farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti

Parlin SinagaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 18.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Ketidakpastian ekonomi global saat ini masih membayangi pasar keuangan dunia, termasuk di Indonesia. Meskipun bank sentral Amerika Serikat, The Fed, telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada tingkat saat ini, sikap hawkish yang terus ditunjukkan oleh lembaga tersebut mengindikasikan bahwa era suku bunga tinggi akan berlangsung lebih lama. Situasi yang sering dikenal dengan istilah "higher for longer" ini menjadi tantangan yang sangat serius bagi negara-negara berkembang. Kondisi tersebut berpotensi besar memengaruhi stabilitas pasar keuangan domestik, mengubah arah arus modal asing, serta memberikan tekanan pada pergerakan nilai tukar mata uang lokal.

Menanggapi dinamika ekonomi global tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Bank Indonesia
(BI),
Destry Damayanti
, menegaskan kesiapan bank sentral dalam mengawal stabilitas ekonomi nasional. Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring pada acara Media Editors Gathering di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Destry memberikan kepastian kepada publik dan pelaku pasar. Ia memastikan bahwa tidak ada perubahan arah kebijakan Bank Indonesia setelah pengunduran diri Gubernur BI terdahulu, Perry Warjiyo. Destry, yang sebelumnya menduduki posisi sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, kini mengemban amanah dan menjalankan tugas penuh sebagai Pejabat Sementara Gubernur hingga proses penunjukan gubernur definitif selesai dilakukan.

Sebagai langkah konkret dan terukur dalam menjaga stabilitas perekonomian di tengah tingginya ketidakpastian global, Bank Indonesia telah memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 5,75 persen. Keputusan strategis ini diambil demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan laju inflasi tetap berada dalam rentang yang terkendali. Saat ini, tantangan utama yang dihadapi oleh otoritas moneter adalah menjaga ketahanan nilai tukar rupiah sekaligus mengantisipasi tekanan inflasi dari dalam negeri. Perhatian khusus diberikan pada inflasi pangan yang tercatat masih berada di atas angka 5 persen, sementara inflasi inti dinilai masih berada dalam tingkat yang terkendali dan relatif aman.

Baca Juga

Kriteria dan Proses Seleksi Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Presiden Prabowo

Kriteria dan Proses Seleksi Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Presiden Prabowo

Untuk memperkuat pertahanan ekonomi dan daya tarik pasar domestik, Bank Indonesia terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter yang dimilikinya. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah menyesuaikan imbal hasil berbagai instrumen keuangan domestik, seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah penyesuaian imbal hasil ini terbukti sangat efektif dalam mendorong masuknya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. Hingga awal pekan ini, aliran modal asing yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan SRBI telah mencapai sekitar 10 miliar dolar AS. Masuknya aliran modal asing dalam jumlah besar ini dinilai memperkuat posisi cadangan devisa negara, sekaligus memberikan dukungan yang sangat penting bagi stabilitas pasar keuangan domestik di tengah gejolak global.

Di samping instrumen kebijakan moneter, Bank Indonesia juga secara konsisten tetap menjalankan kebijakan makroprudensial yang bersifat akomodatif guna mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Bank sentral terus memberikan insentif likuiditas kepada perbankan yang menyalurkan kredit ke sektor-sektor prioritas. Salah satu sektor yang menjadi fokus utama penerima manfaat dari kebijakan ini adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan likuiditas ini diharapkan dapat memastikan roda perekonomian tetap berputar dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga

Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India

Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India

Lebih lanjut, Bank Indonesia saat ini tengah menyiapkan rumusan kebijakan makroprudensial baru yang dirancang secara khusus untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan. Melalui penerapan kebijakan baru ini, institusi perbankan diharapkan dapat lebih banyak menyalurkan kredit ke sektor riil. Langkah ini dinilai lebih produktif dibandingkan perbankan hanya menempatkan dana likuiditas mereka pada instrumen surat berharga. Dengan sinergi yang kuat antara kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif, Bank Indonesia berupaya memastikan perekonomian domestik mampu melewati tantangan era suku bunga tinggi global secara aman dan stabil.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahBank IndonesiaUMKMSuku BungaDestry DamayantiKebijakan Moneter

Berita Terbaru Lainnya

Kriteria dan Proses Seleksi Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Presiden PrabowoSisa Bangunan Kampung Somang Muncul Kembali Akibat Menyusutnya Bendungan KarianStrategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan IndiaPentingnya Pembuktian Asal-usul Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie AdriansyahHonda Perkenalkan Mobil Listrik Super-ONE di GIIAS 2026, Hanya Tersedia 100 UnitCara Polisi Mengungkap dan Menindak Pelaku Pembunuhan di Grogol PetamburanRencana Konsolidasi Garuda Indonesia dan Pelita Air, Tahapan Kajian dan Prospek Maskapai BUMNPanduan Strategi Investasi Kripto dan Pengelolaan Portofolio di Tengah Fluktuasi Pasar

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Honda Perkenalkan Mobil Listrik Super-ONE di GIIAS 2026, Hanya Tersedia 100 Unit

Otomotif

Honda Perkenalkan Mobil Listrik Super-ONE di GIIAS 2026, Hanya Tersedia 100 Unit

31 Jul 2026

Pentingnya Pembuktian Asal-usul Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie Adriansyah

Hukum

Pentingnya Pembuktian Asal-usul Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie Adriansyah

31 Jul 2026

Sisa Bangunan Kampung Somang Muncul Kembali Akibat Menyusutnya Bendungan Karian

News

Sisa Bangunan Kampung Somang Muncul Kembali Akibat Menyusutnya Bendungan Karian

31 Jul 2026

Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India

Ekonomi

Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Honda Perkenalkan Mobil Listrik Super-ONE di GIIAS 2026, Hanya Tersedia 100 UnitOtomotif 路 31 Jul 2026
  4. 4Pentingnya Pembuktian Asal-usul Emas 74 Kilogram dalam Kasus Febrie AdriansyahHukum 路 31 Jul 2026
  5. 5Sisa Bangunan Kampung Somang Muncul Kembali Akibat Menyusutnya Bendungan KarianNews 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap