farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Calon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian Tugas

Berlin SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Calon Manajer Koperasi Lulusan SPPI Menanti Kepastian Gaji dan Rincian Tugas
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Kementerian Pertahanan telah merampungkan pendidikan dan pelatihan bagi puluhan ribu peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) gelombang pertama. Upacara penutupan pendidikan yang telah berlangsung selama 45 hari tersebut diselenggarakan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat, 31 Juli 2026. Program ini secara resmi meluluskan 33.785 peserta yang diproyeksikan untuk menggerakkan perekonomian di tingkat desa. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 28.626 orang disiapkan sebagai calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sementara 5.159 orang lainnya akan bertugas sebagai calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih. Meski telah dinyatakan lulus dan siap diterjunkan ke masyarakat, para peserta masih menanti kepastian mengenai besaran gaji dan rincian tugas spesifik mereka di lapangan.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Kondisi ini dialami oleh Farrel Rafif Wibowo, seorang pemuda berusia 23 tahun yang menjadi salah satu lulusan program SPPI tersebut. Sebagai lulusan Ilmu Komunikasi dari Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta, Farrel mengaku bahwa hingga upacara penutupan selesai, ia belum mengetahui secara pasti berapa penghasilan yang akan diterimanya. Selama proses pendaftaran hingga selesainya masa pelatihan, informasi mengenai nominal honorarium belum dirinci kepada para peserta. Rencananya, para calon manajer ini akan diikat dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan durasi selama dua tahun.

Walaupun belum ada kejelasan mengenai besaran gaji, Farrel menyatakan tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Bagi lulusan baru ini, kesempatan untuk mengelola koperasi yang tersebar di berbagai daerah merupakan pengalaman kerja profesional pertama yang sangat berharga. Ia meyakini bahwa rincian mengenai hak keuangan akan segera diumumkan saat penandatanganan kontrak kerja. "Kita belum dikasih tahu berapa gaji yang akan diterima," kata Farrel. Ia juga menambahkan, "Detailnya masih tetap menunggu info dari atasan."

Baca Juga

Identitas Kependudukan Digital Kementerian Dalam Negeri Raih Penghargaan Top Public Service Application

Identitas Kependudukan Digital Kementerian Dalam Negeri Raih Penghargaan Top Public Service Application

Selain persoalan hak keuangan, para calon manajer juga masih menantikan rincian pekerjaan atau deskripsi tugas pokok yang harus mereka jalankan. Farhan Juliansyah, calon manajer berusia 25 tahun, mengungkapkan bahwa selama masa pelatihan, para peserta baru diberikan pembekalan mengenai tugas pokok seorang manajer secara umum. Pemuda yang merupakan lulusan Arsitektur dari Universitas Bung Hatta, Padang, ini sebelumnya sempat bekerja sebagai desainer arsitektur sebelum akhirnya memutuskan untuk mendaftar sebagai manajer koperasi desa merah putih. "Untuk job desk detailnya nanti akan diinformasikan lagi, soalnya di akun portalnya sendiri masih belum dikeluarkan," tutur Farhan menjelaskan situasi yang dihadapinya.

Menanggapi ketidakpastian mengenai gaji para lulusan SPPI, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memberikan penjelasan dari pihak penyelenggara. Ia mengungkapkan bahwa besarnya nominal gaji bagi para calon manajer tersebut masih dalam tahap pembahasan secara internal. Pihaknya berupaya untuk segera menyelesaikan perumusan standar gaji agar para lulusan mendapat kepastian. "Siang ini akan rapat untuk bahas itu," ujar Joao pada hari kelulusan tersebut.

Baca Juga

Mengklarifikasi Transaksi Properti Masa Lalu Saat Penyelidikan TPPU oleh KPK

Mengklarifikasi Transaksi Properti Masa Lalu Saat Penyelidikan TPPU oleh KPK

Terkait dengan penempatan tugas, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Tri Budi Utomo, memastikan bahwa seluruh peserta yang telah lulus akan segera ditempatkan di berbagai daerah. Proses penempatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program pemberdayaan ekonomi berjalan maksimal. "Mereka nantinya akan mendapat penugasan selama kurang lebih dua tahun," kata Tri Budi Utomo saat memberikan keterangan mengenai masa depan para lulusan SPPI.

Untuk melengkapi rencana penempatan tersebut, Joao Angelo De Sousa Mota menjelaskan bahwa lokasi penugasan para calon manajer akan disesuaikan dengan domisili masing-masing peserta. Langkah ini diambil agar para manajer dapat lebih mudah beradaptasi. Secara infrastruktur, Joao mengatakan bahwa hingga saat ini ada 18.672 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah selesai dibangun. Dari jumlah bangunan fisik tersebut, sebanyak 1.021 koperasi sudah mulai beroperasi dan akan langsung menjadi lokasi penempatan bagi para manajer lulusan pelatihan SPPI gelombang pertama ini.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PertahananSPPIKoperasi DesaAgrinas Pangan NusantaraKDKMP

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak EkonomiPenyidikan Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan AgungIdentitas Kependudukan Digital Kementerian Dalam Negeri Raih Penghargaan Top Public Service ApplicationMengklarifikasi Transaksi Properti Masa Lalu Saat Penyelidikan TPPU oleh KPKKasus Teror Karangan Bunga Dokter Oky Pratama Naik ke Tahap PenyidikanUpaya Kemendagri Membangun Soliditas dan Kompetensi Pranata HumasMembedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu Pemerintah

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

Ekonomi

Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026

1 Agu 2026

Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi

Ekonomi

Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak Ekonomi

1 Agu 2026

Mengklarifikasi Transaksi Properti Masa Lalu Saat Penyelidikan TPPU oleh KPK

Nasional

Mengklarifikasi Transaksi Properti Masa Lalu Saat Penyelidikan TPPU oleh KPK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Daftar Harga Pertamax Series Terbaru Mulai 1 Agustus 2026Ekonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi Ciangir, Target, Fasilitas, dan Dampak EkonomiEkonomi 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap