farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Panduan Strategi Investasi Kripto dan Pengelolaan Portofolio di Tengah Fluktuasi Pasar

Berlin SiregarDiterbitkan 31 Jul 2026 - 19.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Panduan Strategi Investasi Kripto dan Pengelolaan Portofolio di Tengah Fluktuasi Pasar
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pergerakan pasar aset kripto yang masih terus berfluktuasi mendorong para investor untuk melakukan penyesuaian strategi pengelolaan portofolio mereka. Perubahan harga yang dinamis di ekosistem digital menuntut pelaku pasar untuk lebih cermat dalam menentukan langkah agar nilai investasi tetap terjaga. Dalam merespons kondisi pasar yang tidak menentu tersebut, para investor kini kembali memusatkan transaksi perdagangan mereka pada aset-aset yang terbukti memiliki tingkat likuiditas tinggi. Memahami pergeseran preferensi strategi investasi ini sangat penting sebagai panduan bagi para pelaku pasar dalam menavigasi ekosistem aset digital secara lebih terukur.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Aktivitas perdagangan di bursa kripto saat ini terpantau semakin terkonsentrasi pada jajaran aset utama yang telah mapan. Aset-aset dengan likuiditas tinggi yang menjadi fokus investor tersebut meliputi Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan USDT. Terkait fenomena ini, Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, pada Jumat (31/7/2026) mengungkapkan bahwa data menunjukkan adanya perubahan preferensi perdagangan yang nyata ke arah aset-aset utama tersebut. Selain mengejar potensi imbal hasil, investor semakin mempertimbangkan aspek likuiditas dan fleksibilitas untuk menyesuaikan posisi mereka seiring dengan perubahan arah pasar.

Sebagai indikator utama dari dinamika pasar kripto, pergerakan harga Bitcoin memberikan gambaran jelas mengenai fluktuasi yang terjadi. Berdasarkan data yang dihimpun oleh CoinMarketCap per Kamis (30/7), harga Bitcoin sempat mencatatkan penguatan sebesar 0,46 persen dalam kurun waktu 24 jam. Namun, di sisi lain, aset ini masih menunjukkan pelemahan sebesar 2,48 persen jika dilihat dalam rentang waktu sepekan terakhir. Pada periode tersebut, Bitcoin diperdagangkan di kisaran angka 64.133 dolar AS. Sepanjang bulan Juli, pergerakan harga aset kripto terbesar di dunia ini terpantau berada pada rentang antara 60.000 dolar AS hingga 68.000 dolar AS.

Baca Juga

Mengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras Fortifikasi

Mengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras Fortifikasi

Dalam menghadapi pergerakan harga Bitcoin dan aset lainnya, peran stablecoin seperti USDT menjadi sangat krusial dalam strategi pengelolaan portofolio. Pasangan perdagangan IDR-USDT telah menjadi salah satu pilihan utama yang dimanfaatkan oleh investor untuk mengelola proses perpindahan dana antara mata uang rupiah dan ekosistem aset digital secara lancar. Lebih dari itu, USDT juga memiliki fungsi penting sebagai pasangan perdagangan yang sangat fleksibel karena secara luas digunakan sebagai denominasi dalam berbagai pasangan aset kripto. Mekanisme ini memberikan keleluasaan bagi investor, di mana mereka dapat mengalihkan posisi dari satu aset ke aset lainnya tanpa harus selalu mengonversi aset digital tersebut menjadi mata uang fiat.

Selain memusatkan perhatian pada aset kripto utama dan stablecoin, tren diversifikasi portofolio investor juga merambah ke instrumen aset global. Hal ini terlihat dari meningkatnya transaksi pada produk Tokenized US Stocks di platform Bittime. Volume transaksi untuk saham Amerika Serikat yang ditokenisasi tersebut tercatat mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, yakni mencapai 2,5 kali lipat pada bulan Juli 2026 apabila dibandingkan dengan transaksi pada bulan Juni 2026. Terdapat lima produk Tokenized US Stocks yang paling banyak diperdagangkan oleh para pengguna, yang meliputi SPCXX, NVDAX, CRCLX, MSTRX, dan AAPLX.

Baca Juga

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

Untuk melengkapi strategi investasi di tengah pergerakan pasar, pemanfaatan fitur-fitur yang memberikan nilai tambah juga semakin diminati. Instrumen Tokenized AI Stocks di platform Bittime, misalnya, didukung oleh kehadiran fitur Flexible Earn yang menawarkan potensi hadiah mencapai 7 persen bagi para penggunanya. Melalui ketersediaan aset kripto utama, stablecoin, hingga aset global yang ditokenisasi, para investor kini memiliki pilihan yang semakin beragam dalam mengelola portofolio mereka. Pada akhirnya, pertimbangan utama dalam menyusun strategi investasi di tengah dinamika pasar akan selalu bertumpu pada aspek likuiditas, diversifikasi, dan fleksibilitas pengelolaan aset.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiKriptoBitcoinBittimeTokenized US StocksPortofolio

Berita Terbaru Lainnya

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiKedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-HattaPanduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026Kinerja Keuangan, Operasional, dan Target Ekspansi PT Pertamina Geothermal Energy TbkMemahami Dampak Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Aliran Modal AsingMengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras FortifikasiRencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi PanganPolemik Ekspor Nikel dan Timah Terhambat Logam Tanah Jarang

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

News

Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

31 Jul 2026

Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif

Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026

31 Jul 2026

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

Ekonomi

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  4. 4Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-HattaNews 路 31 Jul 2026
  5. 5Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026Otomotif 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap