farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Pertanian

Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan Tanaman dan Mengatasi Tantangan Pertanian Modern

Nurdin PadotoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 17.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengoptimalkan Pertumbuhan Tanaman dan Mengatasi Tantangan Pertanian Modern
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Menjaga tanaman agar tetap tumbuh optimal di tengah perubahan cuaca merupakan tantangan besar bagi para petani di Indonesia. Cekaman abiotik, seperti kondisi lingkungan yang tidak ideal akibat panas, kekeringan, atau faktor non-hama lainnya, sering kali menghambat produktivitas pertanian. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan biostimulan menjadi salah satu langkah modern yang sangat direkomendasikan. Syngenta Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi pertanian berkelanjutan dengan meluncurkan biostimulan terbaru bernama CUPRINOMAT庐. Peluncuran ini dilakukan dalam acara Grand Finale yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Selasa (28/7). Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto, menyatakan bahwa produk ini diformulasikan khusus untuk membantu meningkatkan proses alami tanaman serta toleransi terhadap cekaman abiotik.

Langkah penting dalam mengoptimalkan budidaya adalah memahami kandungan produk yang diaplikasikan pada tanaman. CUPRINOMAT庐 mengkombinasikan bahan-bahan penting seperti asam amino, asam humat, asam fulvat, serta nutrisi mikro yang komprehensif. Kombinasi ini bekerja secara sinergis untuk membantu mempercepat pertumbuhan tanaman, memperkuat ketahanan terhadap stres lingkungan, mengoptimalkan penyerapan nutrisi, dan mendukung hasil panen yang lebih tinggi. Dengan mengaplikasikan teknologi ini, petani dapat merasakan tiga manfaat utama, yaitu solusi lengkap tepat, pertumbuhan memikat, dan hasil melompat. Penggunaan biostimulan yang tepat akan sangat membantu tanaman melewati fase-fase kritis, terutama di tengah tantangan iklim yang menuntut praktik pertanian yang lebih adaptif.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Baca Juga

Pilihan Akomodasi Nyaman dan Tren Liburan Keluarga di Berbagai Destinasi

Pilihan Akomodasi Nyaman dan Tren Liburan Keluarga di Berbagai Destinasi

Sebelum menerapkan suatu produk secara luas, para petani disarankan untuk melihat bukti nyata efektivitasnya di lapangan. Sebagai sarana edukasi langsung, mobil aktivasi CUPRINOMAT庐 melakukan perjalanan panjang dengan rute yang dimulai dari Medan dan singgah di Alahan Panjang, Lampung, Karawang, Indramayu, Grobogan, Jember, Lombok, serta Makassar, sebelum akhirnya tiba di Sidrap. Hal yang membedakan program ini adalah adanya spesimen tanaman yang dibawa dari awal hingga akhir perjalanan untuk mendemonstrasikan perubahan kondisi lingkungan. Faizal Abrudin, selaku Portfolio Manager Biostimulant Syngenta Indonesia, menjelaskan bahwa tanaman yang diberi perlakuan menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tanaman tanpa perlakuan. Pertemuan ini menjangkau total 500 petani untuk berbagi informasi mengenai manfaat produk tersebut. Jumaidi, seorang petani padi dari Sidrap, juga mengakui bahwa tanaman yang diberi produk tersebut tumbuh lebih baik sehingga membantu petani menghadapi tantangan cuaca.

Dalam upaya menyuburkan tanaman, petani harus berhati-hati dan menghindari penggunaan bahan-bahan yang tidak sesuai peruntukannya. Menggunakan bahan kimia manusia untuk pertanian sangat tidak dianjurkan. Dr Efi Toding Tondok dari IPB University secara tegas mengingatkan bahwa parasetamol bukanlah penyubur tanaman. Penggunaan parasetamol pada lahan pertanian justru berisiko memicu resistensi patogen serta dapat merusak ekosistem secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan selalu menggunakan produk pertanian resmi yang telah teruji secara ilmiah dan diformulasikan khusus untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga

Panduan dan Filosofi Logo Resmi HUT Ke-81 RI Tahun 2026

Panduan dan Filosofi Logo Resmi HUT Ke-81 RI Tahun 2026

Selain menggunakan biostimulan, langkah lain untuk menjaga produktivitas adalah mengatasi masalah degradasi tanah dan mengamankan pasokan sarana pertanian. Untuk permasalahan degradasi tanah pertanian di Indonesia, Pupuk Hayati DINOSAURUS hadir sebagai salah satu solusi yang diperkenalkan pada perhelatan INAGRITECH 2026. Sementara itu, nilai strategis pasokan pupuk Indonesia juga diakui secara internasional, terbukti dari langkah Menteri Pertanian Australia, Julie Collins, yang menelepon Mentan Amran Sulaiman untuk berterima kasih atas pasokan pupuk Indonesia senilai Rp7 triliun. Mengingat tingginya nilai sarana pertanian ini, petani juga diimbau untuk meningkatkan keamanan penyimpanannya. Sebagai contoh kewaspadaan, jajaran Polsek Muara Kaman, Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, baru-baru ini berhasil mengamankan dua orang pria yang merupakan komplotan pencuri pupuk. Dengan kombinasi perlindungan tanaman, pemulihan tanah, dan keamanan sarana produksi, hasil pertanian dapat dicapai secara maksimal.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BiostimulanSyngenta IndonesiaCUPRINOMATPertanian BerkelanjutanEdukasi Petani

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Lokasi Kantong Parkir dan Akses Masuk Zikir Doa Kebangsaan di MonasPerum BULOG Perkuat Edukasi Mutu Beras, Kualitas Tidak Hanya Ditentukan WarnaDaftar Lengkap Harga BBM Pertamina Setelah Penyesuaian per 1 Agustus 2026Pilihan Akomodasi Nyaman dan Tren Liburan Keluarga di Berbagai DestinasiPanduan dan Filosofi Logo Resmi HUT Ke-81 RI Tahun 2026Maestro Seni Rupa Nasirun Meninggal Dunia, Berikut Informasi Waktu dan Rencana PemakamanProses Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan Menuju 2028Presiden Prabowo Subianto Bertemu Pengusaha Kadin Pusat dan Daerah di Istana Negara

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap