farmigo.id
BerandaSosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomyGeneral NewsSains & TeknologiBisnisSepak BolaMetroPolitikTransportasiGaya HidupMegapolitanPemerintahanYogyakartaOtomotif & WirausahaLayanan PublikPendidikan & KarierPopuler
Beranda/Ekonomi

Arah Kebijakan Bank Indonesia Pasca-Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Berlin SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 01.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arah Kebijakan Bank Indonesia Pasca-Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia memicu terjadinya transisi kepemimpinan di tingkat tertinggi bank sentral Republik Indonesia. Sesuai dengan regulasi yang diatur secara tegas dalam Undang-Undang Bank Indonesia, ketika posisi gubernur mengalami kekosongan, Deputi Gubernur Senior secara otomatis mengemban tanggung jawab untuk menjalankan tugas-tugas kepemimpinan tersebut hingga proses penunjukan gubernur definitif selesai. Berdasarkan landasan hukum ini, Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior secara otomatis bertugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia. Penjelasan menyeluruh mengenai arah kebijakan bank sentral setelah perubahan formasi kepemimpinan ini disampaikan langsung oleh Destry Damayanti. Pemaparan tersebut dilakukan secara daring dalam acara Editors Briefing yang diselenggarakan di kawasan Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Dengan formasi Dewan Gubernur yang ada saat ini, seluruh bauran kebijakan dipastikan akan tetap dijalankan secara konsisten.

farmigo.id

Copyright 2026 farmigo.id - All Rights Reserved.

Kategori

SosialHukumKriminalKesehatanBerita DaerahBerita UmumHukum & KriminalRegionalBerita LokalEkonomiKeuanganNasionalEkonomi BisnisOlahragaKeamananPendidikanBisnis & KeuanganInternasionalOtomotifKulinerTeknologiNewsHiburanBeritaLokalEconomy

Dalam pemaparannya, Destry Damayanti menegaskan bahwa Bank Indonesia tidak akan mengubah arah kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya dan tetap konsisten pada jalur guna menjaga stabilitas perekonomian nasional. Fokus utama dari kebijakan bank sentral di bawah kepemimpinannya adalah memprioritaskan stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus menjaga pengendalian inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan seluruh instrumen yang dimiliki untuk aktif melakukan langkah-langkah intervensi di pasar keuangan. Langkah intervensi pasar ini akan dijalankan secara berkesinambungan melalui tiga mekanisme utama. Ketiga mekanisme tersebut mencakup transaksi di pasar spot, transaksi non-deliverable forward (NDF), serta transaksi domestic non-deliverable forward (DNDF).

Selain berfokus pada stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar secara langsung, Bank Indonesia juga akan mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis untuk menarik aliran modal asing atau capital inflow ke dalam pasar keuangan domestik. Penarikan aliran modal asing ini dipandang sebagai langkah yang sangat penting untuk memperkuat fondasi sektor eksternal Indonesia secara keseluruhan. Dengan masuknya aliran dana dari luar negeri secara konsisten, bank sentral berupaya untuk memperkokoh posisi cadangan devisa negara serta memperbaiki kinerja neraca pembayaran. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan bantalan yang cukup kuat bagi perekonomian domestik dalam menghadapi berbagai potensi gejolak eksternal di masa mendatang.

Baca Juga

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Peran BTN dalam Penyaluran Rumah Subsidi KPR FLPP Melalui Akad Massal di Batang

Pada aspek pengendalian tingkat harga, Bank Indonesia menaruh perhatian besar pada upaya penguatan pengendalian inflasi, khususnya yang berkaitan erat dengan inflasi pangan. Mengingat kompleksitas masalah harga pangan yang sering kali berdampak langsung pada daya beli masyarakat, Bank Indonesia memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Upaya penguatan pengendalian inflasi ini dilakukan secara terstruktur melalui optimalisasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang tersebar di berbagai wilayah. Lebih lanjut, bank sentral juga mengintegrasikan program pengendalian ini melalui Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Strategis (GPIPS) guna memastikan ketersediaan pasokan pangan yang memadai di seluruh daerah.

Di samping menjaga stabilitas moneter, Bank Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen ini ditunjukkan dengan langkah bank sentral yang tetap mempertahankan arah kebijakan makroprudensial yang bersifat akomodatif. Berbagai instrumen akan terus dioptimalkan agar fungsi intermediasi perbankan dapat meningkat secara signifikan. Salah satu instrumen utama yang dioptimalkan dalam kebijakan ini adalah pemberian insentif bagi industri perbankan nasional. Bank Indonesia akan memberikan insentif secara optimal kepada bank-bank yang aktif menyalurkan kredit atau pembiayaan ke berbagai sektor prioritas. Sektor-sektor penerima manfaat insentif ini secara spesifik meliputi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor ekonomi syariah, serta pengembangan ekonomi hijau.

Baca Juga

Memahami Dampak Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Aliran Modal Asing

Memahami Dampak Kenaikan Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Aliran Modal Asing

Sebagai langkah penutup untuk memastikan seluruh sistem keuangan tetap berjalan secara sehat dan stabil, Bank Indonesia akan terus memperkuat jaringan kerja sama dengan berbagai otoritas keuangan lainnya di Indonesia. Sinergi ini akan terus dipererat bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Kerja sama lintas lembaga tersebut difokuskan secara khusus untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional secara menyeluruh. Selain itu, sinergi ini juga ditujukan untuk mengatasi masalah segmentasi likuiditas yang terjadi di sektor perbankan domestik, sehingga fungsi intermediasi dan penyaluran dana di tengah masyarakat dapat berjalan dengan lebih efisien dan merata.

Ikuti farmigo.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahBank IndonesiaPerry WarjiyoDestry DamayantiKebijakan MoneterInflasi

Berita Terbaru Lainnya

Cara Merencanakan Pembelian Kendaraan Elektrifikasi Usai Penjualan Melonjak 69,4 PersenAir Bendungan Karian Menyusut Akibat Kemarau, Bekas Permukiman Warga Kembali Muncul ke PermukaanAksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia TerbongkarCara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim KemarauKasus Dugaan TPPU Nurman Herin dan Eks Jampidsus Febrie AdriansyahAlasan Mal Besar Memasang Pagar Tinggi Jelang Agustus Menurut APPBICara Membersihkan Lampu Kendaraan Menggunakan Pasta Gigi7 Rekomendasi Sterilizer Botol Bayi Tipe Uap dan Sinar UV

Paling Banyak Dibaca

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

Nasional

Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi Nasional

30 Jul 2026

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis Survei

31 Jul 2026

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Hukum

Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

30 Jul 2026

Kasus Dugaan TPPU Nurman Herin dan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hukum

Kasus Dugaan TPPU Nurman Herin dan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

1 Agu 2026

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

Nasional

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim Kemarau

1 Agu 2026

Aksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia Terbongkar

Hukum

Aksi Pilot Malaysia Penyelundup Narkoba ke Indonesia Terbongkar

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Tegas Sudaryono Benahi Program Makan Bergizi Gratis dan Internal Badan Gizi NasionalNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Penjelasan Istana dan Analisis SurveiPolitik 路 31 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Kronologi dan Fakta Hukum Kasus OTT Bupati Pemalang Anom WidiyantoroHukum 路 30 Jul 2026
  4. 4Kasus Dugaan TPPU Nurman Herin dan Eks Jampidsus Febrie AdriansyahHukum 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Lingkungan Warga Saat Musim KemarauNasional 路 1 Agu 2026
General News
Sains & Teknologi
Bisnis
Sepak Bola
Metro
Politik
Transportasi
Gaya Hidup
Megapolitan
Pemerintahan
Yogyakarta
Otomotif & Wirausaha
Layanan Publik
Pendidikan & Karier

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap