Pembangunan berbagai infrastruktur dan fasilitas publik di DKI Jakarta kini mulai bergeser ke arah pemanfaatan anggaran non-pemerintah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa sejumlah fasilitas publik penting di wilayah ibu kota berhasil dibangun sepenuhnya tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mantan Sekretaris Kabinet tersebut memaparkan konsep pembiayaan alternatif ini dalam sebuah acara pertemuan silaturahmi. Acara tersebut mempertemukan jajaran DPRD DKI Jakarta bersama dengan para anggota DPR RI serta DPD RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Juli 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi pembiayaan kota Jakarta dalam mengelola pembangunan fasilitas publik di tengah kondisi keuangan daerah yang dinamis. Gubernur menyebut pendekatan ini sebagai skema pembiayaan kreatif atau creative financing sebagai alternatif utama.








