farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Nasional

Air Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke Permukaan

Horas TobingDiterbitkan 1 Agu 2026 - 02.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Air Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke Permukaan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sisa puing-puing bangunan rumah warga kembali muncul di kawasan Bendungan Karian yang saat ini sedang mengalami kondisi mengering. Pemandangan surutnya air bendungan tersebut dapat terlihat dengan jelas di wilayah Kampung Somang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Kawasan permukiman yang sebelumnya telah ditenggelamkan di dalam Bendungan Karian tersebut kini muncul ke permukaan untuk pertama kalinya sejak area tersebut resmi ditenggelamkan pada tahun 2023 yang lalu. Kemunculan kembali bekas kampung yang telah lama berada di bawah air ini terjadi akibat debit air bendungan yang mulai menyusut secara signifikan pada saat memasuki musim kemarau.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Menyusutnya air di bendungan raksasa tersebut tidak lepas dari kondisi cuaca yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Dedi Yudha Lesmana, memberikan pernyataan pada hari Senin, 27 Juli, mengenai fenomena surutnya debit air ini. "Karena kemarau ekstrem sepertinya, baru kali ini terlihat," ucap Dedi Yudha Lesmana saat menjelaskan alasan di balik kemunculan kembali bekas kampung tersebut ke permukaan. Pernyataan mengenai kondisi cuaca kering ini juga diperkuat oleh keterangan dari salah satu warga setempat yang bernama Bastari. "Kalau disini sudah hampir tiga bulan tidak hujan," ucap Bastari, yang secara langsung menjelaskan penyebab utama menurunnya volume air di area bendungan secara drastis.

Baca Juga

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

Meskipun telah terendam air selama beberapa waktu, kondisi sisa-sisa bangunan di kawasan yang mengering tersebut masih dapat dikenali. Tembok-tembok rumah di kampung tersebut mulai terlihat dengan jelas, meskipun bangunan-bangunan itu sudah tidak lagi memiliki atap. Pada saat proses pengisian air bendungan dilakukan, bangunan-bangunan rumah milik warga tersebut memang tidak dihancurkan atau diratakan dengan tanah. Para petugas di lapangan pada saat itu hanya bertugas untuk membersihkan tanaman-tanaman yang ada di dalam area genangan bendungan. Di antara sisa-sisa permukiman tersebut, terdapat bangunan Masjid Al Mujahidin yang masih berdiri. Bangunan tempat ibadah tersebut memang sengaja dipertahankan dan diwasiatkan untuk tidak dibongkar sama sekali.

Bendungan Karian sendiri bukanlah proyek infrastruktur biasa, melainkan tercatat sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang dikembangkan oleh pemerintah. Bendungan ini dirancang dengan kapasitas yang sangat besar, yakni memiliki daya tampung air yang mencapai 314,7 juta meter kubik. Proses pembangunan Bendungan Karian memakan waktu beberapa tahun, di mana tahap konstruksinya mulai dibangun pada bulan Oktober tahun 2015 dan baru dinyatakan rampung sepenuhnya pada tahun 2023. Pembangunan infrastruktur bendungan ini memiliki tujuan utama yang sangat penting, yaitu dimaksudkan untuk penyediaan pasokan air bersih bagi berbagai wilayah. Area yang menjadi sasaran penyediaan air ini mencakup Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, hingga memenuhi kebutuhan air untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

Untuk merealisasikan pembangunan mega proyek tersebut, pemerintah harus melakukan proses pembebasan lahan yang sangat luas, dengan total area pembebasan lahan mencapai 2.226,44 hektare. Proyek ini mengharuskan adanya relokasi warga yang terdampak, di mana setidaknya terdapat tiga kampung yang warganya harus dipindahkan, yakni Kampung Susukan, Kampung Cibolang, dan Kampung Karian. Selain memindahkan permukiman warga, pemerintah juga merelokasi sebanyak 37 bangunan fasilitas umum pada tahap awal, dan kemudian pada tahun 2024 merelokasi tambahan 8 bangunan fasilitas umum lainnya. Secara keseluruhan, bangunan fasilitas umum yang direlokasi tersebut terdiri dari 6 bangunan sekolah, 11 bangunan masjid, 5 bangunan madrasah, 9 bangunan majelis, 6 bangunan musala, 4 bangunan kantor desa, 1 bangunan polindes, serta 3 bangunan posyandu. Setelah proses persiapan dan relokasi selesai, pengisian awal air atau impounding pada Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten, mulai dilaksanakan pada tahun 2024.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BantenBendungan KarianProyek Strategis NasionalLebakKemarau Ekstrem

Berita Terbaru Lainnya

Panduan dan Mekanisme Ending Silent Hill, TownfallTantangan Pendidikan dan Perlindungan Anak di Jakarta Utara Berdasarkan Data Carik 2025Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv HubinterKronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaPerkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu BerakhirnyaCara Merencanakan Pembelian Kendaraan Elektrifikasi Usai Penjualan Melonjak 69,4 PersenAksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia TerbongkarCara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum

Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

News

Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu Berakhirnya

1 Agu 2026

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

Nasional

Keputusan Kapolri Terkait Rotasi Besar-besaran Perwira Tinggi Polri dan Pergantian Kadiv Hubinter

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Kronologi Penangkapan Pilot Malaysia Terkait Penyelundupan 25 Kg Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaHukum 路 1 Agu 2026
  5. 5Perkembangan El Nino dan Musim Kemarau di Indonesia Serta Waktu BerakhirnyaNews 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap