farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Bisnis

Kinerja Keuangan Telkom Semester I 2026, Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Konsolidasi

Endah PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 21.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kinerja Keuangan Telkom Semester I 2026, Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Konsolidasi
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan performa bisnis yang solid sepanjang paruh pertama tahun ini. Perusahaan telekomunikasi yang dipimpin oleh Direktur Utama Dian Siswarini serta menjadi bagian dari Danantara Indonesia tersebut telah merilis laporan kinerja untuk periode Semester I 2026. Dalam laporan terbarunya, perseroan mencatatkan pertumbuhan positif pada berbagai indikator keuangan utama, yang didukung oleh penguatan di segmen konsumen hingga infrastruktur bisnis. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai perkembangan kinerja keuangan serta langkah strategis perusahaan yang disajikan dalam format tanya jawab.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy
Apa saja pencapaian utama kinerja keuangan konsolidasi Telkom pada paruh pertama tahun 2026?

Secara konsolidasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp75,9 triliun pada Semester I 2026. Angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 3,9 persen secara year-on-year (YoY). Sejalan dengan peningkatan pendapatan, EBITDA perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 3,8 persen YoY menjadi Rp37,5 triliun, dengan margin EBITDA yang berada pada level 49,4 persen. Pada periode yang sama, laba bersih perusahaan tumbuh 1,4 persen YoY hingga mencapai Rp10,6 triliun, yang menghasilkan margin laba bersih sebesar 14,0 persen. Lebih lanjut, apabila dinormalisasi, laba bersih perusahaan sebenarnya menyentuh angka Rp11,3 triliun, atau merepresentasikan pertumbuhan sebesar 6,2 persen YoY. Ketahanan operasional perseroan juga tercermin dari arus kas operasional yang tercatat kuat di angka Rp34,9 triliun, atau meningkat 7,0 persen YoY.

Bagaimana rincian performa segmen konsumen atau B2C yang dijalankan oleh Telkomsel?

Baca Juga

Hilirisasi Limbah Tebu Menjadi Bioetanol oleh PTPN I untuk Ketahanan Energi

Hilirisasi Limbah Tebu Menjadi Bioetanol oleh PTPN I untuk Ketahanan Energi

Pada segmen Business to Consumer (B2C) yang mencakup layanan seluler dan fixed broadband, Telkomsel mencatatkan total pendapatan sebesar Rp55,6 triliun. Pencapaian ini sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan pendapatan dari sektor Digital Business Data yang naik 11,0 persen pada semester pertama 2026. Rata-rata pendapatan per pelanggan atau Average Revenue Per User (ARPU) untuk layanan mobile meningkat menjadi Rp45.600. Di sektor layanan fixed broadband, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 9,5 juta pengguna, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan posisi 10,1 juta pelanggan pada Semester I 2025. Di sisi lain, ARPU IndiHome secara kuartalan mengalami peningkatan 3,4 persen menjadi Rp211.000, sementara ARPU IndiHome secara semesteran berada di angka Rp207.000. Rasio konvergensi layanan perusahaan juga terus menunjukkan peningkatan hingga mencapai level 65 persen.

Sejauh mana kontribusi segmen B2B Infrastructure dan B2B ICT terhadap total pendapatan perusahaan?

Segmen Business to Business (B2B) Infrastructure memberikan kontribusi yang signifikan dengan total pendapatan mencapai Rp33,1 triliun, yang berarti tumbuh pesat sebesar 19,0 persen YoY. Di dalam segmen infrastruktur ini, Mitratel membukukan pendapatan senilai Rp4,7 triliun, mewakili pertumbuhan 2,1 persen YoY. Kinerja Mitratel ditopang oleh jumlah penyewa atau tenant yang meningkat menjadi 63.866, sehingga mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) menara ke posisi 1,57x. Perusahaan juga mengandalkan NeutraDC sebagai penyedia infrastruktur digital regional dan pusat data. Sementara itu, pada segmen B2B Information and Communication Technology (ICT), perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun yang menunjukkan pertumbuhan 35,7 persen secara quarter-on-quarter (QoQ). Untuk segmen International Business, pendapatan tercatat berada di angka Rp5,7 triliun.

Baca Juga

Mengevaluasi Kinerja Bisnis Tol dan Portofolio Infrastruktur Berdasarkan Laporan Perusahaan

Mengevaluasi Kinerja Bisnis Tol dan Portofolio Infrastruktur Berdasarkan Laporan Perusahaan

Apa saja langkah strategis dan realisasi investasi yang dilakukan Telkom untuk mendukung pertumbuhan di masa depan?

Dalam rangka menyederhanakan struktur grup dan menata portofolio bisnis, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah menuntaskan proses perampingan atau streamlining terhadap 10 entitas perusahaan. Dari sisi alokasi dana investasi, perseroan merealisasikan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp10,8 triliun pada paruh pertama tahun 2026. Selain investasi pada infrastruktur fisik dan digital, perusahaan saat ini juga tengah melaksanakan proses pengalihan aset untuk proyek InfraNexia Tahap 2. Pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2 tersebut diproyeksikan akan berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Semester II 2026.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNkinerja keuanganTelkomTelkomselMitratel

Berita Terbaru Lainnya

Merencanakan Perjalanan dengan Tarif Baru Transbandara Blok M-Bandara Soekarno-HattaHilirisasi Limbah Tebu Menjadi Bioetanol oleh PTPN I untuk Ketahanan EnergiSinergi Eksplorasi Migas, SAKA Bersiap Bor Sumur Baru di WK Pekawai Kalimantan TimurBank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Ini Dampaknya Terhadap Pergerakan BitcoinPanduan Memanfaatkan Diskon Tarif Feri ASDP dan Subsidi PenyeberanganMengevaluasi Kinerja Bisnis Tol dan Portofolio Infrastruktur Berdasarkan Laporan PerusahaanCara Menyelaraskan Program Pembangunan Kawasan Perbatasan Melalui Rencana Aksi 2026Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Pos Pendidikan Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi

Paling Banyak Dibaca

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Ekonomi

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

1 Agu 2026

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro Jaya

31 Jul 2026

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

Hukum & Kriminal

Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta

1 Agu 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  2. 2Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di BatangEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Motif Pembunuhan di Grogol Petamburan dan Rekapitulasi Penanganan Kasus Polda Metro JayaHukum & Kriminal 路 31 Jul 2026
  4. 4Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  5. 5Penyelundupan 26 Kilogram Ekstasi oleh Kopilot Malaysia di Bandara Soekarno-HattaHukum & Kriminal 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap