Formula 1 tengah menyusun skenario cadangan untuk menutup musim kompetisi 2026 di Benua Eropa. Langkah antisipasi ini disiapkan apabila dua balapan terakhir yang berlokasi di Timur Tengah, yakni Grand Prix Qatar dan Abu Dhabi, tidak memungkinkan untuk digelar akibat situasi keamanan.
Apabila seri penutup benar-benar harus dialihkan ke Eropa, manajemen F1 telah menunjuk Sirkuit Imola di Italia sebagai opsi utama. Sirkuit yang tidak masuk dalam jadwal musim ini tersebut dipersiapkan sebagai lokasi balapan pamungkas, mengingat pihak penyelenggara menyatakan tidak ada alternatif lokasi lain di luar Eropa jika rencana awal terpaksa dibatalkan.
Kendati rencana darurat sudah disiapkan, CEO Formula 1 Stefano Domenicali memastikan bahwa jadwal balapan di Qatar dan Abu Dhabi saat ini masih berstatus terkonfirmasi. Tiket untuk kedua seri tersebut bahkan sudah habis terjual. Untuk kepastian lebih lanjut, pihak manajemen telah menetapkan pertengahan September sebagai batas waktu akhir dalam menentukan ada tidaknya perubahan kalender balap.







