Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat ini didorong untuk melakukan transformasi besar dalam cara mereka berinteraksi dengan masyarakat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Sekretaris Jenderal Tomsi Tohir menekankan bahwa instansi ini harus memperkuat perannya sebagai garda terdepan pelayanan publik yang berpendekatan humanis. Cara personel berinteraksi secara langsung akan sangat memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah secara keseluruhan. Oleh karena itu, pendekatan yang selalu mengedepankan pelayanan dan empati perlu terus diperkuat. Mengingat personel Satpol PP berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari tenaga honorer, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Aparatur Sipil Negara (ASN), diperlukan upaya terstruktur untuk mewujudkan transformasi tersebut. Berikut adalah langkah-langkah strategis yang ditekankan oleh Kemendagri untuk menciptakan Satpol PP yang lebih humanis dan dicintai oleh masyarakat.








