baca Juga

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Apa peran Novita Wijayanti dalam organisasi yang menyelenggarakan kegiatan bakti sosial tersebut?

Selain bertugas sebagai anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Novita Wijayanti juga memiliki peran penting dalam organisasi yang mengadakan bakti sosial di Pulo Gebang, Jakarta Timur. Beliau saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya atau yang sering disingkat dengan PP PIRA. Organisasi Perempuan Indonesia Raya ini merupakan sebuah perkumpulan yang memiliki afiliasi langsung dengan Partai Gerindra. Kehadirannya dalam acara tersebut mewakili kapasitasnya sebagai Ketua Umum PP PIRA sekaligus anggota dewan.

Seperti apa contoh nyata dari dampak kekeringan yang terjadi di daerah pertanian?

Dampak musim kemarau sangat dirasakan oleh sektor pertanian di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai salah satu contoh nyata, kondisi kekeringan sempat terpantau di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2026. Di wilayah tersebut, terdapat sebuah momen di mana seorang petani tertangkap kamera sedang mengendarai sepeda motor melewati sebuah embung. Embung tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan air untuk kebutuhan lahan pertanian sekitar. Namun, lahan sawah yang berada di kawasan Kecamatan Balongan, Indramayu tersebut dilaporkan dalam kondisi mengering akibat musim kemarau. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keberadaan embung dan sumur bor untuk membantu para petani.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kekeringanmusim kemarauKomisi V DPR RINovita WijayantiPamsimasEmbung

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoPelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPKemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikStrategi Membangun Resiliensi Berkelanjutan Berbasis Desa Menurut Inisiasi Indonesia di ACDMKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiProses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan BunPenetapan Pengusaha Nurman Herin Sebagai Tersangka Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie AdriansyahKejagung Berencana Titipkan Saksi Ferry Boboho ke LPSK demi Keamanan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Nasional

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

31 Jul 2026

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Nasional

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

31 Jul 2026

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Ekonomi

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

31 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Berita Nasional

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPNasional 路 31 Jul 2026
  5. 5Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikEkonomi 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap