farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Politik & Hukum

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Anggaran MBG dan Dampaknya Bagi Dana Pendidikan

Nurdin PadotoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 15.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Anggaran MBG dan Dampaknya Bagi Dana Pendidikan
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Mahkamah Konstitusi telah mengambil langkah hukum dengan mengabulkan sebagian gugatan perkara nomor 40/PUU-XXIV/2026. Perkara ini berkaitan secara langsung dengan uji materiil terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Tahun Anggaran 2026. Keputusan ini secara khusus menyoroti status pendanaan proyek MBG di Indonesia. Meskipun gugatan tersebut dikabulkan sebagian, putusan ini memicu sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari lembaga pemantau kebijakan, karena adanya penundaan waktu dalam penerapan aturan tersebut di lapangan.

Apa sebenarnya inti dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait alokasi anggaran proyek MBG ini?

Dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi secara tegas menyatakan bahwa anggaran untuk proyek MBG tidak lagi dapat dihitung atau dimasukkan sebagai bagian dari alokasi

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
anggaran pendidikan
di dalam struktur APBN. Keputusan ini bertujuan untuk memisahkan pos pendanaan proyek tersebut dari dana yang seharusnya ditujukan khusus untuk sektor pendidikan. Namun, meskipun putusan telah dikeluarkan untuk Tahun Anggaran 2026, implikasi kebijakan dari keputusan Mahkamah Konstitusi ini tidak akan langsung diterapkan. Kebijakan pemisahan anggaran tersebut baru akan diimplementasikan secara resmi pada APBN Tahun 2028 mendatang.

Mengapa masa transisi penerapan keputusan hukum ini menuai kekhawatiran dari para ahli kebijakan?

Baca Juga

Upaya Pemerintah Daerah Menyelesaikan Status PPPK Selama Relaksasi Belanja Pegawai

Upaya Pemerintah Daerah Menyelesaikan Status PPPK Selama Relaksasi Belanja Pegawai

Penundaan implementasi hingga tahun 2028 menciptakan masa transisi selama dua tahun yang dinilai sangat riskan. Ahli Kebijakan Kesehatan dari MBG Watch, Isnawati Hidayah, menuturkan bahwa dengan adanya waktu dua tahun tersebut, anggaran pendidikan di Indonesia masih berpotensi digunakan untuk membiayai program MBG. Isnawati menyatakan bahwa Mahkamah Konstitusi membiarkan praktik pengalihan fungsi anggaran pendidikan untuk membiayai MBG terus berlangsung selama dua tahun mendatang. Lebih lanjut, Isnawati menilai sikap Mahkamah Konstitusi tersebut berisiko membenarkan tindakan pengurangan kualitas belanja pendidikan atas nama program pemerintah, yang pada akhirnya justru mengorbankan ruang fiskal yang seharusnya dialokasikan untuk pendidikan.

Apa saja risiko jangka panjang yang disorot terkait dengan program MBG tersebut?

Selain masalah ruang fiskal pendidikan, Isnawati Hidayah memaparkan bahwa keputusan ini membuka ruang pemborosan anggaran negara serta memunculkan risiko korupsi dalam skala yang besar. Dari sisi efektivitas program, Isnawati menegaskan bahwa program MBG sejauh ini belum memiliki bukti yang kuat mampu memperbaiki status gizi anak secara berkelanjutan. Kekhawatiran lainnya adalah dampak putusan ini di masa depan. Isnawati menyatakan bahwa pemerintah pada masa mendatang dapat dengan mudah menjadikan putusan Mahkamah Konstitusi ini sebagai rujukan utama untuk mengalihkan kembali anggaran pendidikan setiap kali muncul program prioritas baru yang dicanangkan oleh pemerintah.

Bagaimana kondisi riil infrastruktur sekolah dasar di Indonesia saat ini?

Baca Juga

Presiden Prabowo di Batang, Teguran untuk Jenderal Salon dan Peresmian KPR Subsidi

Presiden Prabowo di Batang, Teguran untuk Jenderal Salon dan Peresmian KPR Subsidi

Kekhawatiran mengenai pengalihan anggaran pendidikan ini sangat beralasan jika melihat kondisi fisik fasilitas pendidikan di lapangan. Peneliti Hukum dari lembaga CELIOS, Muhamad Saleh, mengungkap temuan berdasarkan data studi yang dilakukan pada tahun 2026. Menurut data tersebut, sekitar 49 persen ruang kelas sekolah dasar di seluruh Indonesia saat ini mengalami kerusakan dalam kategori ringan hingga sedang. Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa sekitar 10,8 persen kelas sekolah dasar di Indonesia juga mengalami status rusak berat. Data infrastruktur ini menunjukkan betapa krusialnya perlindungan terhadap alokasi dana pendidikan agar perbaikan fasilitas dapat segera dilakukan.

Mengapa Mahkamah Konstitusi dinilai gagal menjalankan perannya sebagai pelindung hak warga negara?

Menanggapi penundaan kebijakan hingga tahun 2028, Muhamad Saleh mengaku kecewa karena Mahkamah Konstitusi menunda pemulihan konstitusional selama dua tahun. Putusan penundaan ini, menurut Saleh, berpotensi melegitimasi praktik pengalihan anggaran pendidikan hingga mendekati momentum Pemilu tahun 2029. Ia juga menyatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu bentuk pembiaran terhadap pelanggaran mandat konstitusional mengenai kewajiban alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Oleh karena itu, Saleh menegaskan bahwa dalam perkara ini, Mahkamah Konstitusi telah gagal menjalankan perannya sebagai judicial protection hak-hak warga negara.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Mahkamah KonstitusiAPBN 2026Anggaran PendidikanMBG WatchCELIOS

Berita Terbaru Lainnya

Kesepakatan Hamas dan Israel Terkait Pelucutan Senjata dan Penarikan Pasukan dari Jalur GazaKronologi Kasus Pembunuhan Wanita di Kontrakan Jakarta Barat oleh KekasihnyaTren Live Shopping di Kios Pasar Tanah Abang Menjelang Kebijakan Pajak E-CommercePenyebab Yen Jepang Menguat Tajam terhadap Dolar ASUpaya Pemerintah Daerah Menyelesaikan Status PPPK Selama Relaksasi Belanja PegawaiSistem Koperasi Bantu Petani Kakao Jembrana Stabilkan Harga dan Tembus Pasar EksporDesain Baru Jersey Bali United Musim 2026/2027, Kolaborasi Adidas, Rakajana, dan Makna Budaya LokalPanduan Memantau Kiprah Casemiro Bersama Inter Miami di Kompetisi Amerika Serikat

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Kesepakatan Hamas dan Israel Terkait Pelucutan Senjata dan Penarikan Pasukan dari Jalur Gaza

Internasional

Kesepakatan Hamas dan Israel Terkait Pelucutan Senjata dan Penarikan Pasukan dari Jalur Gaza

31 Jul 2026

Tren Live Shopping di Kios Pasar Tanah Abang Menjelang Kebijakan Pajak E-Commerce

Bisnis

Tren Live Shopping di Kios Pasar Tanah Abang Menjelang Kebijakan Pajak E-Commerce

31 Jul 2026

Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita di Kontrakan Jakarta Barat oleh Kekasihnya

Kriminal

Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita di Kontrakan Jakarta Barat oleh Kekasihnya

31 Jul 2026

Penyebab Yen Jepang Menguat Tajam terhadap Dolar AS

Ekonomi

Penyebab Yen Jepang Menguat Tajam terhadap Dolar AS

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Kesepakatan Hamas dan Israel Terkait Pelucutan Senjata dan Penarikan Pasukan dari Jalur GazaInternasional 路 31 Jul 2026
  4. 4Tren Live Shopping di Kios Pasar Tanah Abang Menjelang Kebijakan Pajak E-CommerceBisnis 路 31 Jul 2026
  5. 5Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita di Kontrakan Jakarta Barat oleh KekasihnyaKriminal 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap