farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Prediksi Kenaikan BI Rate dan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akhir 2026

Uria NgauDiterbitkan 31 Jul 2026 - 02.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prediksi Kenaikan BI Rate dan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akhir 2026
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Bank Indonesia diperkirakan masih memiliki ruang yang cukup untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate hingga akhir tahun 2026. Kebijakan moneter ini diproyeksikan bisa mengalami penyesuaian berupa kenaikan hingga dua kali lagi, dengan masing-masing peningkatan sebesar 25 basis poin. Langkah antisipatif tersebut dinilai sangat diperlukan apabila tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang diakibatkan oleh ketidakpastian kondisi global masih terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan. Perkiraan mengenai arah kebijakan suku bunga ini disampaikan secara langsung oleh Ekonom Bank Danamon

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
, Irman Faiz. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Irman seusai dirinya menghadiri acara Media Luncheon yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-70 Danamon di Jakarta pada hari Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam pemaparannya di acara tersebut, Irman Faiz menjelaskan bahwa peluang berlanjutnya tren kenaikan BI Rate sangat bergantung pada dinamika perkembangan kondisi global yang terjadi saat ini. Apabila kondisi perekonomian dan geopolitik global menunjukkan tanda-tanda perbaikan, Bank Indonesia kemungkinan besar tidak perlu memanfaatkan seluruh ruang kenaikan suku bunga yang diproyeksikan tersebut. Saat ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing lebih banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal. Beberapa faktor utama yang memicu ketidakpastian tersebut mencakup peningkatan tensi geopolitik di tingkat internasional serta tingginya volatilitas yang terjadi di pasar keuangan global. Selain itu, fluktuasi pergerakan harga minyak dunia juga menjadi salah satu indikator penting yang terus dipantau karena memiliki dampak rambatan langsung terhadap stabilitas perekonomian domestik.

Baca Juga

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona Hijau

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona Hijau

Meskipun terdapat berbagai sentimen eksternal yang membayangi pasar, tekanan terhadap pergerakan nilai tukar rupiah saat ini dinilai masih berada dalam batas yang relatif terkendali. Situasi yang cukup stabil ini utamanya disebabkan oleh lonjakan harga minyak dunia yang ternyata belum sebesar angka yang sebelumnya dikhawatirkan oleh para pelaku pasar. Irman menilai bahwa apabila eskalasi konflik geopolitik yang sedang berlangsung tidak meluas secara signifikan, maka dampaknya terhadap nilai tukar rupiah juga akan relatif terbatas. Kondisi yang terkendali tersebut pada akhirnya diharapkan bisa menjadi sebuah sentimen yang positif bagi pergerakan nilai tukar mata uang domestik dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depannya.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah secara menyeluruh, penerapan instrumen kebijakan moneter dari Bank Indonesia dinilai tidak akan cukup jika hanya dilakukan sendirian. Pemerintah pusat juga dituntut untuk ikut berperan aktif dengan cara menjaga disiplin fiskal agar tingkat kepercayaan investor terhadap pasar domestik tetap terpelihara dengan baik. Terkait hal ini, keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) Global Ratings yang baru saja mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan prospek stabil telah menjadi sinyal positif bagi para pelaku pasar. Penilaian bergengsi dari S&P tersebut menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dinilai sangat kuat, meskipun berbagai arah kebijakan pemerintah saat ini sedang berada dalam masa transisi. S&P juga menilai bahwa arah transformasi yang dilakukan oleh pemerintah sudah menunjukkan tren yang positif, sehingga fokus utamanya kini berada pada tahap eksekusi kebijakan yang harus berjalan baik agar kepercayaan investor tetap terjaga secara optimal.

Baca Juga

Kebijakan Wajib Kebun bagi Pabrik Gula Rafinasi dan Dampaknya pada Industri Nasional

Kebijakan Wajib Kebun bagi Pabrik Gula Rafinasi dan Dampaknya pada Industri Nasional

Sejalan dengan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kepercayaan pasar, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 diperkirakan memiliki peluang untuk mencatatkan kinerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan pencapaian pada kuartal sebelumnya. Rasa optimisme terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi ini didorong oleh adanya potensi peningkatan realisasi belanja pemerintah pada paruh kedua tahun ini. Peningkatan serapan anggaran dan realisasi belanja tersebut sangat diharapkan mampu menggerakkan daya beli serta konsumsi masyarakat, sekaligus mendorong masuknya aliran investasi. Namun, pemerintah tetap diingatkan untuk memastikan bahwa penerimaan negara, khususnya yang bersumber dari sektor pajak, dapat direalisasikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Penerimaan negara yang sesuai target menjadi syarat mutlak agar ruang belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, sehingga program stimulus yang telah disiapkan dapat berjalan secara optimal.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahBank Indonesiaekonomi IndonesiaBank DanamonBI RateIrman Faiz

Berita Terbaru Lainnya

Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di TangerangIHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona HijauBudaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak ManusiaMemahami Duduk Perkara Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Perkapalan PT JasindoPerkembangan Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Semester I 2026Menteri PKP Maruarar Sirait Wajibkan Setiap Rumah Subsidi Tanam Satu PohonMRT Jakarta Rencanakan Pembangunan Apartemen di Blok M untuk Milenial dan Gen ZAlasan Darije Kalezic Kembali Menangani PSM Makassar Musim 2026/2027

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di Tangerang

Bisnis

Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di Tangerang

31 Jul 2026

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona Hijau

Ekonomi

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona Hijau

31 Jul 2026

Budaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak Manusia

Gaya Hidup

Budaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak Manusia

31 Jul 2026

Perkembangan Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Semester I 2026

Bisnis

Perkembangan Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Semester I 2026

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Pantau Potensi Bisnis, Investor Ajaib Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX di TangerangBisnis 路 31 Jul 2026
  4. 4IHSG Ditutup Naik 1,56%, Lebih dari 500 Saham Parkir di Zona HijauEkonomi 路 31 Jul 2026
  5. 5Budaya Konten Cepat dan Dampaknya pada Fokus Otak ManusiaGaya Hidup 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap