farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India

Ding BalangDiterbitkan 31 Jul 2026 - 19.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Mempercepat Penyediaan Rumah Layak Huni Berdasarkan Keberhasilan India
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kebutuhan rumah bagi masyarakat di Indonesia masih sangat besar, sehingga diperlukan upaya yang lebih cepat dan masif dari seluruh pihak terkait. Meskipun pencapaian saat ini sudah cukup membanggakan, pemerintah menyadari bahwa jumlah kebutuhan hunian masih sangat banyak. Prabowo Subianto menegaskan perlunya inovasi dan terobosan baru untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan tersebut. Persoalan perumahan dipandang sebagai kebutuhan yang sangat vital dan krusial, karena rumah memberikan perlindungan serta rasa aman bagi masyarakat luas. Mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar, penyediaan hunian memerlukan tekad, semangat, serta keberanian yang besar pula untuk menjawab tantangan tersebut.

Untuk merealisasikan percepatan penyediaan rumah layak huni, diperlukan langkah-langkah strategis yang terstruktur. Proses ini menuntut keberanian berpikir dan bertindak guna menghadirkan solusi yang efektif di lapangan. Pemerintah saat ini sedang merencanakan dan mempelajari cara-cara yang lebih inovatif. Berikut adalah panduan dan tahapan penting yang dapat diterapkan untuk mempercepat kepemilikan rumah bagi masyarakat, berdasarkan pendekatan yang ditekankan oleh Prabowo Subianto dalam mencari terobosan baru di sektor perumahan nasional.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah pertama adalah menumbuhkan keberanian untuk belajar dari pengalaman negara lain serta mencari teknik baru. Prabowo Subianto secara khusus mencontohkan keberhasilan bangsa India sebagai salah satu referensi utama. India dinilai sukses karena mampu membangun 40 juta rumah dalam kurun waktu 12 tahun, yang berarti mereka memproduksi kira-kira 3 juta rumah dalam setahun. Prabowo menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari bagaimana cara India melakukan hal tersebut. Keberanian mengambil risiko yang terukur, keberanian berbuat, serta keberanian mencari inovasi dan terobosan sangat diperlukan. Metode pembangunan yang selama ini sudah berjalan dengan baik tetap perlu diteruskan, namun mengadaptasi sistem dari negara yang telah sukses dapat menjadi kunci percepatan.

Baca Juga

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Langkah kedua adalah menggencarkan penyediaan akses pembiayaan bersubsidi secara massal bagi masyarakat luas. Implementasi nyata dari langkah ini ditunjukkan pada hari Kamis, 30 Juli 2026, ketika Prabowo meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Program penyediaan fasilitas pembiayaan ini memiliki nilai total mencapai Rp 880 miliar. Dengan adanya dukungan pendanaan dalam jumlah besar seperti KPR subsidi dan KUR perumahan, masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah mengakses modal untuk memiliki hunian yang layak.

Langkah ketiga adalah menyelenggarakan kegiatan pembangunan dan peresmian secara merata hingga ke berbagai daerah, tidak hanya terpusat di ibu kota. Sebagai contoh nyata, acara peresmian akad massal KPR subsidi dan KUR perumahan senilai Rp 880 miliar tersebut digelar secara hibrida dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Pendekatan hibrida dan desentralisasi semacam ini memastikan bahwa gaung program penyediaan perumahan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di luar kota-kota besar.

Baca Juga

Mengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras Fortifikasi

Mengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras Fortifikasi

Langkah keempat adalah membangun kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan melalui konsep Indonesia Incorporated. Percepatan penyediaan rumah tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur terkait. Kolaborasi ini harus melibatkan pemerintah, Bank Indonesia, perbankan Himbara, para pengembang, hingga pihak swasta nasional. Konsep Indonesia Incorporated menunjukkan upaya di mana pihak yang besar membantu pihak yang kecil agar semuanya dapat terus bekerja dan produktif. Prabowo menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus menjadi satu tim atau satu kesebelasan, di mana kunci utamanya adalah kerja sama yang solid.

Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, mulai dari adaptasi keberhasilan India hingga penguatan kolaborasi domestik, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian. Mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan masalah yang juga besar, penyelesaiannya mutlak membutuhkan sinergi tingkat tinggi. Dengan keberanian mencari inovasi, kemauan belajar dari pihak lain, dan penyediaan fasilitas pembiayaan yang tepat sasaran, penyediaan perumahan bagi seluruh rakyat diyakini akan berjalan lebih deras, lebih cepat, dan lebih masif.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKPR SubsidiHimbaraPuri Delta City Side BatangPembangunan Rumah

Berita Terbaru Lainnya

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiKedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-HattaPanduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026Kinerja Keuangan, Operasional, dan Target Ekspansi PT Pertamina Geothermal Energy TbkMemahami Dampak Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Aliran Modal AsingMengenali Modus Pengalihan Beras Premium Menjadi Beras FortifikasiRencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi PanganPolemik Ekspor Nikel dan Timah Terhambat Logam Tanah Jarang

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

News

Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

31 Jul 2026

Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif

Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026

31 Jul 2026

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

Ekonomi

Rencana Pertemuan Destry Damayanti dan Presiden Prabowo Bahas Pengendalian Inflasi Pangan

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  4. 4Kedatangan Pesawat Airbus A380-800 Emirates di Bandara Soekarno-HattaNews 路 31 Jul 2026
  5. 5Panduan Memilih dan Membeli Mercedes-Benz Terbaru di GIIAS 2026Otomotif 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap