farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Metro

Memanfaatkan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Akses Transit Antarmoda

Nurdin PadotoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 18.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memanfaatkan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Akses Transit Antarmoda
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini tengah menyiapkan Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai jalur penghubung antarmoda yang ramah bagi penyandang disabilitas. Infrastruktur ini merupakan bagian integral dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas. Fasilitas tersebut dirancang tidak hanya untuk memudahkan pergerakan penumpang, tetapi juga untuk mengurai kepadatan pejalan kaki yang selama ini terpusat di Terowongan Kendal. Bagi masyarakat pengguna transportasi umum, memahami langkah-langkah dan cara memanfaatkan fasilitas baru ini akan sangat membantu kelancaran mobilitas harian ketika proyek ini resmi beroperasi.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Langkah pertama dalam memanfaatkan fasilitas ini adalah mengetahui rute integrasi antarmoda yang tersedia. Pedestrian Deck Dukuh Atas ditujukan untuk memperkuat konektivitas enam moda transportasi secara langsung. Para pengguna dapat memanfaatkan infrastruktur ini untuk berpindah antara layanan MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta. Saat pencanangan proyek pada bulan Juni lalu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa infrastruktur tersebut memang secara khusus dirancang untuk mewujudkan mobilitas yang mulus atau seamless mobility bagi seluruh masyarakat yang melintas.

Langkah kedua adalah memaksimalkan penggunaan fasilitas aksesibilitas yang telah disediakan pada pintu masuk. Seluruh akses masuk menuju pedestrian deck direncanakan menggunakan eskalator, sehingga pengguna tidak perlu menaiki tangga secara manual yang sering kali menguras tenaga. Bagi pengguna kursi roda, pengguna stroller bayi, hingga ibu hamil, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan elevator sebagai akses vertikal utama. Selain itu, fasilitas ini dirancang dilengkapi dengan ramp hingga jalur pemandu taktil. Agus Trihan menyampaikan pada Kamis, 30 Juli di Transport Hub MRT Jakarta, Jakarta Pusat, bahwa aksesibilitas menjadi fokus utama dalam perancangan infrastruktur layang tersebut.

Baca Juga

Status Pendanaan Program Makan Bergizi Gratis Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi

Status Pendanaan Program Makan Bergizi Gratis Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi

Langkah ketiga adalah mengenali tata letak ruang dan kapasitas fisik saat berjalan di atas fasilitas ini. Pengguna akan melewati jalur utama pedestrian deck yang memiliki lebar sekitar 4 sampai 5 meter. Sementara itu, pada area yang dirancang lebih lebar di bagian utara dan selatan, ukurannya mencapai sekitar 7 meter. Struktur pedestrian deck juga dirancang sangat kokoh karena mampu menahan beban hingga sekitar 500 kilogram per meter persegi. Pada area yang lebih lebar tersebut, masyarakat dapat menikmati rencana fasilitas tambahan berupa galeri sejarah yang menyajikan informasi mendetail mengenai Patung Jenderal Sudirman.

Langkah keempat adalah memanfaatkan peluang konektivitas langsung dengan sejumlah gedung di sekitarnya. Pedestrian deck ini membuka peluang koneksi langsung ke beberapa bangunan komersial, seperti Two Sudirman dan Wisma BNI. PT MRT Jakarta (Perseroda) telah melakukan koordinasi dengan pemilik aset di sekitar kawasan, termasuk Landmark dan Wisma BNI, terkait potensi konektivitas tersebut. Agus Trihan juga menambahkan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan pengelola Two Sudirman, di mana pihak gedung menyambut positif rencana konektivitas itu dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD).

Baca Juga

Proyeksi Kapitalisasi Pasar Bitcoin Menuju US$2,5 Triliun dan Analisis Pertumbuhannya

Proyeksi Kapitalisasi Pasar Bitcoin Menuju US$2,5 Triliun dan Analisis Pertumbuhannya

Langkah kelima adalah menyesuaikan diri dengan distribusi arus pejalan kaki dan titik penjemputan transportasi daring. Keberadaan pedestrian deck ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi kepadatan pejalan kaki yang selama ini terpusat di Terowongan Kendal. PT MRT Jakarta TOD Planning Department Head, Sagita Devi, menyatakan bahwa saat ini Terowongan Kendal merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan empat kuadran kawasan Dukuh Atas. Pengguna juga perlu memperhatikan bahwa penyediaan kantong naik-turun penumpang untuk ojek online saat ini masih dalam tahap kajian, sehingga penyesuaian lokasi penjemputan di sekitar kawasan mungkin diperlukan di masa mendatang.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MRT JakartaDukuh AtasTransportasi PublikPedestrian DeckTOD Dukuh Atas

Berita Terbaru Lainnya

Strategi Mengatasi Hambatan Ekspor Industri Nikel di Tengah Aturan Logam Tanah JarangInsiden Rudal Rusia di Polandia dan Respons Pertahanan Udara NATOCara Mengakses dan Mengelola Layanan DPLK bank bjb secara DigitalStrategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry DamayantiPergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaCara Menyusun Strategi Investasi Saat IHSG Kembali ke Level 6.200Memahami Era Suku Bunga Tinggi Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi IndonesiaStatus Pendanaan Program Makan Bergizi Gratis Setelah Putusan Mahkamah Konstitusi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

Ekonomi

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia

31 Jul 2026

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti

Ekonomi

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti

31 Jul 2026

Strategi Mengatasi Hambatan Ekspor Industri Nikel di Tengah Aturan Logam Tanah Jarang

Bisnis

Strategi Mengatasi Hambatan Ekspor Industri Nikel di Tengah Aturan Logam Tanah Jarang

31 Jul 2026

Insiden Rudal Rusia di Polandia dan Respons Pertahanan Udara NATO

Internasional

Insiden Rudal Rusia di Polandia dan Respons Pertahanan Udara NATO

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  3. 3Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Transisi Kepemimpinan Bank IndonesiaEkonomi 路 31 Jul 2026
  4. 4Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi di Bawah Kepemimpinan Destry DamayantiEkonomi 路 31 Jul 2026
  5. 5Strategi Mengatasi Hambatan Ekspor Industri Nikel di Tengah Aturan Logam Tanah JarangBisnis 路 31 Jul 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap