farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Hukum

Aksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia Terbongkar

Yolanda SompaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Aksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia Terbongkar
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kasus penyelundupan narkotika lintas negara kembali diungkap oleh aparat penegak hukum di Indonesia. Kali ini, kasus tersebut melibatkan seorang pilot maskapai asing asal Malaysia yang bernama Mohd Saufi bin Othman, atau yang lebih dikenal dengan inisial MSO. Penangkapan tersangka MSO dilakukan oleh tim gabungan saat ia berupaya memasukkan barang haram ke wilayah Indonesia. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam pemberantasan peredaran narkotika. Penangkapan MSO membuka fakta baru mengenai keterlibatan seorang penerbang dalam jaringan peredaran narkotika.

Siapa sebenarnya sosok Mohd Saufi bin Othman dan bagaimana rekam jejak penyelundupan yang pernah dilakukannya? Tersangka MSO adalah seorang pilot yang bekerja untuk sebuah maskapai penerbangan asing yang berasal dari Malaysia. Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, MSO mengaku bahwa dirinya sudah dua kali memasok barang haram narkotika ke Indonesia sebelum akhirnya ditangkap pada percobaan berikutnya. Pada aksi penyelundupan yang pertama, tersangka MSO diketahui membawa narkotika jenis sabu menuju Sabah. Selanjutnya, pada aksi penyelundupan yang kedua, pelaku kembali beraksi dengan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 7 kilogram dengan tujuan pengiriman ke Jakarta.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Kapan tersangka MSO akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat penegak hukum? Pelarian dan aksi kejahatan MSO akhirnya terhenti pada percobaan penyelundupannya yang ketiga. Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa tersangka MSO ditangkap oleh tim gabungan saat sedang membawa narkoba berupa sabu dan ekstasi untuk yang ketiga kalinya. Pada aksi yang ketiga ini, tersangka MSO kembali menjadikan Jakarta sebagai tujuan akhir pengiriman barang haram tersebut. Tim gabungan berhasil mengidentifikasi pergerakan tersangka dan melakukan penindakan sebelum narkotika tersebut sempat diedarkan kepada penerima di Jakarta.

Baca Juga

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

Apa saja rincian barang bukti yang berhasil disita oleh tim gabungan pada saat penangkapan tersangka? Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap barang bawaan tersangka, tim gabungan menemukan barang bukti dalam jumlah yang sangat besar. Petugas mendapatkan narkotika jenis ekstasi sebanyak 14 bungkus besar. Secara keseluruhan, tersangka MSO membawa 70.114 butir ekstasi dengan berat kurang lebih mencapai 25 kilogram. Tidak hanya ekstasi, petugas juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menemukan satu bungkus paket narkotika jenis sabu seberat 2,7 gram yang disembunyikan di dalam sebuah koper milik tersangka.

Berapa besar upah yang dijanjikan oleh jaringan narkotika kepada tersangka untuk melakukan aksi penyelundupan ini? Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku mendapat perintah langsung dari seorang bandar narkoba asal Malaysia untuk membawa barang haram narkotika itu ke Jakarta. Sebagai kompensasi atas risiko menyelundupkan puluhan ribu butir ekstasi dan sabu melintasi batas negara, tersangka MSO dijanjikan upah sebesar 50 ribu Ringgit Malaysia. Apabila dikonversikan ke dalam mata uang Indonesia, nilai upah yang dijanjikan tersebut setara dengan Rp220 juta.

Baca Juga

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

Bagaimana modus operandi dan skema penyerahan narkotika yang direncanakan oleh jaringan ini di Jakarta? Brigjen Eko Hadi Santoso memaparkan bahwa jaringan ini menggunakan skema penyerahan barang di tempat penginapan. Tersangka MSO rencananya akan diarahkan oleh seseorang yang diduga berdomisili di Malaysia terkait langkah selanjutnya setelah tiba di Jakarta. Tersangka diinstruksikan untuk menunggu karena akan ada orang yang akan mengambil barang haram tersebut langsung ke hotel tempat tersangka menginap. Namun, skema ini gagal terlaksana karena tersangka lebih dulu diamankan oleh tim gabungan sebelum transaksi terjadi.

Bagaimana hasil pemeriksaan kesehatan dan tes urine tersangka setelah ditangkap oleh petugas? Selain berperan aktif sebagai penyelundup barang haram, tersangka MSO ternyata juga merupakan pengguna aktif narkotika. Hal ini terbukti dari hasil tes kesehatan yang dilakukan oleh petugas kepolisian setelah penangkapan. Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan bahwa hasil pemeriksaan urine tersangka MSO dinyatakan positif mengandung berbagai jenis zat terlarang. Secara spesifik, hasil tes urine tersebut positif mengandung Metamfetamina atau sabu, MDMA yang biasa dikenal sebagai ekstasi atau inex, dan juga positif mengandung kokain.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim PolriNarkobaPenyelundupan NarkobaEkstasipilot malaysiasabu

Berita Terbaru Lainnya

Panduan dan Mekanisme Ending Silent Hill, TownfallTantangan Pendidikan dan Perlindungan Anak di Jakarta Utara Berdasarkan Data Carik 2025Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv HubinterKronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaPerkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu BerakhirnyaCara Merencanakan Pembelian Kendaraan Elektrifikasi Usai Penjualan Melonjak 69,4 PersenAir Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke PermukaanCara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

News

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

1 Agu 2026

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

Nasional

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaHukum 路 1 Agu 2026
  5. 5Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu BerakhirnyaNews 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap