farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Rencana Perum Bulog Bangun 100 Gudang Baru untuk Cadangan Beras Pemerintah

Parlin SinagaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Perum Bulog Bangun 100 Gudang Baru untuk Cadangan Beras Pemerintah
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Perum Bulog saat ini tengah mempersiapkan langkah strategis berskala besar untuk memperkuat kapasitas penyimpanan beras nasional di Indonesia. Langkah utama yang diambil oleh perusahaan umum milik negara ini adalah rencana pembangunan 100 gudang baru yang akan tersebar di berbagai wilayah. Proyek infrastruktur ini menjadi sangat penting dan krusial mengingat terus meningkatnya kebutuhan ruang penyimpanan untuk mengakomodasi hasil panen serta menjaga stabilitas cadangan pangan negara. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai proyek pembangunan fasilitas penyimpanan dari Perum Bulog tersebut.

Apa latar belakang dan alasan utama di balik rencana pembangunan seratus gudang baru ini?

Pembangunan fasilitas penyimpanan berskala besar ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Kebutuhan akan ruang penyimpanan tambahan menjadi sangat mendesak karena volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikantongi oleh Bulog saat ini telah mencapai angka yang sangat tinggi, yakni menyentuh 5,25 juta ton. Untuk merealisasikan proyek infrastruktur jaringan penyimpanan beras nasional ini, Perum Bulog sebelumnya telah mendapatkan tambahan kucuran dana yang signifikan. Dana tambahan sebesar Rp 5 triliun tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendanai pembangunan seratus gudang baru guna memperkuat infrastruktur pascapanen.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Bagaimana tahapan pelaksanaan proyek saat ini dan kapan target penyelesaiannya?

Baca Juga

Mengapa Hilirisasi Mineral Menjadi Penentu Prospek Saham Tambang BUMN

Mengapa Hilirisasi Mineral Menjadi Penentu Prospek Saham Tambang BUMN

Proses pembangunan seratus gudang baru tersebut saat ini telah resmi memasuki tahap lelang. Untuk memastikan pekerjaan konstruksi di lapangan berjalan dengan cepat, efektif, dan efisien, Bulog menerapkan mekanisme proses lelang terbatas. Lelang terbatas ini secara khusus akan melibatkan perusahaan-perusahaan BUMN Karya agar target penyelesaian proyek dapat dipercepat sesuai dengan tenggat waktu yang diharapkan. Segera setelah seluruh rangkaian proses lelang ini selesai, Perum Bulog akan langsung menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking dalam waktu dekat. Berdasarkan jadwal perencanaan yang telah disusun dengan saksama, sebagian dari bangunan gudang-gudang baru tersebut ditargetkan sudah rampung dikerjakan dan siap dioperasikan pada bulan Desember 2026.

Di wilayah mana saja fasilitas penyimpanan beras yang baru ini akan didirikan?

Proyek pembangunan infrastruktur gudang ini dirancang untuk mencakup seluruh wilayah tanah air, membentang luas dari Sabang sampai Merauke. Dalam pelaksanaan penyebarannya, pemerintah dan Perum Bulog memberikan prioritas utama pada daerah-daerah 3T, yakni kawasan terdepan, terluar, dan terpencil. Pemilihan lokasi prioritas di wilayah 3T ini bertujuan strategis untuk memastikan jangkauan distribusi beras nasional menjadi jauh lebih merata. Selain itu, langkah ini diambil agar ketahanan pangan dan ketersediaan cadangan beras di daerah-daerah yang selama ini terisolasi atau sulit dijangkau dapat terus terjaga dengan baik.

Apa kaitan antara pembangunan gudang baru ini dengan program pertanian pemerintah?

Baca Juga

Memahami Proses Pelaksanaan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Bank BTN

Memahami Proses Pelaksanaan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Bank BTN

Kebutuhan mendesak akan tambahan kapasitas penyimpanan ini sangat erat kaitannya dengan pelaksanaan Program Meningkatkan Produktivitas Areal Sawah (PMAAS). Program PMAAS ini secara aktif mendorong para petani di berbagai daerah untuk menggunakan benih unggul padi dalam kegiatan cocok tanam mereka. Melalui penerapan skema penggunaan benih unggul tersebut, program PMAAS diproyeksikan mampu menghasilkan tingkat produktivitas panen yang sangat tinggi, yakni diestimasikan mencapai lebih dari 10 ton gabah per hektare. Lonjakan hasil panen gabah yang masif ini otomatis membutuhkan kapasitas penyimpanan pascapanen yang jauh lebih besar dan memadai dibandingkan dengan fasilitas yang tersedia saat ini.

Bagaimana rincian capaian penyerapan dan total stok beras yang dikuasai oleh Bulog saat ini?

Berdasarkan data resmi terkini yang dirilis oleh Perum Bulog per tanggal 31 Juli 2026, realisasi penyerapan Cadangan Beras Pemerintah telah berhasil mencapai angka 3,507 juta ton. Pencapaian penyerapan tersebut setara dengan sekitar 87 persen dari total target penyerapan sebanyak 4 juta ton yang sebelumnya telah ditetapkan secara resmi di dalam Instruksi Presiden (Inpres). Sementara itu, total stok Cadangan Beras Pemerintah yang berhasil dikuasai secara keseluruhan oleh Perum Bulog pada tanggal 31 Juli 2026 telah menyentuh angka 5,257 juta ton. Tingginya angka capaian penyerapan serta besarnya jumlah stok CBP yang ada ini semakin menegaskan betapa pentingnya upaya percepatan penyelesaian seratus gudang baru tersebut agar daya tampung beras nasional tetap aman dan terkendali.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Perum BulogCadangan Beras PemerintahBerasKetahanan PanganBUMN Karya

Berita Terbaru Lainnya

Mengapa Hilirisasi Mineral Menjadi Penentu Prospek Saham Tambang BUMNMemahami Proses Pelaksanaan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Bank BTNPemanfaatan Teknologi Drone untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian di IndonesiaPutusan Mahkamah Konstitusi Pisahkan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan PendidikanPanduan Mengelola Anggaran Perawatan dan Dana Darurat PropertiCalon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian TugasCara Mempersiapkan Rumah Sakit Menghadapi Sistem Akreditasi Baru Berbasis Keselamatan PasienPerkembangan Infrastruktur, Lingkungan, dan Tata Kelola Pemerintahan di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Panduan Mengelola Anggaran Perawatan dan Dana Darurat Properti

Ekonomi

Panduan Mengelola Anggaran Perawatan dan Dana Darurat Properti

1 Agu 2026

Calon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian Tugas

Nasional

Calon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian Tugas

1 Agu 2026

Pemanfaatan Teknologi Drone untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian di Indonesia

Pertanian

Pemanfaatan Teknologi Drone untuk Meningkatkan Efisiensi Pertanian di Indonesia

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Mengelola Anggaran Perawatan dan Dana Darurat PropertiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Calon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian TugasNasional 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap