farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/News

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

Parlin SinagaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 03.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis pemutakhiran data mengenai perkembangan fenomena El Nino serta perkiraan waktu berakhirnya musim kemarau di Indonesia. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani beserta Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan memaparkan analisis terbaru mengenai kondisi cuaca yang memengaruhi wilayah nusantara. Pemaparan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada akhir bulan Juli 2026. Informasi ini menjadi panduan penting bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat luas dalam menyiapkan langkah mitigasi sejak dini untuk mengantisipasi dampak kekeringan

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
yang melanda berbagai wilayah.

Pertanyaan utama yang sering muncul di tengah masyarakat adalah kapan fenomena El Nino dan dampak langsungnya di Indonesia diperkirakan berakhir. Berdasarkan analisis terbaru, BMKG memprediksi bahwa fenomena El Nino secara global akan bertahan paling tidak hingga awal kuartal pertama tahun 2027. Bahkan, intensitas El Nino diperkirakan dapat mencapai level yang lebih kuat. Meskipun fenomena ini berlangsung cukup lama, dampak langsungnya terhadap wilayah Indonesia diproyeksikan mulai mereda setelah musim kemarau berakhir pada pertengahan Oktober 2026. Ardhasena Sopaheluwakan menegaskan bahwa El Nino tidak selalu identik dengan musim kemarau, dan dampaknya memang baru akan dirasakan secara signifikan di Indonesia ketika fenomena tersebut terjadi bersamaan dengan periode kemarau.

Terkait dengan prediksi puncak musim kemarau tahun ini di berbagai wilayah Indonesia, waktu terjadinya ternyata cukup bervariasi di setiap daerah. Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus di sekitar 48,8 persen wilayah Indonesia. Sementara itu, sekitar 25,4 persen wilayah lainnya diprediksi baru akan mencapai puncak kemarau pada bulan September mendatang. Secara klimatologis, awal mula musim kemarau di Indonesia umumnya bermula dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kemudian bergerak secara bertahap ke arah barat. Di sisi lain, daerah-daerah yang berada di sekitar garis khatulistiwa masih memiliki peluang untuk menerima curah hujan dengan intensitas yang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Baca Juga

Cara Merencanakan Pembelian Kendaraan Elektrifikasi Usai Penjualan Melonjak 69,4 Persen

Cara Merencanakan Pembelian Kendaraan Elektrifikasi Usai Penjualan Melonjak 69,4 Persen

Banyak pihak juga menanyakan apakah musim kemarau kali ini akan berlangsung lebih lama dari biasanya. Kelanjutan fenomena El Nino berpotensi besar membuat musim kemarau tahun ini berlangsung dengan kondisi yang lebih kering serta memiliki durasi yang lebih panjang jika dibandingkan dengan kondisi normal. Berdasarkan data pemantauan BMKG, tercatat ada sebanyak 437 zona musim atau setara dengan 48,7 persen dari total wilayah Indonesia yang diperkirakan akan mengalami musim kemarau yang lebih lama dari rata-rata kondisi normalnya. Pengelolaan distribusi air dinilai perlu diperkuat agar kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi selama periode musim kemarau yang panjang ini.

Masyarakat juga perlu mewaspadai berbagai risiko kesehatan dan lingkungan selama periode kemarau berlangsung. BMKG mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap penurunan kualitas udara yang berpotensi meningkatkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Selain itu, kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan juga harus menjadi perhatian utama bagi seluruh pemangku kepentingan. Lalu, kapan curah hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan mulai kembali mengguyur wilayah Indonesia? Memasuki bulan Oktober hingga November 2026, curah hujan dengan kategori tinggi diproyeksikan mulai muncul di beberapa wilayah di Indonesia. Kehadiran curah hujan pada periode tersebut menjadi penanda awal meredanya dampak kekeringan ekstrem di wilayah-wilayah terdampak.

Baca Juga

Air Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke Permukaan

Air Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke Permukaan

Menghadapi situasi iklim ini, apa saja langkah antisipasi dan rekomendasi tambahan dari BMKG untuk mengoptimalkan potensi yang ada? Pada sektor pangan, sangat direkomendasikan untuk melakukan penyesuaian jadwal tanam serta menggunakan varietas tanaman yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap kondisi kekeringan. Pada sektor energi, kapasitas tampungan air di berbagai bendungan harus terus dijaga agar tetap mampu mendukung kelancaran operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Menariknya, kondisi ini tidak selalu berdampak buruk. Penurunan suhu laut selama periode El Nino dan musim kemarau dapat memicu terjadinya fenomena upwelling, yaitu naiknya massa air laut yang kaya akan nutrien. Fenomena ini sangat berpotensi meningkatkan hasil tangkapan ikan bagi para nelayan di sektor perikanan, serta mampu mengoptimalkan produktivitas pembuatan garam nasional.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KekeringanBMKGEl Ninomusim kemarauCuacaTeuku Faisal Fathani

Berita Terbaru Lainnya

Mengenal Konsep Familiar Stranger dan Kaitannya dengan Keselamatan AnakMenemukan Berbagai Unsur Lokal Indonesia dalam Video Musik Terbaru No Na honk!Mengenal Ekosistem Mobilitas Berbasis AI dari Xpeng di IndonesiaRekomendasi Vitamin Penambah Stamina agar Tubuh Tidak Mudah LelahCara Mengakses Layanan Cek Kesehatan Gratis di Kota PekanbaruPanduan dan Mekanisme Ending Silent Hill, TownfallTantangan Pendidikan dan Perlindungan Anak di Jakarta Utara Berdasarkan Data Carik 2025Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Menemukan Berbagai Unsur Lokal Indonesia dalam Video Musik Terbaru No Na honk!

Hiburan

Menemukan Berbagai Unsur Lokal Indonesia dalam Video Musik Terbaru No Na honk!

1 Agu 2026

Mengenal Ekosistem Mobilitas Berbasis AI dari Xpeng di Indonesia

Otomotif

Mengenal Ekosistem Mobilitas Berbasis AI dari Xpeng di Indonesia

1 Agu 2026

Mengenal Konsep Familiar Stranger dan Kaitannya dengan Keselamatan Anak

Sosial

Mengenal Konsep Familiar Stranger dan Kaitannya dengan Keselamatan Anak

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Menemukan Berbagai Unsur Lokal Indonesia dalam Video Musik Terbaru No Na honk!Hiburan 路 1 Agu 2026
  5. 5Mengenal Ekosistem Mobilitas Berbasis AI dari Xpeng di IndonesiaOtomotif 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap