farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi BTN Mendukung Program Penyediaan Tiga Juta Rumah Terjangkau

Uria NgauDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi BTN Mendukung Program Penyediaan Tiga Juta Rumah Terjangkau
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia memiliki target besar dalam penyediaan hunian bagi masyarakat, yakni program tiga juta rumah. Dalam upaya mewujudkan target tersebut, peran lembaga keuangan yang fokus pada sektor perumahan menjadi sangat krusial. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Nixon Napitupulu, memaparkan bahwa pihaknya terus menyusun strategi agar masyarakat dapat mengakses pembiayaan rumah yang terjangkau. Untuk memenuhi target pembangunan tiga juta rumah tersebut, pemerintah menjalankan dua skema utama. Skema pertama adalah melalui pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sedangkan skema kedua adalah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kedua skema ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang layak di seluruh wilayah Indonesia. Kehadiran program ini menjadi angin segar bagi masyarakat, dan kesiapan lembaga pembiayaan menjadi kunci utama keberhasilannya.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

BTN memiliki rekam jejak yang sangat panjang dalam ekosistem pembiayaan perumahan di Tanah Air. Sejak tahun 1976, BTN telah mendapatkan penugasan resmi untuk menjalankan pembiayaan perumahan nasional. Pada tahun yang sama pula, istilah Kredit Pemilikan Rumah atau KPR pertama kali diciptakan di BTN. Seiring berjalannya waktu, kontribusi BTN semakin membesar. Hingga kini, BTN telah menyalurkan pembiayaan rumah untuk sekitar 6,1 juta unit rumah yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan komitmen perusahaan, tetapi juga membuktikan kapabilitas institusi dalam menjalankan mandat negara. Pengalaman puluhan tahun ini mengukuhkan posisi BTN sebagai pemimpin pasar. Saat ini, BTN menguasai pangsa pasar pembiayaan rumah subsidi di kisaran 70 persen hingga 80 persen. Sementara itu, untuk pangsa pasar KPR secara keseluruhan, BTN mencatatkan porsi di kisaran 39 persen hingga 40 persen.

Baca Juga

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Dalam mendukung penyediaan hunian bersubsidi, pemerintah telah menyediakan kuota sekitar 350.000 unit untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun ini. Angka ini sejalan dengan kemampuan internal yang dimiliki oleh BTN. Secara tahunan, BTN memiliki kapasitas pembiayaan perumahan yang berada di kisaran 250.000 unit sampai 350.000 unit. Dengan kapasitas tersebut, BTN merasa optimistis mampu mencapai target penyaluran pembiayaan untuk 350.000 unit rumah hingga akhir tahun 2026. Upaya pencapaian target ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional serta memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan perumahan. Target yang ditetapkan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus mengoptimalkan kinerja penyaluran pembiayaan di tengah kebutuhan hunian nasional.

Kinerja penyaluran pembiayaan BTN juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid pada tahun 2026. Hingga bulan Juni 2026, pertumbuhan secara keseluruhan telah mencapai 4,8 persen. Pertumbuhan ini salah satunya ditopang oleh segmen KPR subsidi yang mencatatkan kenaikan sebesar 8,1 persen pada semester pertama tahun 2026. Selain mengandalkan KPR subsidi konvensional, BTN juga aktif menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) yang secara khusus dirancang untuk para pelaku usaha di sektor informal. Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, penyaluran KPP telah mencapai sekitar Rp 4,1 triliun. Angka ini merupakan bagian dari target total penyaluran KPP yang dipatok sebesar Rp 10 triliun untuk sepanjang tahun tersebut. Penyaluran fasilitas kredit bagi pelaku usaha informal ini menjadi bukti nyata bahwa akses pembiayaan perumahan kini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan pekerja.

Baca Juga

Proses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan Bun

Proses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan Bun

Untuk memperkuat ekosistem perumahan nasional, BTN juga menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Salah satu langkah penting yang diambil adalah bekerja sama dengan Danantara untuk mendorong pertumbuhan sektor perumahan secara lebih masif. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program hunian yang dicanangkan oleh pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan rumah, sektor perumahan juga memiliki dampak ekonomi yang sangat luas. Pertumbuhan di sektor perumahan menciptakan efek pengganda yang signifikan. Tercatat, ada 182 subsektor industri yang ikut bergerak dan merasakan dampak positif ketika sektor perumahan hidup dan berkembang di Indonesia. Efek pengganda ini membuktikan bahwa pembiayaan di sektor properti juga menjadi motor penggerak roda perekonomian nasional secara menyeluruh.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BTNKPRPerumahanNixon NapitupuluKredit Pemilikan Rumah

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoPelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPKemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikStrategi Membangun Resiliensi Berkelanjutan Berbasis Desa Menurut Inisiasi Indonesia di ACDMKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiProses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan BunPenetapan Pengusaha Nurman Herin Sebagai Tersangka Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie AdriansyahKejagung Berencana Titipkan Saksi Ferry Boboho ke LPSK demi Keamanan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Nasional

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

31 Jul 2026

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Nasional

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

31 Jul 2026

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Ekonomi

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

31 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Berita Nasional

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPNasional 路 31 Jul 2026
  5. 5Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikEkonomi 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap