Pembangunan dan operasional infrastruktur berskala besar seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau yang dikenal dengan nama Whoosh membawa konsekuensi finansial yang sangat signifikan bagi para pemegang sahamnya. Salah satu entitas utama yang secara langsung terdampak oleh situasi ini adalah PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). PSBI merupakan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertindak sebagai pemegang saham langsung dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Memasuki paruh pertama tahun 2026, kondisi keuangan PSBI mengalami tekanan yang amat berat, yang pada gilirannya turut memengaruhi secara drastis kinerja keuangan induk usahanya.
Panduan ini akan memaparkan secara rinci mengenai dinamika kerugian yang dialami oleh pemegang saham Whoosh serta bagaimana dampak finansial tersebut menjalar ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau








