farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Alasan Pegawai BGN Batal Dipindah ke Papua Usai Ketahuan Main HP Saat Rapat

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Alasan Pegawai BGN Batal Dipindah ke Papua Usai Ketahuan Main HP Saat Rapat
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Belakangan ini, publik diramaikan oleh rekaman video yang beredar di media sosial mengenai seorang pegawai Badan Gizi Nasional atau BGN yang mendapat teguran keras dari pimpinannya. Pegawai tersebut kedapatan bermain telepon genggam saat rapat koordinasi nasional yang diselenggarakan secara daring. Kejadian ini memicu berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai nasib pegawai tersebut, terutama setelah adanya instruksi awal dari pimpinan untuk memindahkannya ke wilayah Papua sebagai konsekuensi atas tindakan yang dinilai kurang disiplin itu. Untuk memberikan informasi yang akurat mengenai perkembangan kasus ini, berikut adalah penjelasan lengkap berupa tanya jawab mengenai detail peristiwa, sosok yang terlibat, serta keputusan terbaru dari pihak pimpinan BGN.

Bagaimana kronologi awal insiden teguran terhadap pegawai Badan Gizi Nasional ini?

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Peristiwa ini terjadi dalam sebuah rapat koordinasi nasional BGN yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Momen peneguran ini terekam dengan jelas dalam sebuah video rapat yang kemudian beredar luas di media sosial dan turut terpantau oleh media CNNIndonesia.com pada hari Kamis, 30 Juli. Saat itu, Kepala BGN, Sudaryono, sedang memberikan arahan kepada jajaran BGN. Di tengah pemaparannya, Sudaryono melihat seorang peserta rapat di layar monitor yang tampak tidak memperhatikan jalannya pembahasan dan justru memegang telepon genggam. Menyadari hal tersebut, Sudaryono langsung memberikan teguran keras di hadapan peserta rapat lainnya demi menjaga fokus dan kedisiplinan selama jalannya rapat koordinasi nasional tersebut.

Siapa identitas pegawai BGN yang mendapat teguran dan apa posisinya di lembaga tersebut?

Baca Juga

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Berdasarkan keterangan dalam rapat, pegawai yang menerima teguran langsung dari Kepala BGN tersebut diketahui bernama Adi Afrianto. Sebelum insiden ini terjadi, Adi Afrianto menjabat sebagai Koordinator Wilayah BGN untuk Kabupaten Kayong Utara, yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat. Dalam rekaman yang beredar, nama dan jabatan yang bersangkutan disebut secara spesifik oleh Sudaryono saat memberikan penjelasan di tengah jalannya pemaparan rapat. Sudaryono secara terbuka menyebutkan identitas Korwil Kabupaten Kayong Utara tersebut agar menjadi perhatian bagi seluruh jajaran yang hadir dalam pertemuan virtual itu.

Apa instruksi awal yang diberikan oleh Kepala BGN sesaat setelah kejadian tersebut?

Sesaat setelah memergoki tindakan Adi Afrianto yang menggunakan telepon genggam, Kepala BGN Sudaryono langsung mengambil langkah tegas. Dalam rapat tersebut, Sudaryono meminta Kepala Biro Sumber Daya Manusia atau Karo SDM BGN untuk segera mencatat nama Adi Afrianto selaku Korwil Kabupaten Kayong Utara. Tidak hanya memberikan teguran lisan, Sudaryono kemudian menginstruksikan agar pegawai yang bersangkutan segera diproses pemindahannya ke wilayah Papua. Instruksi pemindahan ini awalnya dimaksudkan sebagai bentuk tindakan disiplin atas perilaku yang dianggap tidak etis saat pimpinan sedang memberikan arahan penting.

Mengapa rencana pemindahan pegawai tersebut ke Papua pada akhirnya dibatalkan?

Baca Juga

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Perkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028

Meskipun instruksi pemindahan ke Papua sempat dikeluarkan secara langsung oleh Kepala BGN pada saat rapat, rencana tersebut akhirnya dibatalkan. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada hari Jumat, 31 Juli, Sudaryono memberikan penjelasan resmi mengenai perubahan keputusan ini. Pembatalan tersebut dikarenakan jumlah tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI di wilayah Papua saat ini sudah mengalami kelebihan pasokan. Kondisi kelebihan tenaga kerja ini terjadi karena jumlah fasilitas dapur MBG di Papua saat ini belum terlalu banyak. Dengan jumlah dapur yang belum memadai, penambahan personel baru ke Papua dinilai tidak efektif karena tenaga yang ada sudah melebihi kapasitas kebutuhan operasional.

Ke mana pegawai yang bersangkutan akhirnya akan dipindahkan setelah batal ke Papua?

Sebagai alternatif dari pembatalan penugasan ke Papua, manajemen BGN memutuskan untuk memindahkan Adi Afrianto ke wilayah Sulawesi Selatan. Keputusan pemindahan ke Sulawesi Selatan ini diambil berdasarkan evaluasi kebutuhan sumber daya manusia di berbagai daerah. Sudaryono menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Selatan saat ini memang sedang membutuhkan tambahan pasokan tenaga dari unsur Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia. Dengan demikian, sanksi mutasi kerja tetap dilaksanakan sebagai bentuk kedisiplinan, namun dialihkan ke lokasi yang secara operasional benar-benar membutuhkan tambahan tenaga kerja demi kelancaran program lembaga.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSudaryonoBGNMutasi PegawaiSPPIAdi Afrianto

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaRencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGPenilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota NusantaraCara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Tren Pasar OtomotifPerkembangan Pembangunan Tahap II Ibu Kota Nusantara Menuju 2028Pandangan Prabowo Mengenai Devide et Impera dan Ancaman bagi Negara Kaya Sumber Daya AlamPersiapan Masuk Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung untuk Tahun Ajaran BaruProses dan Syarat Pengurusan Izin Sementara Rumah Ibadah GMS di Bantul

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

Keuangan

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank Indonesia

1 Agu 2026

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Bisnis

Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

1 Agu 2026

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Nasional

Penilaian Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Terhadap Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Menganalisis Kinerja Keuangan Perbankan Melalui Laporan Maybank IndonesiaKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Rencana Strategis Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGBisnis 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap