Sektor pertanian nasional tengah dihadapkan pada persoalan serius terkait tata niaga beras yang berdampak langsung pada ketahanan pangan. Berdasarkan kajian mendalam bertajuk Darurat Mafia Beras, ditemukan adanya praktik penyimpangan oleh sejumlah pelaku usaha penggilingan berskala besar. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti temuan ini secara tegas setelah mendapati adanya 36 tersangka yang terlibat dalam praktik mafia tersebut. Salah satu pelaku bahkan tercatat memiliki tingkat pendapatan yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp2 triliun per bulan. Secara keseluruhan, praktik menyimpang di sektor perberasan ini diperkirakan telah menimbulkan kerugian negara dan masyarakat hingga menembus angka Rp98 triliun.
Kajian tersebut turut mengungkap modus operandi yang merugikan masyarakat luas sebagai konsumen akhir. Data hasil pemantauan dari Kementerian Pertanian








