farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi & Pembangunan

Cara Mengembangkan Proyek Strategis Daerah Melalui Skema Pembiayaan Kolaboratif

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 10.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengembangkan Proyek Strategis Daerah Melalui Skema Pembiayaan Kolaboratif
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pengembangan proyek strategis di sebuah kota sering kali membutuhkan alternatif pendanaan agar tidak sepenuhnya mengandalkan anggaran daerah. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah skema pembiayaan kolaboratif. Pendekatan ini memungkinkan pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk tetap menjalankan pembangunan kawasan secara optimal. Sebagai contoh penerapan, pengembangan Pulomas Tower di Jakarta Timur dapat menjadi referensi. Proyek Pulomas Tower akan dikembangkan sebagai kawasan produktif yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Equestrian. Integrasi ini secara khusus bertujuan untuk mendukung konsep kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD). Melalui langkah-langkah strategis, skema pendanaan alternatif ini dapat diwujudkan secara efektif.

Langkah pertama dalam mengembangkan proyek infrastruktur melalui skema kolaboratif adalah merumuskan konsep pembangunan yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru. Dalam kasus Pulomas Tower, konsep yang diusung adalah integrasi kawasan produktif dengan fasilitas transportasi publik, yakni Stasiun LRT Equestrian. Pengembangan berbasis TOD ini dirancang agar kawasan tersebut tidak hanya menjadi area komersial biasa, tetapi juga pusat mobilitas masyarakat. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menjelaskan bahwa integrasi dengan Stasiun LRT Equestrian diharapkan dapat menjadikan kawasan tersebut berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi. Pemanfaatan tata ruang yang berorientasi pada transit ini dinilai mampu memperkuat pengembangan kawasan sekaligus mendukung mobilitas warga secara menyeluruh.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah kedua adalah membangun sinergi antara pengembang proyek, dalam hal ini BUMD, dengan sektor perbankan atau lembaga keuangan. Kerja sama pendanaan sangat penting untuk memastikan proyek dapat berjalan dengan lancar. Contoh nyata dari sinergi ini adalah penandatanganan fasilitas pembiayaan proyek Pulomas Tower. Acara penandatanganan tersebut berlangsung antara PT Pulo Mas Jaya dan PT Bank Mega Syariah. Proses peresmian kerja sama ini dilaksanakan di Jakarta International Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur, pada hari Jumat (31/7). Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari upaya mengoptimalkan aset daerah melalui skema pembiayaan kolaboratif. Rano Karno menyambut baik penandatanganan tersebut sebagai bentuk sinergi yang mendukung pengembangan aset daerah agar semakin produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga

Pencabutan Sanksi Doping Mykhailo Mudryk dan Langkah Kembalinya ke Chelsea

Pencabutan Sanksi Doping Mykhailo Mudryk dan Langkah Kembalinya ke Chelsea

Langkah ketiga melibatkan optimalisasi peran BUMD agar tidak sekadar berfokus pada profitabilitas, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan kota. Rano Karno menekankan bahwa BUMD tidak hanya dituntut untuk memiliki kinerja usaha yang sehat. Lebih dari itu, BUMD harus mampu mengelola dan memanfaatkan aset secara optimal. Pemanfaatan aset daerah yang tepat guna diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi kota serta membuka berbagai aktivitas ekonomi baru. Selain itu, pengelolaan aset yang produktif oleh BUMD juga dinilai akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengelola BUMD perlu memastikan bahwa setiap proyek yang dikembangkan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang terukur.

Langkah keempat adalah memperluas kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan berbagai lembaga keuangan lainnya. Keterlibatan banyak pihak akan memperkuat fondasi pendanaan untuk berbagai proyek strategis di masa depan. Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor ini dalam mendukung pembangunan secara luas. Menurutnya, skema pembiayaan kolaboratif seperti yang diterapkan pada Pulomas Tower dapat menjadi alternatif yang sangat relevan untuk mengembangkan proyek strategis. Dengan adanya dukungan dari sektor perbankan, pemerintah daerah dapat mewujudkan pembangunan kawasan produktif tanpa harus sepenuhnya mengandalkan anggaran daerah. Pendekatan ini memberikan ruang gerak yang lebih besar bagi pemerintah untuk mengelola keuangan daerah secara efisien sambil tetap mendorong kemajuan infrastruktur.

Baca Juga

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Hari Sabtu, Daratan Cerah Berawan, Kepulauan Seribu Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Hari Sabtu, Daratan Cerah Berawan, Kepulauan Seribu Hujan Ringan

Penerapan skema pembiayaan kolaboratif pada proyek Pulomas Tower membuktikan bahwa pengembangan kawasan berbasis TOD dapat direalisasikan melalui sinergi yang kuat antara BUMD dan institusi keuangan. Dengan mengintegrasikan kawasan produktif dan Stasiun LRT Equestrian, proyek ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian lokal. Langkah-langkah mulai dari perencanaan konsep TOD, penandatanganan fasilitas pembiayaan, hingga optimalisasi peran BUMD dapat dijadikan panduan bagi pengembangan proyek serupa. Melalui strategi ini, pemanfaatan aset daerah dapat dilakukan secara lebih produktif, membuka peluang ekonomi baru, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan serta mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pulomas TowerLRT EquestrianTransit Oriented DevelopmentBUMDPembiayaan KolaboratifRano Karno

Berita Terbaru Lainnya

Penyebab Puluhan Perusahaan Konstruksi Nasional Terancam Gulung TikarAir Keran Langsung Minum di Ibu Kota Nusantara, Cara Kerja dan Area Distribusi SPAM SepakuDaftar Penyesuaian Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP per 1 Agustus 2026Langkah Menentukan Pilihan Kendaraan Terbaru Daihatsu di GIIAS 2026Menganalisis Kinerja Laba Maybank Indonesia pada Semester I 2026Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Terbaru per 1 Agustus 2026Cara Mengakses Bantuan Perumahan dan Keringanan Pajak di Kota MalangCaroline Nababan Raih Emas Olimpiade Asia, Dihadiahi Rumah dan Beasiswa oleh Bobby Nasution

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap