Hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia di tingkat daerah terus diperkuat melalui berbagai forum koordinasi, salah satunya adalah forum Kelompok Kerja Bersama atau Jawatankuasa Kerja Bersama (KK/JKK) Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo). Sebagai wilayah yang berbagi perbatasan darat langsung, Provinsi Kalimantan Barat dan Negeri Sarawak memiliki kepentingan besar untuk menyelaraskan kebijakan pengelolaan kawasan perbatasan. Langkah nyata ini ditegaskan dalam Sidang ke-39 KK/JKK Sosek Malindo Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan Peringkat Negeri Sarawak yang diselenggarakan di Pontianak pada hari Rabu (29/7). Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan lintas batas di kedua belah pihak.
Pertemuan penting di Pontianak tersebut dihadiri oleh total 257 delegasi dari kedua negara. Delegasi Indonesia berpartisipasi dengan jumlah 151 perwakilan, sementara pihak Negeri Sarawak mengirimkan 106 perwakilan. Jalannya sidang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kalimantan Barat sekaligus Ketua Delegasi Indonesia, Harrison, bersama dengan Ir. Ts. Awang Mohammad Fadillah yang bertindak sebagai Ketua Delegasi Malaysia. Kehadiran tokoh daerah seperti Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal hasil-hasil kesepakatan yang dicapai demi kemajuan kawasan perbatasan bersama antara Indonesia dan Malaysia.








