farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanPopuler
Beranda/Ekonomi

Kepercayaan Investor Terhadap Kota Batam Menguat, Investasi Tumbuh 62,75 Persen

Berlin SiregarDiterbitkan 30 Jul 2026 - 03.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepercayaan Investor Terhadap Kota Batam Menguat, Investasi Tumbuh 62,75 Persen
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Bagaimana perkembangan realisasi investasi di Kota Batam pada Semester I 2026?

Realisasi investasi di Kota Batam mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 62,75 persen pada Semester I tahun 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Secara nominal, nilai investasi di kota yang dipimpin oleh Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, ini mencapai Rp29,89 triliun. Angka tersebut melonjak tajam dari pencapaian Semester I tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp18,37 triliun. Peningkatan ini juga diikuti oleh bertambahnya jumlah proyek investasi sebesar 32,82 persen, yaitu dari 11.915 proyek pada Semester I 2025 menjadi 15.826 proyek pada Semester I 2026. Dari keseluruhan proyek tersebut, proyek produksi mengalami kenaikan sebesar 52,32 persen menjadi 6.932 proyek, sedangkan proyek dalam tahap konstruksi tumbuh 20,78 persen menjadi 8.894 proyek. Rata-rata nilai investasi per proyek juga mengalami kenaikan sebesar 22,53 persen, dari Rp1,54 miliar menjadi Rp1,89 miliar.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburan

Halaman

  • Tentang Kami

Sektor apa saja yang menjadi penyumbang terbesar dalam realisasi investasi di Batam?

Struktur investasi di Batam saat ini dilaporkan mulai bergeser dari yang sebelumnya didominasi oleh sektor jasa ke sektor industri manufaktur berteknologi tinggi. Meski demikian, data Semester I tahun 2026 menunjukkan sektor jasa lainnya masih menempati posisi teratas dengan nilai investasi mencapai Rp6,09 triliun. Posisi kedua ditempati oleh industri mesin, elektronika, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam dengan nilai Rp6,07 triliun. Selanjutnya, sektor industri kimia dan farmasi menyumbang Rp3,97 triliun, diikuti oleh sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar Rp3,52 triliun. Di posisi kelima, terdapat sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai realisasi sebesar Rp2,55 triliun. Sementara itu, jika dilihat dari struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Batam secara keseluruhan, industri pengolahan atau manufaktur tetap mendominasi dengan kontribusi sebesar 57,01 persen, disusul oleh sektor konstruksi yang menyumbang 20,23 persen.

Baca Juga

Kinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan Bisnis

Kinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan Bisnis

Negara mana saja yang menjadi investor terbesar di Kota Batam?

Singapura masih mempertahankan posisinya sebagai kontributor investasi asing terbesar di Kota Batam dengan nilai investasi mencapai Rp10,89 triliun pada Semester I tahun 2026. Selain Singapura, terdapat beberapa negara lain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Batam. Hong Kong berada di posisi berikutnya dengan nilai investasi sebesar Rp1,39 triliun. Disusul kemudian oleh Korea Selatan yang menanamkan investasi sebesar Rp1,18 triliun, Republik Rakyat Tiongkok dengan nilai Rp1,11 triliun, serta Amerika Serikat yang mencatatkan investasi sebesar Rp1,02 triliun.

Bagaimana dampak pertumbuhan investasi ini terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan asing?

Baca Juga

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIA

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIA

Pertumbuhan investasi di Kota Batam memberikan dampak positif langsung pada penyerapan tenaga kerja. Selama Semester I tahun 2026, aktivitas investasi di kota ini berhasil menyerap total 40.943 orang tenaga kerja, tumbuh sebesar 32,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penyerapan ini didominasi oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 40.423 orang, yang mencerminkan peningkatan sebesar 32,20 persen secara tahunan. Di sisi lain, jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Batam tercatat sebanyak 520 orang, mengalami kenaikan sebesar 29,35 persen.

Apa saja keterbatasan atau kelemahan daya saing yang masih dihadapi Kota Batam?

Meskipun mencatatkan pertumbuhan investasi yang tinggi, Kota Batam masih menghadapi sejumlah tantangan dalam hal daya saing daerah. Berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025, Kota Batam memperoleh skor keseluruhan sebesar 4,04 dari skala lima. Evaluasi indeks tersebut menunjukkan bahwa nilai terendah Batam berada pada Pilar 7 mengenai Pasar Produk. Secara lebih spesifik, indikator persaingan sektor jasa di Batam hanya mendapatkan skor 2,91 dari skala lima. Hal ini mengindikasikan adanya keterbatasan dan ruang perbaikan yang signifikan dalam menciptakan iklim kompetisi yang sehat pada sektor jasa di wilayah tersebut.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BatamInvestasiEkonomiBP BatamAmsakar Achmad

Berita Terbaru Lainnya

Penyusutan Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan dan Dampak GlobalnyaKinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan BisnisCara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIADampak Serangan Militer Ukraina terhadap Pusat Logistik dan Ekonomi RusiaMelaporkan Kasus Kekerasan Seksual pada Anak dan Mendapatkan Pendampingan PsikologisKinerja Keuangan bank bjb Semester I 2026, Pertumbuhan Laba dan Aset PerusahaanPanduan Memanfaatkan Diskon Stimulus Transportasi pada Masa Libur SekolahKomitmen Siloam Hospitals Lippo Village dalam Memajukan Layanan Onkologi

Paling Banyak Dibaca

Penyusutan Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan dan Dampak Globalnya

Keuangan

Penyusutan Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan dan Dampak Globalnya

30 Jul 2026

Kinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan Bisnis

Ekonomi

Kinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan Bisnis

30 Jul 2026

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIA

Ekonomi

Cara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIA

30 Jul 2026

Dampak Serangan Militer Ukraina terhadap Pusat Logistik dan Ekonomi Rusia

Internasional

Dampak Serangan Militer Ukraina terhadap Pusat Logistik dan Ekonomi Rusia

30 Jul 2026

Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual pada Anak dan Mendapatkan Pendampingan Psikologis

Nasional

Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual pada Anak dan Mendapatkan Pendampingan Psikologis

30 Jul 2026

Kinerja Keuangan bank bjb Semester I 2026, Pertumbuhan Laba dan Aset Perusahaan

Ekonomi

Kinerja Keuangan bank bjb Semester I 2026, Pertumbuhan Laba dan Aset Perusahaan

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Penyusutan Kapitalisasi Pasar Saham Korea Selatan dan Dampak GlobalnyaKeuangan 路 30 Jul 2026
  2. 2Kinerja Keuangan GoTo Kuartal II-2026, Cetak Rekor Laba Bersih dan Pertumbuhan BisnisEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Cara Menganalisis Kinerja Keuangan dan Ekspansi Infrastruktur CDIAEkonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Dampak Serangan Militer Ukraina terhadap Pusat Logistik dan Ekonomi RusiaInternasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual pada Anak dan Mendapatkan Pendampingan PsikologisNasional 路 30 Jul 2026
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap