farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Kepala Daerah Minta Pemerintah Tiadakan Pemotongan Anggaran pada 2027

Yolanda SompaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepala Daerah Minta Pemerintah Tiadakan Pemotongan Anggaran pada 2027
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Para pemimpin daerah di Indonesia secara resmi memohon kepada pemerintah agar tidak ada lagi pemotongan anggaran daerah pada tahun 2027 mendatang. Permohonan krusial ini disuarakan secara langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bursah Zarnubi. Aspirasi dari para kepala daerah tersebut disampaikan dalam agenda Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama jajaran Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Pertemuan tatap muka yang membahas mengenai kebijakan efisiensi anggaran ini diselenggarakan di Gedung Parlemen, Jakarta, pada hari Kamis, 30 Juli 2026.

Agenda Rapat Kerja dan RDPU tersebut tetap dilangsungkan pada hari itu meskipun para anggota parlemen sebenarnya sedang berada dalam masa reses. Terkait hal ini, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memberikan penjelasannya. Ia menyatakan bahwa pertemuan pada hari ini memiliki tingkat urgensi yang sangat tinggi, sehingga rapat harus tetap dilaksanakan di masa reses DPR RI. Agenda penting di Gedung Parlemen ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Keluhan dan aspirasi dari para pemimpin daerah tersebut disampaikan secara langsung di depan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang ikut hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum antara Komisi II DPR RI tersebut.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Baca Juga

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Dalam jalannya rapat tersebut, Bursah Zarnubi secara rinci memaparkan kondisi keuangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah. Ia mengatakan bahwa beban daerah akan menjadi semakin berat jika adanya pemotongan anggaran pada saat mereka harus melakukan percepatan pembangunan daerah secara masif. Di samping itu, pemerintah daerah juga dituntut untuk mendukung keberhasilan berbagai proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Di sisi lain, para pemimpin daerah mengaku memiliki keterbatasan fiskal yang nyata untuk menangani tanggung jawab percepatan pembangunan dan mendukung proyek nasional tersebut. Keterbatasan ruang fiskal ini utamanya terjadi karena adanya kebijakan pemotongan anggaran serta kewajiban efisiensi anggaran yang harus dijalankan oleh daerah.

Menyikapi keterbatasan fiskal yang dihadapi oleh kabupaten dan kota, Ketua Umum APKASI menegaskan kembali permohonannya terkait alokasi anggaran di masa depan. Dalam pernyataannya di hadapan Komisi II DPR RI, Bursah Zarnubi menyampaikan kutipan permohonan yang secara spesifik menyoroti tahun anggaran mendatang. "Untuk itu kami memohon pada tahun 2007 nanti tidak ada lagi pemotongan anggaran agar kami dapat leluasa mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan layanan publik serta mendukung proyek strategis nasional," ujar Bursah di Gedung Parlemen, Jakarta. Kutipan lisan yang menyebutkan tahun 2007 tersebut merujuk pada permohonan agar tidak ada efisiensi atau pemotongan anggaran pada tahun 2027.

Baca Juga

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Selain membahas permohonan penolakan terhadap kebijakan pemotongan anggaran daerah pada tahun 2027, pertemuan tingkat tinggi ini juga mendiskusikan sejumlah agenda krusial lainnya. Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menjelaskan bahwa rapat tersebut secara khusus membahas tiga pokok hal penting yang berkaitan erat dengan tata kelola keuangan dan pemerintahan daerah. Pokok bahasan yang pertama adalah mengenai kebijakan renumerasi bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Selanjutnya, rapat tersebut juga membahas secara mendalam mengenai sistematika dana bagi hasil antara pusat dan daerah. Pokok bahasan penting yang terakhir adalah mengenai upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIPemerintah DaerahAnggaran DaerahAPKASIFiskal

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoPelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPKemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikStrategi Membangun Resiliensi Berkelanjutan Berbasis Desa Menurut Inisiasi Indonesia di ACDMKolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiProses Logistik dan Rincian Penerimaan Ekspor Kelapa Sawit dari Pangkalan BunPenetapan Pengusaha Nurman Herin Sebagai Tersangka Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie AdriansyahKejagung Berencana Titipkan Saksi Ferry Boboho ke LPSK demi Keamanan

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Nasional

Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry Warjiyo

31 Jul 2026

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

Nasional

Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP

31 Jul 2026

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

Ekonomi

Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan Pabrik

31 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Berita Nasional

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Proses Pergantian Gubernur Bank Indonesia Setelah Pengunduran Diri Perry WarjiyoNasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Pelaksanaan Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPPNasional 路 31 Jul 2026
  5. 5Kemenperin Siapkan War Room untuk Pantau Kinerja dan Cegah Penutupan PabrikEkonomi 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap